LKPDPertemuan 10Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Membiasakan Diri Berdoa: Refleksi dan Komitmen Hidup Doa

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Membiasakan Diri Berdoa: Refleksi dan Komitmen Hidup Doa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Membiasakan Diri Berdoa: Refleksi dan Komitmen Hidup Doa

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membiasakan Diri Berdoa: Refleksi dan Komitmen Hidup Doa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembiasakan Diri Berdoa: Refleksi dan Komitmen Hidup Doa
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merefleksikan kebiasaan doa pribadi dan doa bersama yang telah dilakukan serta menyusun komitmen untuk meningkatkannya.
  2. Murid dapat menunjukkan kesiapan untuk menjadikan doa sebagai kebiasaan hidup sehari-hari sebagai tanggapan atas kehadiran Allah.

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • 2. Siapkan alat tulis, buku doa (jika ada), dan hati yang tenang.
  • 3. Mulailah dengan doa pembuka (contoh doa dari buku guru: Ya Yesus...).
  • 4. Kerjakan kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • 5. Kamu boleh bekerja sendiri atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • 6. Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: undefined

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Buku catatan (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Ambil waktu hening sejenak. Tutup mata, tarik napas perlahan, dan ingat-ingat kapan saja kamu biasa berdoa.
  2. 2. Buka mata dan siapkan tabel di bawah ini.
  3. 3. Isi tabel dengan jujur tentang kebiasaan doa pribadi dan doa bersama yang sudah kamu lakukan.
  4. 4. Setelah selesai, ceritakan isi tabelmu kepada teman di sebelahmu secara bergantian.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 kebiasaan doa pribadi yang paling sering kamu lakukan (misalnya: doa bangun tidur, doa sebelum makan, doa sebelum belajar). Beri tanda centang (✓) pada kolom 'Sudah' jika kamu melakukannya setiap hari, atau 'Kadang' jika tidak setiap hari.

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 2 kebiasaan doa bersama yang pernah kamu ikuti (misalnya: doa di sekolah bersama teman, doa rosario keluarga, misa hari Minggu). Bagaimana perasaanmu saat ikut doa bersama itu?

3. Apa kesulitan yang sering kamu alami saat berdoa secara pribadi? (Contoh: mengantuk, sulit konsentrasi, lupa waktu). Tulislah satu kesulitan dan satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya.

Untuk no.1: tabel 3 baris dengan kolom 'Kebiasaan Doa', 'Sudah', 'Kadang'. Untuk no.2 dan 3: tulis dalam 2-3 kalimat pendek di tempat yang disediakan.

Kegiatan 2: Membuat Rencana Doaku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/buku tugas
  • Pensil warna/spidol (opsional)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Renungkan kembali hasil kegiatanku nomor 1. Apa yang ingin kamu tingkatkan?
  2. 2. Siapkan selembar kertas atau buku tugas. Buatlah sebuah rencana doa sederhana dengan panduan pertanyaan di bawah.
  3. 3. Tulis atau gambarkan rencanamu dengan rapi dan berwarna (jika ada).
  4. 4. Setelah selesai, tempelkan rencanamu di tempat yang mudah dilihat (misalnya di dinding kamar atau meja belajar).

Pertanyaan:

1. Buatlah sebuah rencana doa pribadi mingguan dengan menjawab: (a) Jam berapa aku akan berdoa setiap hari? (b) Doa apa yang akan aku panjatkan? (c) Di mana tempatku berdoa? (d) Siapa yang bisa membantuku agar aku setia berdoa?

2. Selain doa pribadi, tuliskan satu doa bersama yang ingin kamu lakukan lebih sering dalam seminggu ke depan. Jelaskan kapan dan dengan siapa kamu akan melakukannya.

Untuk no.1: 4 baris jawaban singkat atau sebuah paragraf pendek. Boleh disertai gambar kecil (simbol jam, hati, salib) sebagai hiasan. Untuk no.2: 2-3 kalimat.

Kegiatan 3: Janji Doa: Aku Siap!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton/amplop bekas
  • Pensil warna/spidol
  • Gunting
  • Lem (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bacalah ayat Matius 6:6: 'Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu...'
  2. 2. Renungkan: Yesus mengajak kita berdoa dengan tulus dan pribadi. Kamu juga diajak untuk siap menjadikan doa sebagai kebiasaan hidup.
  3. 3. Buatlah sebuah 'Kartu Janji Doa' (ukuran kira-kira 10x15 cm) yang berisi: satu kalimat komitmen doamu untuk minggu ini, satu doa singkat yang akan kamu panjatkan setiap hari, dan sebuah gambar sederhana (misalnya tangan terbuka atau salib).
  4. 4. Bagikan kartumu kepada teman di sebelahmu. Dengarkan juga janji doa temanmu. Setelah itu, saling mendoakan secara bergantian dengan suara pelan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kalimat komitmen doamu (contoh: 'Aku berjanji akan berdoa setiap pagi dan malam selama seminggu ini').

2. Tuliskan doa singkat yang akan kamu panjatkan setiap hari (boleh doa Bapa Kami, doa syukur, atau doa buatanmu sendiri).

3. Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu lupa berdoa sesuai janjimu? Jelaskan satu rencana.

Buat kartu di selembar kertas/karton kecil. Tulis komitmen di sisi depan, doa singkat di sisi belakang. Gambar sederhana di pinggir kartu.

REFLEKSI

1. Setelah mengerjakan ketiga kegiatan ini, bagaimana perasaanmu tentang kebiasaan doamu selama ini? Adakah hal baru yang kamu pelajari?

2. Menurutmu, mengapa penting untuk memiliki waktu khusus berdoa secara pribadi setiap hari?

3. Satu hal apa yang paling ingin kamu tingkatkan dalam hidup doamu ke depan? Tuliskan dalam satu kalimat.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.