LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Makna Sepuluh Perintah Allah dalam Kitab Keluaran 20:1-17 sebagai Pedoman Hidup Bersama
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menunjukkan Makna Sepuluh Perintah Allah dalam Kitab Keluaran 20:1-17 sebagai Pedoman Hidup Bersama".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Menunjukkan Makna Sepuluh Perintah Allah dalam Kitab Keluaran 20:1-17 sebagai Pedoman Hidup Bersama
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4
Bab 5 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B) Topik: Menunjukkan Makna Sepuluh Perintah Allah dalam Kitab Keluaran 20:1-17 sebagai Pedoman Hidup Bersama INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menunjukkan Aturan Pedoman Hidup Bersama di Sekitar KitaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tunjukkan 3 contoh peraturan yang berlaku dalam kehidupan bersama (di rumah, sekolah, atau masyarakat) beserta tujuannya bagi kedamaian hidup bersama! Ruang tabel jawaban 2. Tunjukkan apa yang akan terjadi dalam kehidupan bersama jika manusia hidup tanpa aturan atau pedoman hidup! Format tabel 3 kolom untuk nomor 1: Kolom 1 (Tempat/Lingkungan: Rumah, Sekolah, Masyarakat), Kolom 2 (Peraturan Bersama), Kolom 3 (Tujuan bagi Kedamaian Bersama). Baris jawaban esai 3-4 baris untuk nomor 2. Kegiatan 2: Menunjukkan Sepuluh Perintah Allah sebagai Pedoman Hidup BersamaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tunjukkan nomor Perintah Allah yang menjadi pedoman hidup tepat untuk setiap situasi berikut: a) Anton diajak temannya untuk berbohong kepada guru saat tidak mengerjakan PR. Perintah Allah ke berapa yang menjadi pedoman agar Anton jujur? b) Budi melihat pensil bagus milik temannya tertinggal di meja dan ingin membawanya pulang tanpa izin. Perintah Allah ke berapa yang menjadi pedoman hidupnya? c) Maria selalu menyapa, mendoakan, dan membantu orang tuanya di rumah dengan sukacita. Hal ini menunjukkan pelaksanaan Perintah Allah ke berapa? 2. Tunjukkan pembagian fokus Sepuluh Perintah Allah sebagai pedoman hidup bersama: Perintah ke-1 sampai ke-3 mengatur pedoman hubungan manusia dengan siapa, dan Perintah ke-4 sampai ke-10 mengatur pedoman hidup bersama siapa? Format isian langsung 3 butir (a, b, c) menyebutkan nomor perintah dan inti perintahnya, diikuti format uraian terstruktur 2 bagian (Perintah 1-3 dan Perintah 4-10). Kegiatan 3: Menunjukkan Sikap Nyata Berpedoman pada Sepuluh Perintah AllahEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tunjukkan masing-masing 1 sikap konkret dalam pergaulan dengan sesama di sekolah yang sesuai dengan: a) Perintah ke-5 ('Jangan membunuh' - pedoman menghormati kehidupan), b) Perintah ke-7 ('Jangan mencuri' - pedoman menghormati milik orang lain), c) Perintah ke-8 ('Jangan bersaksi dusta' - pedoman menjunjung kejujuran)! 2. Tunjukkan mengapa Sepuluh Perintah Allah bukan beban melainkan bukti kasih Allah yang menjadi pedoman agar kita hidup bahagia dan damai bersama sesama! Format bagan rincian 3 sikap nyata (huruf a, b, c) disertai alasan singkat, serta kolom uraian 4 baris untuk nomor 2. REFLEKSI1. Apakah aku sudah menunjukkan sikap menghormati Sepuluh Perintah Allah dalam hidup bersama keluarga dan teman hari ini? 2. Perintah Allah nomor berapa yang paling menantang bagiku untuk diwujudkan dalam pergaulan sehari-hari bersama sesama? 3. Langkah baik apa yang akan segera aku lakukan untuk menjadikan Perintah Allah sebagai pedoman hidupku bersama teman-temanku? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.