LKPDPertemuan 4Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Kesetaraan Martabat Manusia sebagai Laki-laki dan Perempuan Seturut Citra Allah dalam Pergaulan Hidup

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Menganalisis Kesetaraan Martabat Manusia sebagai Laki-laki dan Perempuan Seturut Citra Allah dalam Pergaulan Hidup".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 7: Menganalisis Kesetaraan Martabat Manusia sebagai Laki-laki dan Perempuan Seturut Citra Allah dalam Pergaulan Hidup

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Menganalisis Kesetaraan Martabat Manusia sebagai Laki-laki dan Perempuan Seturut Citra Allah dalam Pergaulan Hidup

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMenganalisis Kesetaraan Martabat Manusia sebagai Laki-laki dan Perempuan Seturut Citra Allah dalam Pergaulan Hidup
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kesetaraan martabat manusia sebagai laki-laki dan perempuan seturut citra Allah dalam pergaulan hidup

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai proses pembelajaran dan pengisian lembar kerja.
  • Bacalah pengantar kasus dan teks Kitab Suci yang disajikan dengan saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghormati saat berdiskusi bersama teman sekelompok.
  • Jawablah seluruh pertanyaan analisis pada format ruang jawaban yang telah disediakan secara teliti dan mendalam.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Dasar Kitab Suci tentang Martabat Setara Laki-Laki dan Perempuan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab/Teks Kitab Suci Kejadian 1:26-27 dan 2:18-23
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kutipan Kitab Suci Kejadian 1:26-27 dan Kejadian 2:18, 21-23.
  2. Cermati bagaimana Allah memandang dan menciptakan manusia baik laki-laki maupun perempuan.
  3. Analisislah makna kesetaraan serta sifat saling melengkapi (komplementer) dari kedua kutipan tersebut.
  4. Tuliskan hasil analisis kalian ke dalam tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kejadian 1:27 ('Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka'), analisislah apa bukti bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan serta martabat yang setara di hadapan Allah!

2. Berdasarkan Kejadian 2:18 ('penolong yang sepadan') dan Kejadian 2:23 ('tulang dari tulangku dan daging dari dagingku'), analisislah makna hubungan relasional antara laki-laki dan perempuan dalam rencana Allah!

Tuliskan hasil analisis pada format uraian terstruktur di bawah pertanyaan masing-masing (masing-masing 3-5 kalimat penjelas).

Kegiatan 2: Analisis Kasus Ketidaksetaraan Gender dalam Pergaulan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar teks kasus
  • Buku catatan/LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua studi kasus pergaulan remaja berikut ini:
  2. Kasus A: 'Dalam pemilihan ketua kelas dan ketua panitia pentas seni, beberapa murid laki-laki berpendapat bahwa pemimpin harus selalu laki-laki karena perempuan dianggap cengeng dan tidak bisa tegas.'
  3. Kasus B: 'Saat kegiatan kerja bakti dan piket kelas, murid perempuan selalu diwajibkan menyapu, mengepel, dan menyiapkan konsumsi, sementara murid laki-laki hanya diminta mengangkat meja atau bermain saat tugas fisik selesai.'
  4. Analisislah apakah kedua kasus tersebut sesuai atau bertentangan dengan martabat manusia seturut Citra Allah.
  5. Uraikan bentuk ketimpangan yang terjadi dan berikan alasan analitis mengapa pandangan tersebut merendahkan martabat salah satu pihak.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel analisis kasus di bawah ini untuk membongkar ketidaksetaraan martabat dalam situasi pergaulan!

Ruang tabel jawaban

Isi tabel 3 kolom: [Kasus] | [Bentuk Ketimpangan/Stereotip yang Terjadi] | [Analisis Kesesuaian dengan Martabat Citra Allah beserta Alasannya].

Kegiatan 3: Analisis Solusi Kritis Penerapan Martabat Setara dalam Pergaulan Hidup

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Papan tulis / Plano (opsional untuk presentasi singkat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok (3-4 orang) situasi pergaulan nyata di lingkungan sekolah kalian.
  2. Analisislah tindakan konkret yang mencerminkan pengakuan atas kesetaraan martabat laki-laki dan perempuan seturut Citra Allah.
  3. Rumuskan solusi analitis terhadap 2 ranah pergaulan: (1) Ranah Kepemimpinan/Kerja Kelompok, dan (2) Ranah Relasi Sosial Sehari-hari.
  4. Selesaikan kegiatan ini dengan mengisi lembar refleksi pribadi dan mendengarkan rangkuman penutup dari guru.

Pertanyaan:

1. Analisislah 2 tindakan nyata dalam kerja kelompok di kelas yang membuktikan adanya perlakuan setara dan saling menghormati antara murid laki-laki dan perempuan seturut Citra Allah!

2. Analisislah bagaimana cara murid Kristiani menyikapi candaan (jokes) seksis atau ejekan bernada merendahkan jenis kelamin tertentu di lingkungan pergaulan sekolah agar martabat luhur Citra Allah tetap ditegakkan!

Tuliskan hasil diskusi kelompok dan analisis solusi pada kolom uraian terstruktur yang tersedia.

REFLEKSI

1. Apakah selama ini aku pernah memandang atau memperlakukan teman berlainan jenis dengan lebih rendah atau stereotip tertentu dalam pergaulan di kelas?

2. Setelah memahami bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Citra Allah), komitmen apa yang ingin aku wujudkan dalam menghargai teman lawan jenis mulai hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.