LKPDPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mewujudkan Sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik melalui Keterlibatan dalam Kehidupan Menggereja

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Mewujudkan Sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik melalui Keterlibatan dalam Kehidupan Menggereja".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Mewujudkan Sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik melalui Keterlibatan dalam Kehidupan Menggereja

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 3 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mewujudkan Sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik melalui Keterlibatan dalam Kehidupan Menggereja

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMewujudkan Sifat Gereja yang Katolik dan Apostolik melalui Keterlibatan dalam Kehidupan Menggereja
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mewujudkan sifat gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik melalui keterlibatan dalam kehidupan menggereja

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sejenak sebelum memulai pengerjaan LKPD ini.
  • Bacalah setiap petunjuk langkah kegiatan dengan cermat bersama teman kelompokmu.
  • Gunakan pengalaman hidup menggerejamu di lingkungan, stasi, paroki, atau sekolah untuk menyelesaikan setiap tugas.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat petunjuk atau instruksi yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Tindakan Mewujudkan Sifat Gereja dalam Kehidupan Menggereja

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Buku Siswa Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 pernyataan tindakan nyata keterlibatan dalam kehidupan menggereja yang tertera pada pertanyaan.
  2. Pasangkan dan tentukan sifat Gereja yang diwujudkan oleh masing-masing tindakan tersebut: Katolik (terbuka/universal tanpa membeda-bedakan), Apostolik (meneruskan ajaran/karya para rasul), Satu (menjaga kesatuan persekutuan), atau Kudus (bersumber dan terarah kepada Allah yang kudus).
  3. Tuliskan jawaban sifat Gereja yang sesuai pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tindakan A: Maria dengan sukarela menyapa dan mengajak teman baru yang berbeda suku dan latar belakang ekonomi untuk bergabung dalam latihan koor anak di gereja. Tindakan ini mewujudkan sifat Gereja yang: ...

2. Tindakan B: Yohanes rajin mengikuti kegiatan Pembinaan Iman Anak (BIA) dan mendengarkan penjelasan Pembina tentang Kitab Suci serta meneruskan ajaran Yesus dalam doa harian bersama teman-temannya. Tindakan ini mewujudkan sifat Gereja yang: ...

3. Tindakan C: Seluruh anggota Putra-Putri Altar (Misdinar) bersama-sama mempersiapkan hati melalui doa hening dan pengakuan dosa sebelum melayani perayaan Ekaristi Kudus. Tindakan ini mewujudkan sifat Gereja yang: ...

4. Tindakan D: Kelompok anak di lingkungan saling membantu dan berdamai tanpa bertengkar, menjaga kerukunan saat latihan doa bersama di lingkungan. Tindakan ini mewujudkan sifat Gereja yang: ...

Tuliskan jawaban langsung berupa nama sifat Gereja yang tepat di samping masing-masing butir pernyataan.

Kegiatan 2: Merancang Rencana Keterlibatan Nyata Mewujudkan Sifat Gereja

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan atau kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Diskusikan bentuk keterlibatan nyata yang dapat kamu lakukan dalam kehidupan menggereja di paroki, stasi, lingkungan, atau komunitas sekolah.
  3. Isilah tabel rancangan tindakan nyata untuk mewujudkan 4 sifat Gereja: Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik.
  4. Pastikan setiap sifat memiliki minimal satu tindakan nyata konkret yang dapat kamu laksanakan sebagai murid kelas 6.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel rencana keterlibatan nyata berikut dengan menuliskan bentuk tindakan konkret yang akan kamu wujudkan dalam kehidupan menggereja untuk masing-masing sifat Gereja (Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik) beserta tempat pelaksanaannya!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 baris dengan format kolom: [Nomor] | [Sifat Gereja] | [Bentuk Tindakan Nyata Menggereja] | [Tempat/Lingkup Keterlibatan (Gereja/Lingkungan/Sekolah)].

Kegiatan 3: Komitmen Keterlibatan Pribadi dalam Kehidupan Menggereja

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna/spidol untuk menghias kartu komitmen (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu sifat Gereja yang paling ingin segera kamu wujudkan minggu ini melalui keterlibatan nyata dalam hidup menggereja (misalnya sifat Katolik: merangkul sesama dalam persekutuan, atau Apostolik: giat melayani/mewartakan).
  2. Tuliskan sebuah kartu komitmen pribadi tentang keterlibatan nyata yang akan kamu lakukan, kapan pelaksanaannya, dan bagaimana kamu melaksanakannya secara sungguh-sungguh.
  3. Tuliskan komitmenmu dengan kalimat yang jelas dan tekad yang mantap.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kalimat janji komitmen pribadimu untuk mewujudkan sifat Gereja yang kamu pilih melalui tindakan konkret dalam kehidupan menggereja pada pekan ini!

Tuliskan pada kotak komitmen berbingkai: 'Komitmen Keterlibatan Menggereja Saya: [isi teks komitmen] — Tanda Tangan Murid: (...)'.

REFLEKSI

1. Apa perasaanmu saat mengetahui bahwa anak seusiamu dapat ikut serta mewujudkan sifat Gereja melalui tindakan nyata sehari-hari?

2. Dari keempat sifat Gereja (Satu, Kudus, Katolik, Apostolik), sifat mana yang paling mudah dan mana yang paling menantang untuk kamu wujudkan dalam persekutuan gereja?

3. Langkah kecil apa yang akan langsung kamu mulai hari ini agar persekutuan di sekitarmu semakin mencerminkan sifat Gereja?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.