LKPDPertemuan 5Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Menguraikan Makna Menegakkan Keadilan Melalui Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menguraikan Makna Menegakkan Keadilan Melalui Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Menguraikan Makna Menegakkan Keadilan Melalui Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menguraikan Makna Menegakkan Keadilan Melalui Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenguraikan Makna Menegakkan Keadilan Melalui Perumpamaan Pekerja di Kebun Anggur
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguraikan makna menegakkan keadilan dalam hidup sehari-hari sebagai orang beriman Kristiani

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah pengantar kisah dan setiap pertanyaan dengan cermat.
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu secara santun dan saling menghargai.
  • Tuliskan hasil uraian kelompokmu secara jelas pada lembar atau format yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menguraikan Makna Keadilan Allah Berdasarkan Kisah Pekerja Kebun Anggur

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks bacaan Matius 20:1-16 (Alkitab / Buku Siswa)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah Injil Matius 20:1-16 tentang Perumpamaan Orang-orang Upahan di Kebun Anggur berikut: Seorang pemilik kebun anggur menyewa pekerja pada jam 06.00, 09.00, 12.00, 15.00, dan 17.00. Pada saat pembayaran upah di sore hari, setiap pekerja menerima masing-masing 1 dinar, sesuai perjanjian awal dengan pekerja pertama. Pekerja yang datang lebih awal merasa iri dan menuntut lebih, namun pemilik kebun menegaskan bahwa ia telah menepati janji dan memiliki hak untuk bermurah hati kepada semua.
  2. Diskusikan dalam kelompok dan uraikan makna keadilan yang ditunjukkan oleh pemilik kebun anggur tersebut.

Pertanyaan:

1. Uraikan mengapa tindakan pemilik kebun anggur memberikan satu dinar kepada semua pekerja dianggap adil menurut janji dan kemurahan hati Allah, bukan sekadar hitungan jam kerja manusia!

2. Uraikan perbedaan antara makna 'keadilan duniawi' (hanya menuntut sama rata dan hitung-hitungan untung rugi) dengan 'keadilan sejati orang beriman Kristiani' berdasarkan perumpamaan tersebut!

Format uraian naratif: Tuliskan jawaban nomor 1 dan 2 dalam bentuk paragraf penjelasan terstruktur (masing-masing 3-5 kalimat) pada kolom uraian yang disediakan di lembar kerja.

Kegiatan 2: Menguraikan Makna Menegakkan Keadilan dalam Situasi Nyata Sehari-hari

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel analisis kasus
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua studi kasus sederhana tentang kehidupan bermasyarakat di lingkungan sekolah dan warga berikut:
  2. Kasus A: Dalam kerja kelompok membersihkan kelas, Anton datang terlambat karena harus merawat adiknya yang sakit mendadak. Beberapa teman ingin mengeluarkannya dari kelompok dan tidak mau membagi nilai sama rata.
  3. Kasus B: Di lingkungan RT diadakan pembagian bantuan sembako. Pak RT membagikan jumlah bahan makanan yang sama persis kepada keluarga kaya beranggotakan 2 orang dan keluarga buruh miskin beranggotakan 6 orang tanpa melihat kebutuhan mendesak.
  4. Uraikan bentuk ketidakadilan pada kasus tersebut dan uraikan makna tindakan adil yang semestinya dilakukan sebagai orang beriman Kristiani.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis kasus keadilan ke dalam tabel berikut dengan menguraikan apa ketidakadilannya dan bagaimana perwujudan keadilan Kristiani yang tepat!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 3 kolom:
- Kolom 1: Nama Kasus (Kasus A / Kasus B)
- Kolom 2: Uraian Letak Ketidakadilan / Kesalahan Sikap
- Kolom 3: Uraian Makna Penegakan Keadilan Kristiani yang Semestinya Dilakukan

Kegiatan 3: Menguraikan Unsur dan Makna Keadilan Kristiani dalam Lingkungan Masyarakat

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik Fase C Bab 4
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebagai murid Kristiani di tengah masyarakat, keadilan perlu ditegakkan melalui tiga pilar: Menjalankan Kewajiban, Menghormati Hak Sesama, dan Murah Hati/Solidaritas.
  2. Uraikan makna masing-masing pilar tersebut serta berikan satu contoh konkret tindakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan:

1. Uraikan makna menegakkan keadilan melalui 'Keseimbangan antara Hak dan Kewajiban' dalam hidup sehari-hari!

2. Uraikan makna menegakkan keadilan melalui 'Kemurahan Hati dan Solidaritas kepada yang Lemah' bagi orang beriman Kristiani!

Format uraian terstruktur: Tuliskan jawaban penjelasan untuk nomor 1 dan nomor 2 pada baris isian yang telah disediakan (minimal 2-3 kalimat per nomor).

REFLEKSI

1. Apakah selama ini aku pernah bersikap iri hati ketika melihat teman lain mendapat perhatian atau kebaikan lebih?

2. Apa makna bersikap adil yang paling berkesan bagiku setelah belajar kisah pekerja kebun anggur hari ini?

3. Langkah nyata apa yang akan aku lakukan mulai hari ini untuk menegakkan keadilan di rumah, kelas, atau lingkunganku?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.