LKPDPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Dialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Dialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara Indonesia". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 6: Dialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara Indonesia

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Dialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikDialog Antaragama dalam Kehidupan sebagai Warga Negara Indonesia
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pentingnya dialog antaragama dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia berdasarkan dokumen Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan pasal 21, 25, 28-31.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap menghormati dan berdialog dengan warga negara dari agama lain sebagai wujud iman Kristiani dalam kehidupan berbangsa.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur sesuai pengalaman dan pemahamanmu sendiri.
  • Jika ada kegiatan kelompok, dengarkan pendapat temanmu dan saling menghormati.
  • Gunakan pengalamanmu sehari-hari sebagai warga Indonesia untuk menjawab pertanyaan.
  • Tulislah jawaban dengan rapi agar mudah dibaca.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Dialog dalam Kisah Yesus

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa halaman 41-42
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali kisah Perwira Kapernaum yang telah kalian pelajari sebelumnya.
  2. Perhatikan bagaimana Yesus (orang Yahudi) berinteraksi dengan Perwira Romawi (bangsa lain, keyakinan berbeda).
  3. Perhatikan juga bagaimana tua-tua Yahudi dan Perwira bekerja sama membangun rumah ibadat.
  4. Renungkan bagaimana sikap saling menghormati dan bekerja sama ditunjukkan dalam kisah ini.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah berdasarkan pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Sebutkan dua kelompok yang berbeda agama/keyakinan dalam kisah Perwira Kapernaum!

2. Jelaskan bentuk kerja sama yang terjadi antara Perwira dan umat Yahudi dalam kisah ini!

3. Menurut penjelasan di buku, bentuk dialog apa yang ditunjukkan dalam kisah ini? (Petunjuk: ada dua bentuk dialog)

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk kalimat lengkap. Untuk nomor 1 gunakan penomoran 1) dan 2). Untuk nomor 2 dan 3 tuliskan dalam satu paragraf masing-masing minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Memetakan Dialog Antaragama di Sekitarku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman pribadi murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pikirkan lingkungan tempat tinggalmu: tetangga, teman sekolah, atau kegiatan di kampung/kelurahan.
  2. Identifikasi contoh nyata dialog antaragama yang pernah kamu lihat atau alami.
  3. Isilah tabel di bawah dengan minimal 3 contoh pengalaman.
  4. Setelah selesai, diskusikan hasilmu dengan 2-3 teman di kelompokmu.
  5. Catat satu pengalaman teman yang menarik dan berbeda dari pengalamanmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengalaman dialog antaragama di bawah ini!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan satu pengalaman menarik dari temanmu yang berbeda dari pengalamanmu sendiri!

3. Menurutmu, mengapa dialog antaragama penting dilakukan di Indonesia?

Untuk nomor 1, gunakan tabel dengan 5 kolom: Peristiwa/Kegiatan | Agama yang Terlibat | Bentuk Kerja Sama | Jenis Dialog | Sikap yang Ditunjukkan. Isi minimal 3 baris. Untuk nomor 2 dan 3, tuliskan dalam paragraf minimal 4 kalimat.

Kegiatan 3: Merancang Aksi Dialog Antaragama

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/kertas gambar A4
  • Spidol warna/crayon
  • Alat tulis
  • Kreativitas kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliran kalian menjadi perancang kegiatan dialog antaragama!
  2. Bentuk kelompok 4-5 orang.
  3. Diskusikan dan rancanglah satu kegiatan sederhana yang bisa dilakukan di sekolah atau lingkungan sekitar untuk mewujudkan dialog antaragama.
  4. Kegiatan bisa berupa: kegiatan amal bersama, perayaan toleransi, kunjungan ke tempat ibadah, berbagi makanan khas agama, atau kegiatan lain yang kreatif.
  5. Tuliskan rancangan kalian dalam format yang disediakan.
  6. Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk dibagikan ke kelas.

Pertanyaan:

1. Buatlah rancangan kegiatan dialog antaragama kelompokmu dengan format berikut!

2. Jelaskan mengapa kegiatan yang kalian rancang sesuai dengan ajaran dokumen Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan!

3. Gambarlah poster sederhana untuk mengajak orang lain ikut kegiatan dialog antaragama yang kalian rancang!

Ruang gambar

Untuk nomor 1, gunakan format: Nama Kegiatan, Tujuan, Peserta yang Terlibat, Waktu dan Tempat, Langkah Kegiatan (minimal 4 langkah), Nilai-nilai yang Dikembangkan, Peran Kita sebagai Umat Katolik. Untuk nomor 2, tulis minimal 5 kalimat. Untuk nomor 3, buatlah poster di kertas A4 atau setengah kertas HVS dengan spidol warna.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan LKPD ini, hal baru apa yang kamu pahami tentang pentingnya dialog antaragama?

2. Sikap apa yang akan kamu tunjukkan mulai hari ini ketika bertemu teman atau tetangga yang berbeda agama?

3. Bagaimana kegiatan hari ini membantumu mewujudkan iman Kristiani dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.