LKPDPertemuan 4Bab 5Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menunjukkan Kebiasaan Menghormati Pemimpin Masyarakat Melalui Sikap Santun saat Berperilaku Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menunjukkan Kebiasaan Menghormati Pemimpin Masyarakat Melalui Sikap Santun saat Berperilaku Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menunjukkan Kebiasaan Menghormati Pemimpin Masyarakat Melalui Sikap Santun saat Berperilaku Sehari-hari

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 5 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menunjukkan Kebiasaan Menghormati Pemimpin Masyarakat Melalui Sikap Santun saat Berperilaku Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenunjukkan Kebiasaan Menghormati Pemimpin Masyarakat Melalui Sikap Santun saat Berperilaku Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan kebiasaan menghormati pemimpin masyarakat melalui sikap santun dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan membuat tanda salib dan berdoa bersama teman sekelas.
  • Bacalah setiap cerita dan petunjuk kerja dengan cermat.
  • Kerjakan setiap tugas secara jujur, mandiri, atau bersama teman sesuai arahan gurumu.
  • Tanyakan kepada bapak atau ibu guru bila ada petunjuk yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menandai Perilaku Santun Menghormati Pemimpin Masyarakat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 (empat) situasi perilaku anak ketika bertemu atau berinteraksi dengan pemimpin masyarakat di sekitar tempat tinggal.
  2. Tentukan apakah tindakan anak tersebut menunjukkan kebiasaan santun menghormati pemimpin masyarakat.
  3. Berikan tanda centang (V) pada kolom 'Santun Menghormati' bila perilakunya tepat, atau pada kolom 'Belum Santun' bila perilakunya tidak tepat.
  4. Tuliskan 1 tindakan santun pengganti jika perilaku tersebut belum santun.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Edo sedang bermain sepeda, lalu berpapasan dengan Pak RT yang sedang berjalan kaki. Edo memperlambat sepedanya dan menganggukkan kepala sambil menyapa: 'Selamat sore, Pak RT.' Apakah tindakan Edo menunjukkan kebiasaan santun?

Ruang tabel jawaban

2. Situasi B: Saat Ibu RW datang ke rumah mengantarkan pengumuman kerja bakti, Rina terus menatap layar ponsel dan menerima lembaran pengumuman hanya dengan tangan kiri tanpa mengucapkan terima kasih. Apakah tindakan Rina menunjukkan kebiasaan santun?

Ruang tabel jawaban

3. Situasi C: Warga sedang berkumpul di balai warga mendengarkan Pak Lurah memberikan arahan tentang kebersihan lingkungan. Doni dan temannya duduk tenang, mendengarkan arahan dengan tertib sampai selesai. Apakah tindakan Doni menunjukkan kebiasaan santun?

Ruang tabel jawaban

4. Situasi D: Ketika Pak RT lewat di depan kelompok anak yang sedang bermain bola, Budi berteriak memanggil nama panggilan Pak RT dengan suara keras sambil tertawa-tawa. Apakah tindakan Budi menunjukkan kebiasaan santun?

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 baris dengan kolom: (1) Situasi (A/B/C/D), (2) Pilihan Centang [Santun Menghormati / Belum Santun], (3) Tindakan Santun Pengganti (diisi bila memilih 'Belum Santun').

Kegiatan 2: Menunjukkan Respons Perilaku Santun dalam Situasi Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis/lembar kertas LKPD
  • Pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua skenario situasi nyata berikut yang sering terjadi di lingkungan masyarakat.
  2. Tunjukkan bentuk tindakan santun nyata yang akan kamu lakukan secara langsung sebagai wujud menghormati pemimpin masyarakat.

Pertanyaan:

1. Skenario 1: Kamu diminta orang tuamu mengantarkan surat undangan syukuran keluarga kepada Bapak Ketua RT ke rumah beliau. Bagaimana sikap tubuh dan perkataan santun yang kamu tunjukkan mulai dari mengetuk pintu hingga berpamitan pulang?

2. Skenario 2: Hari Minggu pagi, Ibu RW mengumumkan kegiatan gotong royong membersihkan selokan lingkungan. Saat berpapasan dengan Ibu RW yang sedang membawa sapu dan kantong sampah di depan rumahmu, perilaku santun apa yang langsung kamu tunjukkan?

Tuliskan jawaban uraian pada kolom bergaris yang disediakan guru (masing-masing skenario memuat 3-4 kalimat rincian sikap dan ucapan santun).

Kegiatan 3: Merancang Komitmen Pembiasaan Santun kepada Pemimpin Lingkungan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/spidol untuk menghias kartu komitmen
  • Pulpen/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu figur pemimpin di lingkungan sekitarmu (misalnya: Ketua RT, Ketua RW, Kepala Desa/Lurah, atau Kepala Lingkungan gereja/stasi).
  2. Tuliskan 3 kebiasaan santun konkret yang siap kamu tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari ketika bertemu atau berurusan dengan pemimpin tersebut.
  3. Lengkapi kartu komitmen santun yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Kartu Komitmen berikut:

  1. Nama Pemimpin Masyarakat di sekitarku (atau sebutan jabatannya):
    1. Tiga (3) kebiasaan perilaku santun yang akan kutunjukkan kepadanya dalam keseharian:
  2. Saat berpapasan di jalan: ...
  3. Saat pemimpin berbicara/memberi pengumuman: ...
  4. Saat berkunjung atau menerima beliau bertamu ke rumah: ...

Kotak berbingkai 'Kartu Komitmen Santunku' dengan kolom isian nama/jabatan pemimpin dan 3 poin kebiasaan santun konkret.

REFLEKSI

1. Apakah selama ini aku sudah terbiasa menyapa ketua RT/RW atau pemimpin masyarakat di lingkunganku dengan sopan?

2. Bagian mana dari sikap santunku kepada pemimpin masyarakat yang masih perlu kuperbaiki mulai hari ini?

3. Bagaimana perasaanku ketika bisa menunjukkan rasa hormat dan bersikap santun kepada pemimpin yang telah melayani warga?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.