LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B) Topik: Maria: Teladan Beriman kepada Yesus Wujud Kehadiran Allah INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Membaca Kisah Kabar Sukacita kepada MariaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah Lukas 1:26-38 atau cerita berikut: Malaikat Gabriel diutus Allah kepada Maria, seorang gadis muda di Nazaret yang bertunangan dengan Yusuf. Malaikat berkata, 'Salam Maria, penuh rahmat, Tuhan sertamu. Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.' Maria terkejut dan bingung. Ia bertanya, 'Bagaimana hal itu mungkin terjadi?' Malaikat menjawab, 'Roh Kudus akan turun atasmu.' Maria menjawab dengan penuh iman: 'Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.' (Luk 1:38). Siapa yang diutus Allah kepada Maria? 2. Apa kabar yang disampaikan malaikat kepada Maria? 3. Bagaimana perasaan Maria saat pertama kali mendengar kabar itu? Mengapa? 4. Tulislah jawaban Maria kepada malaikat Gabriel. (Lukas 1:38) 5. Menurutmu, apa yang membuat Maria berani menjawab 'ya' kepada Allah meskipun ia tidak mengerti sepenuhnya? Tulislah jawabanmu pada kolom yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan uraian, tulislah dalam 2-3 kalimat lengkap. Kegiatan 2: Meneladani Sikap Maria dalam Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah tabel berikut dengan contoh konkret bagaimana kamu bisa meneladani sikap Maria! Ruang tabel jawaban 2. Ceritakan satu pengalaman pribadimu saat kamu harus berserah diri kepada Tuhan seperti Maria. Apa yang kamu lakukan? Bagaimana hasilnya? 3. Menurutmu, apa tantangan terbesar bagi anak seusiamu untuk meneladani sikap Maria yang berserah diri dan mengandalkan Tuhan? Untuk pertanyaan 1, isilah tabel dengan 3 kolom: (1) Sikap Maria, (2) Contoh dalam Kehidupanku, (3) Mengapa Penting. Isi minimal 3 baris. Untuk pertanyaan 2-3, tulislah dalam bentuk paragraf 3-5 kalimat. Kegiatan 3: Membuat Komitmen ImanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah kartu komitmen iman! Di kartu tersebut, tuliskan:
Ruang gambar 2. Hafalkan doa 'Salam Maria' dan tuliskan doa tersebut di bawah ini. 3. Diskusi kelompok (4-5 orang): Bagaimana kalian sebagai murid kelas 4 bisa saling menguatkan dalam meneladani Maria? Tuliskan 3 kesepakatan kelompok. Untuk pertanyaan 1, gunakan setengah halaman untuk menggambar dan menghias kartu komitmen. Untuk pertanyaan 2, tuliskan doa dengan rapi. Untuk pertanyaan 3, tulislah hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin-poin. REFLEKSI1. Apa hal paling berkesan yang kamu pelajari hari ini tentang Maria? 2. Bagaimana kisah Maria mengubah cara pandangmu tentang berserah diri kepada Tuhan? 3. Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai hari ini setelah mempelajari teladan iman Maria? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.