LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Rangkuman: Ketiga Sakramen sebagai Tanda dan Sarana Keselamatan Allah
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Rangkuman: Ketiga Sakramen sebagai Tanda dan Sarana Keselamatan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Rangkuman: Ketiga Sakramen sebagai Tanda dan Sarana Keselamatan Allah
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3
Bab 4 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Rangkuman: Ketiga Sakramen sebagai Tanda dan Sarana Keselamatan Allah INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Amati dan Bandingkan! — Tiga Sakramen IstimewaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut tentang ketiga sakramen! Tuliskan nama sakramen, simbol atau tanda yang digunakan, dan apa artinya bagi kita sebagai umat Katolik.
2. Menurutmu, mengapa ketiga sakramen ini disebut 'tanda dan sarana keselamatan Allah'? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat! 3. Diskusikan dengan temanmu: Apa persamaan yang ada di antara ketiga sakramen itu? Tuliskan minimal 2 persamaan! Isi tabel 3 baris × 3 kolom (Nama Sakramen | Simbol/Tanda | Artinya bagi Kita), lalu tulis uraian di bawah tabel pada kotak yang tersedia (minimal 2 kalimat untuk no. 2 dan minimal 2 poin untuk no. 3). Kegiatan 2: Ayo Hubungkan! — Sakramen dalam HidupkuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Baca cerita berikut, lalu hubungkan setiap peristiwa yang dialami Beni dengan sakramen yang tepat! 🌟 Cerita Beni:
Hubungkan dengan sakramen yang tepat: 2. Bagaimana ketiga peristiwa dalam cerita Beni saling berkaitan satu sama lain? Jelaskan dengan caramu sendiri! 3. Ceritakan salah satu pengalamanmu yang berkaitan dengan Sakramen Baptis, Ekaristi, atau Tobat! Apa yang kamu rasakan saat itu? Tuliskan nama sakramen pada titik-titik di bagian menghubungkan. Untuk pertanyaan uraian, tulis jawabanmu di kotak yang tersedia (minimal 3 kalimat untuk no. 2, dan minimal 4 kalimat untuk no. 3). Kegiatan 3: Ayo Bersyukur! — Doa Syukurku untuk TuhanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan sebuah doa syukur pendekmu kepada Allah atas anugerah ketiga sakramen. Mulailah dengan 'Ya Allah yang Mahabaik, ...' dan sebutkan rasa syukurmu atas Sakramen Baptis, Ekaristi, dan Tobat. Tutup dengan kalimat penyerahan diri. 2. Setelah menulis doa, gambarkan satu simbol dari salah satu sakramen yang paling bermakna bagimu di kotak gambar yang tersedia. Tuliskan di bawah gambar: 'Simbol ini mengingatkan aku bahwa ...' Ruang gambar 3. Satu tindakan nyata apa yang akan kamu lakukan minggu ini sebagai wujud rasa syukurmu atas anugerah ketiga sakramen? Tuliskan janjimu! Kotak doa berukuran besar (minimal 10 baris tulisan tangan) untuk pertanyaan no. 1. Kotak gambar berukuran 8×8 cm untuk pertanyaan no. 2, lengkap dengan ruang menulis keterangan di bawahnya. Satu baris isian untuk janji tindakan no. 3. REFLEKSI1. Dari ketiga sakramen yang sudah kamu pelajari, mana yang paling kamu rasakan dalam hidupmu sehari-hari? Mengapa? 2. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu pahami tentang cara Allah menunjukkan kasih-Nya kepadamu melalui sakramen? 3. Apa yang ingin kamu lakukan secara nyata untuk menghidupi iman Katolikmu — terinspirasi dari salah satu sakramen yang telah kamu pelajari? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.