LKPDPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Kisah Yusuf: Pertolongan Allah dan Yusuf Menjadi Penguasa di Mesir

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Kisah Yusuf: Pertolongan Allah dan Yusuf Menjadi Penguasa di Mesir". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Kisah Yusuf: Pertolongan Allah dan Yusuf Menjadi Penguasa di Mesir

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Kisah Yusuf: Pertolongan Allah dan Yusuf Menjadi Penguasa di Mesir

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikKisah Yusuf: Pertolongan Allah dan Yusuf Menjadi Penguasa di Mesir
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan bagaimana pertolongan Allah menyertai Yusuf sehingga ia berhasil menjadi penguasa di Mesir dan menyelamatkan keluarganya.
  2. Murid mampu menunjukkan sikap meneladani Yusuf dengan berusaha meraih prestasi melalui kerja keras, ketabahan, dan senantiasa mengandalkan pertolongan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Tulis namamu dengan rapi di sudut kanan atas lembar kerja ini.
  • Boleh bertanya kepada gurumu jika ada yang belum dipahami.
  • Kerjakan dengan jujur dan sungguh-sungguh — Tuhan melihat usahamu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Kisah Yusuf — Dari Cobaan Menuju Kemuliaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil atau pulpen
  • Gambar/ilustrasi perjalanan hidup Yusuf (disediakan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan dengan seksama ketika gurumu membacakan kisah Yusuf berdasarkan Kitab Kejadian 41:1-57.
  2. Amati gambar-gambar perjalanan hidup Yusuf yang ditampilkan gurumu.
  3. Setelah mendengarkan dan mengamati, isi tabel urutan peristiwa di bawah ini.
  4. Gunakan kata-katamu sendiri — tidak perlu persis sama dengan cerita yang didengar.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel urutan perjalanan hidup Yusuf berikut ini. Tuliskan apa yang terjadi pada Yusuf dan bagaimana sikap Yusuf pada setiap peristiwa.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kamu, mengapa Tuhan membiarkan Yusuf mengalami banyak penderitaan sebelum menjadi penguasa? Tuliskan pendapatmu dalam 2-3 kalimat.

3. Di mana sajakah kamu melihat pertolongan Allah dalam kisah Yusuf? Lingkari atau beri tanda ✓ pada kotak yang sesuai, lalu ceritakan salah satunya dengan kalimat sendiri.
□ Saat Yusuf tidak dibunuh oleh saudaranya
□ Saat Yusuf diberi kemampuan menafsir mimpi
□ Saat Yusuf dipanggil oleh Firaun
□ Saat Yusuf diangkat menjadi penguasa
□ Saat Yusuf bertemu kembali dengan keluarganya

Tabel 3 kolom untuk soal nomor 1: kolom pertama 'Peristiwa (nomor urut)', kolom kedua 'Apa yang Terjadi pada Yusuf', kolom ketiga 'Bagaimana Sikap Yusuf'. Buat 5 baris isian. Untuk soal nomor 2 dan 3: sediakan kotak uraian dengan garis tulis minimal 4 baris.

Kegiatan 2: Yusuf adalah Teladanku — Belajar dari Sikap Yusuf

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil atau pulpen berwarna untuk menggambar garis penghubung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan membandingkan sikap Yusuf dengan pengalaman hidupmu sendiri.
  2. Baca baik-baik kartu sikap yang tersedia di bawah ini.
  3. Kerjakan soal-soal berikut satu per satu.
  4. Untuk soal diskusi, kamu boleh berbicara pelan dengan teman sebangkumu selama 3 menit, lalu tuliskan hasil diskusimu.

Pertanyaan:

1. Pasangkan sikap Yusuf di kolom kiri dengan contoh tindakan yang bisa kamu lakukan di sekolah di kolom kanan. Hubungkan dengan garis!

