LKPDPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Meneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Meneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Meneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Meneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMeneladani Semangat Pertobatan Nabi Elia dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat meneladani semangat Nabi Elia untuk berani mengajak orang lain kembali kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap tobat sebagai tanggapan iman atas panggilan Allah melalui para nabi.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.
  • Bekerjalah dengan gembira dan penuh semangat seperti Nabi Elia!
  • Setiap jawaban ditulis dengan rapi dan jujur sesuai hati nuranimu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Kisah Nabi Elia

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Video atau cergam kisah Nabi Elia (disediakan guru)
  • Buku tugas / lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tonton video atau baca cergam tentang Nabi Elia yang mengajak umat Israel bertobat (Nabi Elia di Sungai Kerit, Nabi Elia melawan nabi-nabi Baal, atau Nabi Elia dan janda di Sarfat).
  2. Jika tidak ada video, bacalah Kisah Nabi Elia dari Kitab 1 Raja-raja 16:29–18:39 secara singkat yang disediakan guru.
  3. Setelah menyaksikan/membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan bahasamu sendiri.
  4. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku, lalu tulis hasil diskusi pada buku tugas.

Pertanyaan:

1. Apa yang dilakukan raja dan umat Israel sehingga Allah murka?

2. Apa perintah Allah kepada Nabi Elia untuk mengingatkan umat Israel?

3. Bagaimana tanggapan raja dan umat Israel setelah melihat mukjizat Allah melalui Nabi Elia?

4. Menurutmu, sikap apa yang paling utama dapat diteladani dari Nabi Elia? Berikan alasanmu.

Tulis jawaban di buku tugas dengan format nomor pertanyaan dan jawaban lengkap.

Kegiatan 2: Aku Bisa Mengajak seperti Elia

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS / karton kecil
  • Spidol / pensil warna
  • Lem / selotip untuk menempel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3–4 orang.
  2. Diskusikan dalam kelompok: Di sekitarmu, adakah teman, saudara, atau orang lain yang mulai menjauh dari Tuhan (misalnya jarang berdoa, tidak ke gereja, atau berbuat tidak baik)?
  3. Buatlah sebuah ajakan singkat (bisa berupa kalimat, puisi, atau gambar) yang berisi ajakan untuk kembali kepada Allah, seperti yang dilakukan Nabi Elia.
  4. Setiap kelompok mempresentasikan hasil ajakannya di depan kelas dengan percaya diri.
  5. Setelah presentasi, tempelkan hasil karya di papan kelas atau mading.

Pertanyaan:

1. Siapa yang ingin kamu ajak kembali kepada Allah? Mengapa kamu memilih orang tersebut?

2. Tuliskan ajakanmu secara singkat dan jelas! (bisa berupa kalimat, puisi, atau gambar beserta penjelasan)

3. Apa yang kamu rasakan saat berani mengajak orang lain kembali kepada Allah?

Tulis hasil diskusi dan ajakan pada selembar kertas HVS/karton kecil. Untuk pertanyaan 1 dan 3 tulis di buku tugas.

Kegiatan 3: Tobatku Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar refleksi (disediakan guru)
  • Pulpen / pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan secara pribadi: Apakah kamu pernah berbuat salah atau dosa, baik terhadap Tuhan maupun sesama?
  2. Bacalah kutipan Kitab Suci 1 Raja-raja 18:21 yang mengajak umat untuk memilih: 'Berapa lama lagi kamu pincang pada dua pendapat? Jika Tuhanlah Allah, ikutilah Dia.'
  3. Tulislah pada lembar refleksi (disediakan) hal-hal berikut:
  4. a. Satu kesalahan/dosa yang pernah kamu lakukan.
  5. b. Tindakan tobat yang sudah atau akan kamu lakukan.
  6. c. Doa singkat mohon ampun kepada Tuhan dengan bahasamu sendiri.
  7. Setelah selesai, kumpulkan hasil refleksi kepada guru. Guru akan meminta tanda tangan orang tua di rumah.

Pertanyaan:

1. Apa satu kesalahan atau dosa yang pernah kamu lakukan?

2. Apa tindakan tobat yang akan kamu lakukan sebagai tanda bahwa kamu menyesal dan ingin berubah?

3. Tulislah doa permohonan ampun dengan bahasamu sendiri (minimal 3 kalimat).

Gunakan lembar refleksi yang disediakan. Tulis jawaban dengan rapi. Setiap pertanyaan ditulis lengkap beserta jawabannya.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini tentang Nabi Elia?

2. Menurutmu, bagaimana perasaanmu setelah berani mengajak orang lain kembali kepada Allah?

3. Apa satu langkah konkret yang akan kamu lakukan mulai besok sebagai wujud tobatmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.