LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mengenal Hati Nurani sebagai Suara Allah dalam Diri Manusia INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyelami Cerita EdoEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan tiga situasi dalam cerita Edo yang menunjukkan ada suara batin yang berkata "lakukan" atau "jangan lakukan"! Gunakan tabel di bawah ini. Ruang tabel jawaban 2. Menurut pendapatmu, dari manakah datangnya suara batin yang didengar oleh Edo itu? Jelaskan alasanmu! 3. Apa yang terjadi jika Edo mengabaikan suara batinnya dan tetap mencuri uang ibunya? Apa yang terjadi jika ia mendengarkan suara batinnya? Tabel 3 kolom (No, Situasi dalam Cerita, Suara Batin yang Muncul) untuk nomor 1; uraian bebas 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Mengenal Hati Nurani: Suara Allah dalam DirikuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi kalimat berikut dengan kata-katamu sendiri: Hati nurani adalah ________________________________________ 2. Berdasarkan Gaudium et Spes artikel 16, sebutkan tiga ciri atau peran hati nurani! 3. Apa perbedaan antara hati nurani dan pikiran atau perasaan biasa? Tuliskan dalam dua kalimat. Isian singkat untuk nomor 1; uraian 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3. Kegiatan 3: Hatiku Menuntunku: Mengambil Keputusan Setiap HariEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi: Kamu melihat temanmu menyontek saat ulangan. Temanmu itu adalah sahabat baikmu. Apa yang dikatakan hatimu? Apa yang akan kamu lakukan? 2. Situasi: Ibu menyuruhmu membeli gula di warung, tetapi uang kembaliannya lebih banyak. Kamu tergoda untuk menyimpannya. Apa kata hatimu? Jelaskan! 3. Bersama kelompokmu, buatlah satu contoh situasi lain di sekolah atau di rumah di mana hati nurani berperan sebagai pedoman keputusan. Tuliskan situasi, suara hati, dan keputusan yang diambil! Uraian bebas 3–5 kalimat untuk nomor 1 dan 2; untuk nomor 3 tulis dalam format: Situasi | Suara Hati | Keputusan (boleh dalam bentuk tabel atau paragraf). REFLEKSI1. Apa hal baru yang paling berkesan kamu pelajari hari ini tentang hati nurani? 2. Pernahkah kamu mengalami situasi di mana kamu mendengar suara hati nurani, lalu kamu mengikutinya atau justru mengabaikannya? Ceritakan secara singkat! 3. Mulai besok, satu hal apa yang ingin kamu lakukan agar lebih peka terhadap suara hati nuranimu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.