Sikap Yusuf:

  1. Kerja keras
    1. Tabah saat difitnah
    2. Rendah hati
    3. Percaya kepada Tuhan
    4. Pemaaf

Contoh tindakan:

  1. Berdoa sebelum ulangan agar diberi ketenangan
  2. Memaafkan teman yang mengambil pensilku
  3. Belajar sungguh-sungguh meski pelajarannya sulit
  4. Tidak balas dendam saat diejek teman
  5. Tidak sombong ketika mendapat nilai bagus
Ruang gambar

2. Ceritakan satu pengalaman pribadimu saat kamu menghadapi kesulitan atau tantangan (misalnya: nilai jelek, bertengkar dengan teman, gagal dalam lomba). Apa yang kamu rasakan? Apa yang kamu lakukan? Apakah kamu meminta pertolongan Tuhan?

3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Mengapa orang yang mengandalkan pertolongan Tuhan bisa lebih tabah menghadapi kesulitan dibandingkan yang tidak? Tuliskan 2 alasan hasil diskusimu.

Soal nomor 1: diagram garis penghubung — dua kolom berisi 5 item masing-masing, dengan ruang untuk menggambar garis penghubung di antara keduanya. Soal nomor 2: kotak uraian dengan minimal 6 baris tulis. Soal nomor 3: kotak diskusi dengan label 'Alasan 1' dan 'Alasan 2', masing-masing 3 baris.

Kegiatan 3: Aku Bisa Seperti Yusuf! — Rencanaku Meraih Prestasi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil warna atau krayon untuk menggambar
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya kamu membuat rencana aksimu sendiri!
  2. Pikirkan satu prestasi atau tujuan yang ingin kamu raih di sekolah atau di rumah.
  3. Isi tabel 'Rencana Prestasiku' dengan jujur dan penuh semangat.
  4. Setelah mengisi tabel, gambar wajahmu yang sedang bersemangat di kotak gambar yang tersedia — tambahkan kata-kata penyemangat di sekitarnya!
  5. Jika sudah selesai, bacakan rencanamu kepada teman di sebelahmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu prestasi atau tujuan yang ingin kamu raih (contoh: naik kelas dengan nilai baik, bisa membaca lancar, menang lomba olahraga, rajin membantu orang tua).

2. Lengkapi tabel 'Rencana Prestasiku' berikut ini:

Kolom 1 — Kesulitan atau tantangan yang mungkin aku hadapi
Kolom 2 — Cara yang akan aku lakukan untuk mengatasinya (kerja keras)
Kolom 3 — Doaku kepada Tuhan untuk mendukung rencanaku

Ruang tabel jawaban

3. Gambarkan wajahmu yang penuh semangat di kotak di bawah ini! Tambahkan 1 kata penyemangat atau ayat pendek yang membantumu tetap kuat (contoh: 'Aku bisa!', 'Tuhan selalu bersamaku', 'Jangan menyerah!').

Ruang gambar

4. Seperti Yusuf yang selalu berdoa dan mengandalkan Tuhan, tuliskan doa pendekmu sendiri kepada Tuhan agar Ia membantumu meraih prestasi dan menghadapi cobaan dengan tabah.

Soal nomor 1: kotak isian satu baris dengan label 'Tujuan Prestasiku:'. Soal nomor 2: tabel 3 kolom dengan 3 baris isian kosong. Soal nomor 3: kotak gambar ukuran sekitar 6x6 cm dengan ruang di sekelilingnya untuk menulis kata penyemangat. Soal nomor 4: kotak doa dengan hiasan bingkai sederhana, minimal 5 baris tulis.

REFLEKSI

1. Setelah belajar tentang kisah Yusuf hari ini, satu hal penting apa yang paling berkesan bagimu? Mengapa hal itu terasa penting?

2. Pernahkah kamu merasa seperti Yusuf — menghadapi cobaan yang terasa berat? Apa yang membantumu untuk tetap kuat saat itu?

3. Mulai hari ini, satu sikap Yusuf mana yang paling ingin kamu terapkan dalam hidupmu? Bagaimana caramu melakukannya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.