LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menjelaskan Sikap dan Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menjelaskan Sikap dan Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menjelaskan Sikap dan Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Sikap dan Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenjelaskan Sikap dan Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan sikap dan cara mengatasi keterbatasan diri secara bertanggung jawab

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai proses pembelajaran dan pengerjaan LKPD.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan cermat dan saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berdiskusi dengan teman sesuai arahan kegiatan.
  • Tuliskan penjelasanmu secara jujur, runtut, dan bertanggung jawab pada ruang jawaban yang telah disiapkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Perbedaan Sikap dalam Menghadapi Keterbatasan Diri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VII
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua contoh kasus respon remaja terhadap keterbatasan dirinya di bawah ini:
  2. Kasus A: Maria merasa gugup dan takut saat diminta berbicara di depan kelas. Ia memilih selalu pura-pura sakit perut agar tidak maju, menyalahkan rasa malunya, dan menolak berlatih.
  3. Kasus B: Yohanes menyadari dirinya lambat dalam memahami rumus matematika dibanding teman-temannya. Ia tidak berkecil hati atau menyontek; ia mencatat materi yang belum dipahami dan meminta bantuan teman serta guru untuk mengajarinya kembali sepulang sekolah.
  4. Analisis kedua kasus tersebut, lalu jelaskan sikap yang ditunjukkan dan dampak dari sikap tersebut terhadap pertumbuhan pribadi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kedua kasus di atas, jelaskan sikap yang ditunjukkan oleh Maria dan sikap yang ditunjukkan oleh Yohanes dalam memandang keterbatasan diri masing-masing!

2. Jelaskan mengapa sikap menerima keterbatasan secara jujur dan berserah pada bimbingan Tuhan jauh lebih bertanggung jawab dibandingkan sikap pura-pura mampu atau menyerah begitu saja!

Tuliskan penjelasan dalam bentuk paragraf uraian singkat (3-5 kalimat per nomor) pada lembar jawaban bergaris.

Kegiatan 2: Menjelaskan Cara-Cara Mengatasi Keterbatasan Diri secara Bertanggung Jawab

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Catatan
  • Pena/Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap manusia memiliki berbagai bentuk keterbatasan (kemampuan fisik/kesehatan, kemampuan akademis/bakat, maupun emosi/sosial).
  2. Lengkapilah tabel analisis cara mengatasi keterbatasan diri dengan memberikan penjelasan langkah konkret yang bertanggung jawab untuk setiap situasi yang disajikan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel penjelasan cara mengatasi keterbatasan diri secara bertanggung jawab untuk 3 aspek:

  1. Keterbatasan akademis/intelektual,
  2. Keterbatasan emosi/pergaulan, dan
  3. Keterbatasan sarana/fasilitas pendukung!
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Aspek Keterbatasan Diri] | [Contoh Keterbatasan] | [Penjelasan Cara Mengatasi yang Bertanggung Jawab].

Kegiatan 3: Menjelaskan Rencana Pribadi dalam Mengatasi Keterbatasan Berdasarkan Refleksi Iman

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab / Teks Yeremia 1:8
  • Buku Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingatlah pesan Kitab Suci dari Nabi Yeremia: 'Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau' (Yeremia 1:8). Tuhan tidak meninggalkan orang yang sadar akan kelemahannya.
  2. Identifikasi satu keterbatasan utama yang sedang kamu alami saat ini (misalnya: sulit fokus belajar, pemalu, kurang terampil berhitung, atau mudah putus asa).
  3. Jelaskan langkah-langkah nyata dan bertanggung jawab yang akan kamu ambil untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
  4. Waktu kegiatan ini sudah mencakup sesi refleksi akhir dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Jelaskan satu keterbatasan diri yang kamu miliki, bagaimana sikap batinmu dalam menerimanya di hadapan Tuhan, serta uraikan sedikitnya 2 cara konkret dan bertanggung jawab yang akan kamu lakukan untuk mengatasi keterbatasan tersebut!

Tuliskan penjelasan naratif terstruktur yang memuat: (a) Keterbatasan diri yang dihadapi, (b) Sikap batin terhadap keterbatasan tersebut, (c) Dua langkah konkret mengatasi keterbatasan secara bertanggung jawab.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu rasakan ketika mengakui keterbatasan dirimu secara jujur di hadapan Tuhan dan sesama?

2. Mengapa menyalahkan orang lain atau lari dari masalah bukanlah cara yang bertanggung jawab dalam menyikapi keterbatasan diri?

3. Sikap positif apa yang paling penting kamu kembangkan mulai hari ini agar keterbatasan tidak menghalangimu untuk berkembang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.