LKPDPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia
Alokasi Waktu55 menit (1 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian hati nurani sebagai kesadaran moral yang tumbuh dalam diri manusia berdasarkan ajaran Gereja Katolik (Gaudium et Spes art. 16).
  2. Murid dapat menyebutkan peran hati nurani sebagai pedoman dalam mengambil keputusan dan menentukan pilihan dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan agar hati dan pikiranmu terbuka untuk belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • Diskusikan dengan teman sebangkumu jika ada petunjuk yang kurang jelas, lalu tanyakan pada Bapak/Ibu Guru.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur dan sesuai dengan apa yang kamu pahami dan rasakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Cerita Edo

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita "Jika Aku adalah Edo" pada Buku Siswa halaman 150–152 dengan saksama.
  2. Setelah membaca, renungkan: apa yang dirasakan Edo? Suara apa yang muncul di dalam hatinya?
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita dan pemahamanmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Tuliskan tiga situasi dalam cerita Edo yang menunjukkan ada suara batin yang berkata "lakukan" atau "jangan lakukan"! Gunakan tabel di bawah ini.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut pendapatmu, dari manakah datangnya suara batin yang didengar oleh Edo itu? Jelaskan alasanmu!

3. Apa yang terjadi jika Edo mengabaikan suara batinnya dan tetap mencuri uang ibunya? Apa yang terjadi jika ia mendengarkan suara batinnya?

Tabel 3 kolom (No, Situasi dalam Cerita, Suara Batin yang Muncul) untuk nomor 1; uraian bebas 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3.

Kegiatan 2: Mengenal Hati Nurani: Suara Allah dalam Diriku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas VI
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kalian sudah membaca cerita Edo dan menemukan suara batin di dalam dirinya. Sekarang, kita akan memahami apakah suara batin itu sebenarnya.
  2. Bacalah teks Pengantar pada Buku Siswa halaman 150 dan juga teks Gaudium et Spes artikel 16 dengan saksama.
  3. Diskusikan dengan teman sebangkumu, lalu jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Lengkapi kalimat berikut dengan kata-katamu sendiri: Hati nurani adalah ________________________________________

2. Berdasarkan Gaudium et Spes artikel 16, sebutkan tiga ciri atau peran hati nurani!

3. Apa perbedaan antara hati nurani dan pikiran atau perasaan biasa? Tuliskan dalam dua kalimat.

Isian singkat untuk nomor 1; uraian 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3.

Kegiatan 3: Hatiku Menuntunku: Mengambil Keputusan Setiap Hari

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas HVS/karton kecil untuk menuliskan hasil diskusi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami apa itu hati nurani, kini saatnya kamu melihat bagaimana hati nurani membantumu dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Bayangkan dirimu berada dalam situasi-situasi di bawah ini.
  3. Tuliskan apa yang dikatakan hati nuranimu dan keputusan apa yang akan kamu ambil.
  4. Setelah selesai menulis, diskusikan jawabanmu dengan teman sekelompok (3–4 orang).

Pertanyaan:

1. Situasi: Kamu melihat temanmu menyontek saat ulangan. Temanmu itu adalah sahabat baikmu. Apa yang dikatakan hatimu? Apa yang akan kamu lakukan?

2. Situasi: Ibu menyuruhmu membeli gula di warung, tetapi uang kembaliannya lebih banyak. Kamu tergoda untuk menyimpannya. Apa kata hatimu? Jelaskan!

3. Bersama kelompokmu, buatlah satu contoh situasi lain di sekolah atau di rumah di mana hati nurani berperan sebagai pedoman keputusan. Tuliskan situasi, suara hati, dan keputusan yang diambil!

Uraian bebas 3–5 kalimat untuk nomor 1 dan 2; untuk nomor 3 tulis dalam format: Situasi | Suara Hati | Keputusan (boleh dalam bentuk tabel atau paragraf).

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang paling berkesan kamu pelajari hari ini tentang hati nurani?

2. Pernahkah kamu mengalami situasi di mana kamu mendengar suara hati nurani, lalu kamu mengikutinya atau justru mengabaikannya? Ceritakan secara singkat!

3. Mulai besok, satu hal apa yang ingin kamu lakukan agar lebih peka terhadap suara hati nuranimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.