LKPDPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Aku Mengembangkan Kemampuan Diriku

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Aku Mengembangkan Kemampuan Diriku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 4: Aku Mengembangkan Kemampuan Diriku

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Aku Mengembangkan Kemampuan Diriku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAku Mengembangkan Kemampuan Diriku
Alokasi Waktu70 menit (3 kegiatan + refleksi)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi kemampuan, bakat, dan talenta yang dimilikinya sebagai anugerah Allah yang perlu dikembangkan. (elemen: Pribadi Murid)
  2. Murid dapat menyebutkan usaha-usaha konkret yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan diri sesuai kehendak Allah. (elemen: Pribadi Murid)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan dan jangan melewatkan satu pun.
  • Gunakan alat tulis dan bahan yang sudah disiapkan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada petunjuk atau pertanyaan yang kurang jelas.
  • Bersikaplah jujur, terbuka, dan bersemangat selama mengerjakan LKPD ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Talenta dalam Diriku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alkitab atau kutipan Matius 25:14-30
  • Buku tulis atau LKPD cetak
  • Pensil/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dalam hati kisah berikut ini: Tuhan Yesus pernah bercerita tentang tiga orang hamba yang masing-masing diberi talenta (uang) oleh tuannya. Dua orang mengembangkan talentanya sehingga menjadi berlipat, dan satu orang menyembunyikannya. Akhirnya, hamba yang mengembangkan talentanya mendapat pujian, sedangkan yang menyembunyikannya mendapat teguran. (Matius 25:14-30)
  2. Renungkan: Setiap dari kita juga diberi talenta oleh Tuhan – yaitu kemampuan, bakat, atau keistimewaan yang unik.
  3. Dengan hening, tutup mata sejenak dan pikirkan: Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan baik? Apa yang paling kamu sukai dan terasa mudah bagimu?
  4. Tuliskan temuanmu pada tabel berikut ini.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 kemampuan, bakat, atau talenta yang kamu miliki pada kolom 1. Di kolom 2, tuliskan contoh kegiatan yang menunjukkan talenta itu. Di kolom 3, tuliskan perasaanmu saat melakukan kegiatan itu (misalnya senang, bangga, bersyukur).

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga talenta yang kamu tulis, talenta mana yang paling kamu sukai? Jelaskan mengapa dan bagaimana Tuhan bisa memuliakan melalui talenta itu.

Tabel 3 kolom (Nama Talenta / Contoh Kegiatan / Perasaanku) dan 3 baris. Serta paragraf pendek di bawah tabel untuk soal nomor 2.

Kegiatan 2: Rencana Pengembangan Talentaku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau LKPD cetak
  • Pensil/pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengetahui talenta yang Tuhan berikan, sekarang saatnya merencanakan cara mengembangkannya.
  2. Bayangkan talenta itu seperti pohon kecil yang perlu disiram, dipupuk, dan dirawat setiap hari.
  3. Bersama teman sebangku, diskusikan: usaha konkret apa yang bisa dilakukan di rumah, di sekolah, dan di lingkungan gereja agar talentamu tumbuh dan berguna bagi sesama?
  4. Tuliskan hasil diskusimu secara pribadi pada lembar berikut.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 2 usaha konkret yang akan kamu lakukan untuk mengembangkan talenta terbaikmu (misalnya: latihan menggambar seminggu 3 kali, ikut lomba, mengajari teman, dll.). Jelaskan bagaimana usaha itu sesuai dengan kehendak Allah.

2. Tulislah sebuah doa singkat (2-3 kalimat) yang memohon bantuan Tuhan agar kamu tekun mengembangkan talentamu.

Dua paragraf pendek untuk soal nomor 1, dan satu paragraf atau 2-3 baris untuk doa (nomor 2).

Kegiatan 3: Poster Talentaku untuk Kemuliaan Tuhan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas gambar
  • Pensil warna / krayon / spidol
  • Penghapus
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan membuat sebuah poster sederhana berukuran A5 (setengah kertas HVS) yang menggambarkan talenta terbaikmu dan rencana pengembangannya.
  2. Poster harus memuat: (a) nama talenta, (b) gambar atau simbol yang mewakilinya, (c) dua usaha pengembangan, dan (d) kalimat iman (misalnya: 'Talentaku dari Tuhan, aku kembangkan untuk sesama').
  3. Gunakan pensil warna, krayon, atau spidol agar poster menarik.
  4. Setelah selesai, tunjukkan postermu kepada teman sekelompok dan ceritakan isinya secara bergantian.

Pertanyaan:

1. Buatlah poster sesuai petunjuk di atas. Sertakan gambar dan tulisan yang rapi.

Ruang gambar

Satu lembar kertas HVS polos atau kertas gambar ukuran A5 yang ditempel pada kolom yang disediakan di LKPD.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang dirimu dan talenta yang Tuhan berikan setelah mengerjakan LKPD ini?

2. Bagaimana perasaanmu saat menyadari bahwa Tuhan mempercayakan talenta khusus kepadamu? Apakah kamu semakin bersyukur? Mengapa?

3. Tuliskan satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan dalam minggu ini untuk mulai mengembangkan talentamu (misalnya: berlatih, bertanya pada orang tua, atau mengikuti kegiatan tertentu).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.