LKPDPertemuan 12Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 4: Tanda dan Sarana Keselamatan Allah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Tanda dan Sarana Keselamatan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif Bab 4: Tanda dan Sarana Keselamatan Allah

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Tanda dan Sarana Keselamatan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif Bab 4: Tanda dan Sarana Keselamatan Allah
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tes tertulis, murid mampu menunjukkan pemahaman tentang makna, simbol, dan tata perayaan Sakramen Baptis, Ekaristi, dan Tobat sebagai tanda dan sarana keselamatan Allah. (elemen: Gereja)
  2. Melalui unjuk kerja, murid mampu memperagakan salah satu tata perayaan sakramen (Baptis, Ekaristi, atau Tobat) dan menjelaskan maknanya sebagai sarana karya keselamatan Allah bagi manusia. (elemen: Gereja)

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari nomor 1 sampai 3.
  • Tanyakan kepada guru jika ada petunjuk yang kurang jelas.
  • Bekerjalah dengan jujur, rapi, dan penuh semangat karena ini adalah penilaian hasil belajarmu!
  • Kegiatan 1 dikerjakan sendiri, Kegiatan 2 dikerjakan sendiri, dan Kegiatan 3 dikerjakan secara berkelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Tahu Tanda Cinta Allah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal dengan teliti.
  2. Jawablah langsung di lembar LKPD ini.
  3. Kerjakan sendiri tanpa mencontek teman.
  4. Waktu pengerjaan 25 menit.

Pertanyaan:

1. Pasangkanlah simbol di sebelah kiri dengan nama sakramen di sebelah kanan dengan menarik garis!

  1. Air yang dicurahkan → a. Sakramen Tobat
  2. Roti dan Anggur → b. Sakramen Baptis
  3. Tangan imam di atas kepala → c. Sakramen Ekaristi

2. Isilah tabel berikut dengan benar!

Nama SakramenSimbol UtamaApa yang Terjadi?
Sakramen Baptis1................2................
Sakramen Ekaristi3................4................
Sakramen Tobat5................6................

3. Mengapa Sakramen Baptis, Sakramen Ekaristi, dan Sakramen Tobat disebut sebagai tanda dan sarana keselamatan Allah? Tuliskan jawabanmu dalam 2-3 kalimat!

Tulis jawaban menjodohkan di samping soal nomor 1. Isi tabel di kolom yang tersedia. Tulis jawaban uraian pada 3 baris garis di bawah soal nomor 3.

Kegiatan 2: Sakramen dalam Hidupku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Krayon atau pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu sakramen yang paling kamu sukai dari ketiga sakramen: Baptis, Ekaristi, atau Tobat.
  2. Gambarlah salah satu simbol dari sakramen yang kamu pilih di kotak yang disediakan.
  3. Warnai gambarmu dengan rapi dan menarik.
  4. Tuliskan 2-3 kalimat tentang makna simbol yang kamu gambar dan mengapa sakramen itu penting bagimu.

Pertanyaan:

1. Gambarlah simbol dari Sakramen (pilih salah satu: Baptis / Ekaristi / Tobat) yang paling berkesan bagimu! Beri warna yang rapi.

Ruang gambar

2. Tuliskan 2-3 kalimat yang menjelaskan makna simbol yang kamu gambar dan alasan sakramen itu penting bagimu!

Kotak gambar berukuran 8x8 cm untuk soal nomor 1. Tiga baris garis untuk menulis jawaban nomor 2 di bawah kotak gambar.

Kegiatan 3: Aku Peragakan Cinta Allah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Properti sederhana (tersedia di kelas atau buatan sendiri): air dalam wadah kecil untuk Baptis, lilin/ senter, roti/anggur (atau pengganti) untuk Ekaristi, kain/ selendang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  2. Pilihlah satu sakramen yang akan diperagakan: Sakramen Baptis, Sakramen Ekaristi, atau Sakramen Tobat.
  3. Bagilah peran dalam kelompokmu (misalnya: imam, orang yang dibaptis, umat, dan sebagainya sesuai sakramen yang dipilih).
  4. Peragakan tata perayaan sakramen tersebut secara sederhana di depan kelas.
  5. Setelah peragaan, satu wakil kelompok menjelaskan makna peragaan tersebut sebagai sarana karya keselamatan Allah.
  6. Waktu persiapan 10 menit, waktu peragaan maksimal 5 menit per kelompok.

Pertanyaan:

1. Bersama kelompokmu, peragakanlah tata perayaan Sakramen (Baptis / Ekaristi / Tobat) secara sederhana di depan kelas! Sertakan gerakan dan dialog singkat sesuai tata cara sakramen yang dipilih.

2. Setelah peragaan, jelaskan secara lisan: Apa makna dari peragaan sakramen yang kelompokmu lakukan? Mengapa sakramen itu disebut sebagai sarana karya keselamatan Allah bagi manusia?

Persiapan peragaan dilakukan di luar meja (area praktik). Penjelasan lisan disampaikan setelah peragaan. Guru menilai menggunakan rubrik yang telah disiapkan.

REFLEKSI

1. Dari ketiga sakramen (Baptis, Ekaristi, Tobat), manakah yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. Apa yang kamu rasakan saat memperagakan tata perayaan sakramen bersama teman-temanmu?

3. Setelah belajar tentang Sakramen Baptis, Ekaristi, dan Tobat, apa satu tindakan baik yang ingin kamu lakukan untuk menunjukkan rasa syukurmu kepada Allah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.