LKPDPertemuan 8Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Para Santo-Santa sebagai Teladan Kekudusan dalam Persekutuan Gereja

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Para Santo-Santa sebagai Teladan Kekudusan dalam Persekutuan Gereja". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Para Santo-Santa sebagai Teladan Kekudusan dalam Persekutuan Gereja

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Para Santo-Santa sebagai Teladan Kekudusan dalam Persekutuan Gereja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikPara Santo-Santa sebagai Teladan Kekudusan dalam Persekutuan Gereja
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menceritakan keteladanan seorang santo atau santa (misalnya Santo Fransiskus Assisi) sebagai anggota persekutuan para kudus yang mewujudkan karya Kristus dalam hidupnya.
  2. Murid mampu meneladani sikap hidup para santo-santa dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keterlibatan dalam persekutuan Gereja.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur dan sungguh-sungguh, tuliskan jawabanmu sendiri.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman saat kegiatan diskusi kelompok.
  • Jika ada yang tidak dipahami, tanyakan kepada guru.
  • Siapkan alat tulis dan bahan yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Jejak Santo Fransiskus Assisi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa atau teks kisah Santo Fransiskus Assisi
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan saksama kisah Santo Fransiskus Assisi yang telah disediakan guru atau dari buku siswa.
  2. Garis bawahi bagian-bagian yang menurutmu menarik atau penting.
  3. Perhatikan sikap hidup Santo Fransiskus, pilihan-pilihannya, dan bagaimana ia memperlakukan sesama serta ciptaan Tuhan.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan bacaan dan pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Siapakah Santo Fransiskus Assisi? Ceritakan dengan singkat latar belakang kehidupannya (keluarga, masa muda, dan perubahan hidupnya).

2. Mengapa Santo Fransiskus diangkat sebagai santo (orang kudus) oleh Gereja Katolik? Tuliskan minimal 3 alasan berdasarkan kisah hidupnya.

3. Bagaimana Santo Fransiskus memperlakukan lingkungan alam dan binatang? Apa yang istimewa dari sikapnya ini?

Tulis jawabanmu dalam bentuk paragraf atau poin-poin di bawah setiap pertanyaan. Gunakan bahasamu sendiri dan jelaskan dengan lengkap.

Kegiatan 2: Memetakan Keteladanan Santo Fransiskus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas buram atau buku tugas
  • Alat tulis berwarna (spidol/crayon, opsional untuk membuat tabel menarik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu mengidentifikasi sikap-sikap teladan Santo Fransiskus yang dapat diterapkan dalam hidupmu.
  2. Isi tabel di bawah dengan membandingkan sikap Santo Fransiskus dengan kondisi kehidupan masa kini.
  3. Pikirkan bagaimana kamu bisa mewujudkan sikap-sikap tersebut di lingkungan sekolah, rumah, atau masyarakat.
  4. Kerjakan secara berkelompok (3-4 orang), diskusikan bersama teman kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk memetakan keteladanan Santo Fransiskus dalam kehidupan nyata.

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua sikap Santo Fransiskus yang kalian diskusikan, manakah yang paling menginspirasi kelompokmu? Mengapa?

Buatlah tabel dengan 4 kolom: (1) Nomor, (2) Sikap Santo Fransiskus, (3) Wujud Karya Kristus yang Diteladani, (4) Contoh Penerapan dalam Kehidupan Masa Kini. Isi minimal 4 baris untuk 4 sikap berbeda. Untuk pertanyaan diskusi, tulis jawaban kelompok dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Komitmenku Meneladan Para Kudus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau karton ukuran ½ A4
  • Alat tulis dan pewarna (pensil warna, crayon, atau spidol)
  • Penggaris (opsional)
  • Gunting dan lem (jika ingin menambah hiasan tempel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengenal keteladanan Santo Fransiskus, sekarang saatnya kamu membuat komitmen pribadi.
  2. Buat sebuah 'Kartu Komitmen Kekudusan' yang berisi janji konkretmu untuk meneladan sikap para santo-santa dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Kartu ini akan menjadi pengingat dan motivasi bagimu sebagai anggota persekutuan Gereja.
  4. Kerjakan secara individu dengan jujur dan tulus.

Pertanyaan:

1. Buatlah 'Kartu Komitmen Kekudusan' dengan format berikut: (a) Nama Santo/Santa yang Kuteladan: ..., (b) Sikap yang Akan Kuteladan: ..., (c) 3 Tindakan Konkret yang Akan Kulakukan:

  1. ...,
  2. ...,
  3. ..., (d) Target Waktu Pelaksanaan: ..., (e) Doa Singkat sebagai Penutup: ...

2. Hias kartu komitmenmu dengan gambar atau hiasan yang mewakili komitmenmu (misalnya gambar tanaman, binatang, atau simbol kasih).

Ruang gambar

3. Menurutmu, bagaimana keterlibatanmu meneladan para santo-santa ini dapat menjadi wujud persekutuan dalam Gereja?

Buat kartu komitmen di kertas terpisah (ukuran ½ kertas HVS atau karton). Tulis dengan rapi dan hias semenarik mungkin. Jawab pertanyaan nomor 3 di buku tugas dalam 4-6 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa perasaanmu setelah mempelajari kisah Santo Fransiskus Assisi dan para santo-santa lainnya?

2. Sikap atau tindakan apa dari Santo Fransiskus yang paling mudah kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

3. Bagaimana kamu bisa mengajak teman atau keluargamu untuk bersama-sama meneladan kekudusan para santo-santa sebagai anggota persekutuan Gereja?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.