LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mewujudkan Iman akan Persekutuan Para Kudus melalui Doa Syafaat dan Peringatan Arwah dalam Hidup Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mewujudkan Iman akan Persekutuan Para Kudus melalui Doa Syafaat dan Peringatan Arwah dalam Hidup Sehari-hari".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mewujudkan Iman akan Persekutuan Para Kudus melalui Doa Syafaat dan Peringatan Arwah dalam Hidup Sehari-hari
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 3 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Mewujudkan Iman akan Persekutuan Para Kudus melalui Doa Syafaat dan Peringatan Arwah dalam Hidup Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Bentuk Perwujudan Iman Persekutuan Para KudusEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Kamu mengetahui ada sanak keluarga atau kerabat yang sedang sakit keras dan membutuhkan kekuatan rohani. Bagaimanakah tindakan nyata yang kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan iman akan persekutuan para kudus bagi mereka? 2. Situasi B: Tanggal 2 November merupakan Peringatan Arwah Semua Orang Beriman. Bagaimanakah wujud tindakan nyata sehari-hari yang dapat kamu lakukan bersama keluarga untuk mewujudkan persekutuan dengan mereka yang telah meninggal dunia? 3. Situasi C: Kamu sedang berjuang membiasakan diri berbicara jujur dan mengendalikan amarah saat bermain dengan teman. Bagaimanakah caramu mewujudkan persekutuan dengan santo/santa pelindungmu dalam situasi ini? 4. Situasi D: Ada anggota keluarga dari teman sekelasmu yang baru saja dipanggil Tuhan (meninggal dunia). Bagaimanakah kamu mewujudkan iman akan persekutuan para kudus secara nyata di lingkungan sekolah? Tuliskan jawaban pada tabel 4 baris berformat: [Situasi] | [Wujud Tindakan Nyata Iman Persekutuan Para Kudus]. Kegiatan 2: Menyusun Rumusan Doa Syafaat sebagai Wujud ImanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rumusan lengkap doa syafaatmu yang mencakup permohonan melalui perantaraan santo/santa bagi kebutuhan orang lain atau jiwa-jiwa di api penyucian sebagai wujud iman sehari-hari! 2. Praktikkan mendoakan doa syafaat yang telah kamu susun di depan teman sebangkumu. Mintalah tanda centang (V) dari temanmu setelah kamu berhasil mendoakannya secara tertib dan khidmat! Format teks doa: Bagian Pembuka, Bagian Inti Syafaat (sebutkan nama santo/santa dan intensi), Bagian Penutup, serta 1 kolom verifikasi tanda tangan/centang teman sebangku. Kegiatan 3: Merancang Kartu Rencana Perwujudan Iman SepekanEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel Kartu Rencana Perwujudan Iman untuk 3 hari ke depan dengan mencantumkan minimal 1 tindakan nyata per hari yang menunjukkan iman akan persekutuan para kudus (doa syafaat/doa arwah/meneladani orang kudus)! Ruang tabel jawaban 2. Tuliskan 1 kalimat komitmen pribadimu untuk mewujudkan iman persekutuan para kudus ini dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten! Tabel 3 baris: Kolom 1 (Hari/Tanggal), Kolom 2 (Bentuk Tindakan Nyata Wujud Iman), Kolom 3 (Waktu Pelaksanaan). Dilanjutkan dengan 1 kotak berbingkai untuk menuliskan kalimat komitmen. REFLEKSI1. Bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa para kudus di surga dan umat beriman yang telah meninggal tetap bersatu dengan kita dalam doa? 2. Apa tantangan utama yang kamu rasakan saat harus mewujudkan doa syafaat atau doa arwah secara rutin di rumah, dan bagaimana caramu mengatasinya? 3. Satu tindakan nyata perwujudan iman persekutuan para kudus apa yang akan langsung kamu lakukan hari ini setelah pulang sekolah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.