LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 2 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Nabi Yesaya Menubuatkan Kedatangan Juruselamat (Bagian 1): Panggilan dan Situasi Bangsa Israel INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Melihat Keadaan Bangsa Israel di Zaman YesayaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurut Yesaya 1:2-4, apa yang dilakukan bangsa Israel sehingga Allah kecewa kepada mereka? Sebutkan minimal 3 hal. 2. Lengkapilah tabel berikut dengan informasi dari Yesaya 1:13-17 tentang ibadah bangsa Israel! Ruang tabel jawaban 3. Bayangkan kamu adalah warga Israel pada zaman itu. Bagaimana perasaanmu jika mendengar teguran keras dari Nabi Yesaya? Pertanyaan 1: Tulislah jawabanmu dalam bentuk kalimat lengkap (minimal 5 baris). Pertanyaan 2: Buatlah tabel dengan 3 kolom (Ibadah yang Dilakukan | Tanggapan Allah | Yang Seharusnya Dilakukan) dan isi minimal 3 baris. Pertanyaan 3: Tulislah perasaanmu dengan jujur (3-5 kalimat). Kegiatan 2: Mengenal Panggilan Nabi YesayaEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah alur cerita panggilan Nabi Yesaya dalam bentuk komik sederhana (6 kotak gambar). Setiap kotak berisi: gambar sederhana dan keterangan singkat. Ruang gambar 2. Mengapa Yesaya berkata 'Celakalah aku! Aku binasa' (ayat 5)? Apa yang membuatnya merasa tidak layak? 3. Apa arti tindakan serafim yang menyentuh bibir Yesaya dengan bara api dari mezbah? (ayat 6-7) 4. Tugas apa yang diberikan Allah kepada Yesaya? Apakah tugas itu mudah atau sulit? Jelaskan! Pertanyaan 1: Gunakan kertas tambahan atau bagian belakang LKPD untuk membuat 6 kotak komik (ukuran sekitar 8x8 cm per kotak). Pertanyaan 2-4: Tulislah jawabanmu dalam bentuk paragraf (masing-masing 4-6 kalimat). Kegiatan 3: Menemukan Harapan di Tengah KesulitanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dalam Yesaya 6:13, disebutkan 'tunas yang kudus akan tumbuh dari tunggulnya'. Apa maksud dari kalimat ini? Harapan apa yang ingin disampaikan? 2. Lengkapilah diagram perbandingan berikut! Ruang tabel jawaban 3. Bagaimana pesan harapan dari Nabi Yesaya ini bisa membantumu menghadapi kesulitan dalam hidupmu saat ini? Ceritakan satu pengalaman! 4. Buatlah poster sederhana dengan tema: 'Allah Memberikan Harapan'. Sertakan:
Ruang gambar Pertanyaan 1: Tulislah hasil diskusi kelompokmu (1 paragraf, 5-7 kalimat). Pertanyaan 2: Buatlah diagram dengan 2 kolom besar, isi masing-masing minimal 4 poin. Pertanyaan 3: Ceritakan pengalamanmu dengan jujur (1 paragraf, 5-8 kalimat). Pertanyaan 4: Gunakan kertas karton/HVS A4 untuk membuat poster, warna-warni dan menarik. REFLEKSI1. Apa yang paling membuatmu terkesan dari kisah panggilan Nabi Yesaya? 2. Bagaimana sikapmu jika Allah memanggil dan mengutusMu untuk melakukan sesuatu yang sulit seperti Yesaya? 3. Apa satu hal yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mewujudkan harapan Allah dalam hidupmu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.