LKPDPertemuan 4Bab 3Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMaria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memahami peran Maria dalam sejarah keselamatan sebagai teladan iman yang menyambut kehadiran Yesus Kristus dengan penuh penyerahan diri kepada Allah.
  2. Murid mampu meneladani sikap Maria yang berserah diri dan mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan, dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Tulislah jawabanmu dengan jujur dan sesuai pemahamanmu sendiri.
  • Jika ada kegiatan berkelompok, bekerjasamalah dengan teman-temanmu.
  • Jangan lupa berdoa sebelum dan sesudah mengerjakan LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Kisah Kabar Sukacita kepada Maria

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab atau teks Lukas 1:26-38
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dengan saksama kisah di bawah ini.
  2. Bayangkan kamu berada di dalam cerita tersebut.
  3. Perhatikan apa yang dirasakan dan dilakukan Maria.
  4. Setelah membaca, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Bacalah Lukas 1:26-38 atau cerita berikut: Malaikat Gabriel diutus Allah kepada Maria, seorang gadis muda di Nazaret yang bertunangan dengan Yusuf. Malaikat berkata, 'Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.' Maria terkejut dan bingung. Ia bertanya, 'Bagaimana hal itu mungkin terjadi?' Malaikat menjawab, 'Roh Kudus akan turun atasmu.' Maria menjawab dengan penuh iman: 'Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.' (Luk 1:38). Siapa yang diutus Allah kepada Maria?

2. Apa kabar yang disampaikan malaikat kepada Maria?

3. Bagaimana perasaan Maria saat pertama kali mendengar kabar itu? Mengapa?

4. Tulislah jawaban Maria kepada malaikat Gabriel. (Lukas 1:38)

5. Menurutmu, apa yang membuat Maria berani menjawab 'ya' kepada Allah meskipun ia tidak mengerti sepenuhnya?

Tulislah jawabanmu pada kolom yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan uraian, tulislah dalam 2-3 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Meneladani Sikap Maria dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pengalaman pribadi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel di bawah ini yang berisi sikap-sikap Maria.
  2. Pikirkan bagaimana kamu bisa meneladani sikap Maria tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari.
  3. Isilah tabel dengan contoh konkret dari pengalamanmu atau yang bisa kamu lakukan.
  4. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel berikut dengan contoh konkret bagaimana kamu bisa meneladani sikap Maria!

Ruang tabel jawaban

2. Ceritakan satu pengalaman pribadimu saat kamu harus berserah diri kepada Tuhan seperti Maria. Apa yang kamu lakukan? Bagaimana hasilnya?

3. Menurutmu, apa tantangan terbesar bagi anak seusiamu untuk meneladani sikap Maria yang berserah diri dan mengandalkan Tuhan?

Untuk pertanyaan 1, isilah tabel dengan 3 kolom: (1) Sikap Maria, (2) Contoh dalam Kehidupanku, (3) Mengapa Penting. Isi minimal 3 baris. Untuk pertanyaan 2-3, tulislah dalam bentuk paragraf 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Membuat Komitmen Iman

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton atau kertas HVS
  • Pensil warna atau spidol
  • Alat tulis
  • Kreativitasmu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan apa yang sudah kamu pelajari tentang Maria hari ini.
  2. Pikirkan satu sikap Maria yang paling ingin kamu teladani minggu ini.
  3. Buatlah kartu komitmen iman dengan menggambar atau menulis.
  4. Hiasi kartu komitmenmu dengan kreatif.
  5. Simpan kartu ini dan bacalah setiap hari sebagai pengingat.

Pertanyaan:

1. Buatlah kartu komitmen iman! Di kartu tersebut, tuliskan:

  1. Satu sikap Maria yang akan kamu teladani minggu ini,
  2. Cara konkret kamu akan melakukannya,
  3. Doa pendek kepada Tuhan.
Ruang gambar

2. Hafalkan doa 'Salam Maria' dan tuliskan doa tersebut di bawah ini.

3. Diskusi kelompok (4-5 orang): Bagaimana kalian sebagai murid kelas 4 bisa saling menguatkan dalam meneladani Maria? Tuliskan 3 kesepakatan kelompok.

Untuk pertanyaan 1, gunakan setengah halaman untuk menggambar dan menghias kartu komitmen. Untuk pertanyaan 2, tuliskan doa dengan rapi. Untuk pertanyaan 3, tulislah hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin-poin.

REFLEKSI

1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari hari ini tentang Maria?

2. Bagaimana kisah Maria mengubah cara pandangmu tentang berserah diri kepada Tuhan?

3. Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai hari ini setelah mempelajari teladan iman Maria?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.