LKPDPertemuan 4Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Amos sebagai Pejuang Keadilan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Nabi Amos sebagai Pejuang Keadilan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Nabi Amos sebagai Pejuang Keadilan

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Nabi Amos sebagai Pejuang Keadilan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikNabi Amos sebagai Pejuang Keadilan
Alokasi Waktu55 menit (15 menit kegiatan 1 + 20 menit kegiatan 2 + 20 menit kegiatan 3)
Tipe Aktivitascampuran (membaca, menjawab, berdiskusi, membuat karya tulis/poster)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pesan-pesan Nabi Amos tentang keadilan sosial yang ditujukan kepada pemimpin dan bangsa Israel berdasarkan Kitab Amos.
  2. Murid dapat menganalisis situasi ketidakadilan pada zaman Nabi Amos dan menghubungkannya dengan situasi ketidakadilan yang masih terjadi saat ini.

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • 2. Kerjakan secara berurutan dari kegiatan 1 sampai 3. Jangan melompat.
  • 3. Jika ada istilah yang belum dipahami, tanyakan kepada guru atau teman sekelompokmu.
  • 4. Gunakan Alkitab (Kitab Amos) atau buku siswa sebagai sumber utama jawaban.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Nabi Amos: Suara Keadilan dari Tekoa

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab (Kitab Amos pasal 4-5)
  • Buku siswa Pendidikan Agama Katolik kelas 6 halaman 60-72

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bacalah kisah Nabi Amos dalam Kitab Amos 4:1-5 dan 5:1-15, atau baca ringkasan dari buku siswa halaman 60-72.
  2. 2. Perhatikan baik-baik latar belakang Nabi Amos, siapa dia, dari mana asalnya, dan apa pekerjaannya.
  3. 3. Temukan dan catat siapa saja yang ditegur oleh Nabi Amos, serta apa pesan yang disampaikan.
  4. 4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan kalimatmu sendiri.

Pertanyaan:

1. Siapakah Nabi Amos? Sebutkan asal daerah dan pekerjaannya!

2. Bagaimana situasi bangsa Israel pada masa Nabi Amos? Jelaskan dengan bahasa sendiri!

3. Apa pesan Nabi Amos kepada para pemimpin Bangsa Israel?

4. Apa pesan Nabi Amos kepada seluruh Bangsa Israel?

Tulis jawaban di buku tugas atau lembar kerja dengan urutan nomor. Setiap jawaban ditulis dalam 2-3 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Membandingkan Ketidakadilan: Zaman Amos dan Zaman Sekarang

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas/lembar kerja
  • Pulpen/pensil warna (untuk tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Ingat kembali situasi ketidakadilan pada zaman Nabi Amos yang sudah kamu pelajari di Kegiatan 1.
  2. 2. Sekarang, amati lingkungan sekitarmu: di sekolah, di rumah, di televisi, atau di media sosial. Adakah ketidakadilan serupa yang masih terjadi?
  3. 3. Diskusikan dengan teman sebangkumu mengenai contoh-contoh ketidakadilan yang kalian temukan.
  4. 4. Isilah tabel perbandingan di bawah ini dengan menuliskan contoh ketidakadilan pada zaman Amos dan contoh yang setara pada zaman sekarang.
  5. 5. Kemudian jawablah pertanyaan reflektif di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut ini!

Ruang tabel jawaban

2. Menurut pendapatmu, mengapa ketidakadilan seperti di zaman Amos masih bisa terjadi sampai sekarang?

3. Apa yang dapat kamu lakukan sebagai seorang anak untuk ikut melawan ketidakadilan di sekolah atau di lingkunganmu? Coba tuliskan 2 tindakan nyata!

Gunakan format tabel 3 kolom: No | Ketidakadilan Zaman Amos | Ketidakadilan Zaman Sekarang. Jawaban nomor 2-3 ditulis dalam bentuk paragraf pendek.

Kegiatan 3: Aku Juga Pejuang Keadilan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau buku gambar
  • Pensil, penghapus, pensil warna/krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Renungkan sejenak: pernahkah kamu melihat atau mengalami ketidakadilan di sekolah? Mungkin temanmu diejek, ada yang tidak boleh ikut bermain, atau ada yang dipaksa mengerjakan tugas orang lain.
  2. 2. Pilihlah satu situasi ketidakadilan yang paling sering terjadi di sekitarmu.
  3. 3. Buatlah rencana aksi sederhana untuk memperbaiki situasi itu. Rencana aksimu bisa berupa komitmen pribadi, ajakan kepada teman, atau kegiatan bersama.
  4. 4. Tuliskan rencana aksimu dalam bentuk narasi pendek (3-5 kalimat) dan gambarkan dengan ilustrasi sederhana di kotak yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Ketidakadilan apa yang paling sering kamu lihat di sekitarmu? (misalnya: di kelas, di lapangan, di lingkungan rumah)

2. Tulislah rencana aksimu untuk melawan ketidakadilan itu! (minimal 3 langkah yang akan kamu lakukan)

3. Buatlah gambar/ilustrasi sederhana yang menggambarkan aksi keadilan yang kamu rencanakan!

Ruang gambar

Nomor 1: tulis di baris kosong. Nomor 2: tulis dalam bentuk poin atau paragraf pendek. Nomor 3: gambar di kotak yang tersedia (bisa di balik kertas jika tidak muat).

REFLEKSI

1. 1. Setelah belajar tentang Nabi Amos, apa hal baru yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. 2. Dari kegiatan hari ini, adakah satu sikap atau kebiasaan yang ingin kamu ubah agar lebih adil terhadap teman-temanmu?

3. 3. Jika kamu menjadi Nabi Amos di sekolahmu, apa pesan pertama yang akan kamu sampaikan? Tulis satu kalimat singkat!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.