LKPDPertemuan 2Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menceritakan Penyertaan dan Karya Keselamatan Allah Melalui Tokoh Yusuf bagi Keluarganya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menceritakan Penyertaan dan Karya Keselamatan Allah Melalui Tokoh Yusuf bagi Keluarganya".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menceritakan Penyertaan dan Karya Keselamatan Allah Melalui Tokoh Yusuf bagi Keluarganya

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menceritakan Penyertaan dan Karya Keselamatan Allah Melalui Tokoh Yusuf bagi Keluarganya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenceritakan Penyertaan dan Karya Keselamatan Allah Melalui Tokoh Yusuf bagi Keluarganya
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menceritakan karya keselamatan Allah melalui tokoh Yusuf

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk dan kisah Kitab Suci tentang Yusuf dengan saksama.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompok saat berdiskusi dan bercerita.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi pada lembar kerja yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Perjalanan Yusuf dan Karya Keselamatan Allah

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks ringkasan kisah Yusuf
  • Alat tulis/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah Yusuf berikut ini bersama teman sebangkumu.
  2. Kisah: Yusuf adalah anak Yakub yang disayangi ayahnya. Saudara-saudaranya merasa iri lalu menjual Yusuf ke tanah Mesir. Di Mesir, Yusuf difitnah hingga dimasukkan ke dalam penjara. Namun, Allah selalu menyertai Yusuf dan memberinya karunia mengartikan mimpi Firaun tentang datangnya masa kelaparan. Raja Firaun kemudian mengangkat Yusuf menjadi penguasa di Mesir untuk mengelola persediaan gandum. Ketika bencana kelaparan melanda seluruh negeri termasuk Kanaan, saudara-saudara Yusuf datang ke Mesir mencari makanan. Yusuf tidak mendendam, melainkan mengampuni dan menyelamatkan keluarganya dari bencana kelaparan.
  3. Jawablah pertanyaan penelusuran cerita pada tabel yang disediakan untuk memahami alur karya keselamatan Allah melalui Yusuf.

Pertanyaan:

1. Apa saja peristiwa cobaan yang dialami Yusuf sebelum menjadi penguasa di Mesir?

2. Bagaimana Allah menyertai dan memakai Yusuf saat berada di Mesir?

3. Bagaimana karya keselamatan Allah terwujud bagi keluarga Yusuf melalui peristiwa bencana kelaparan?

Tersedia 3 kotak isian bergaris untuk menuliskan jawaban nomor 1, 2, dan 3 secara terperinci.

Kegiatan 2: Menyusun Rantai Cerita Keselamatan Allah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu peristiwa cerita Yusuf
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan 4 kartu peristiwa acak tentang karya keselamatan Allah melalui Yusuf di bawah ini:
  2. Kartu A: Yusuf memaafkan saudara-saudaranya dan membagikan gandum sehingga keluarganya selamat dari bencana kelaparan.
  3. Kartu B: Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya dan dibawa ke Mesir lalu masuk ke dalam penjara.
  4. Kartu C: Terjadi bencana kelaparan yang hebat sehingga saudara-saudara Yusuf datang ke tanah Mesir mencari bahan makanan.
  5. Kartu D: Allah menyertai Yusuf sehingga dapat menafsirkan mimpi Firaun dan diangkat menjadi penguasa persediaan makanan di Mesir.
  6. Urutkan keempat kartu tersebut dari awal hingga akhir menjadi urutan cerita yang tepat.
  7. Tuliskan nomor urut dan rangkailah kembali urutan peristiwa tersebut menjadi sebuah paragraf cerita ringkas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan huruf kartu peristiwa yang benar dari tahap awal hingga akhir!

2. Rangkailah keempat kartu yang sudah urut tersebut menjadi sebuah cerita runtut tentang bagaimana Allah menyelamatkan keluarga Yusuf!

Format tabel 2 baris: Baris 1 untuk menuliskan urutan huruf kartu (B - D - C - A); Baris 2 berupa kotak bergaris lebar (6-8 baris) untuk menuliskan rangkaian paragraf cerita.

Kegiatan 3: Menceritakan Karya Keselamatan Allah di Depan Teman

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Rubrik ceklis penceritaan lisan
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok berpasangan (2 orang).
  2. Secara bergantian, ceritakanlah kisah karya keselamatan Allah melalui Yusuf kepada teman pasanganmu dengan alur: (1) Cobaan yang dialami Yusuf, (2) Pertolongan Allah yang menyertai Yusuf di Mesir, dan (3) Penyelamatan keluarga Yusuf dari kelaparan.
  3. Teman yang mendengarkan memberikan tanda centang pada lembar penilaian cerita teman.
  4. Lakukan aktivitas ini secara bergantian hingga kedua murid selesai menceritakan kisah Yusuf.
  5. Gunakan sisa waktu untuk menyelesaikan refleksi pribadi dan mendengarkan penguatan dari guru.

Pertanyaan:

1. Ceritakan secara lisan kepada pasanganmu bagaimana Allah menyelamatkan keluarga Yusuf! Isilah lembar ceklis penceritaan untuk temanmu:

Ruang tabel jawaban

Tabel ceklis evaluasi sebaya dengan kolom: [Nama Pencerita] | [Unsur Cerita yang Disampaikan: 1. Penderitaan Yusuf, 2. Allah mengangkat Yusuf jadi penguasa, 3. Penyelamatan keluarga dari kelaparan] | [Ceklis: Ya / Belum] | [Catatan singkat teman].

REFLEKSI

1. Bagian mana dari kisah penyertaan Allah kepada Yusuf yang paling berkesan bagimu?

2. Apakah kamu sudah dapat menceritakan bagaimana Allah menyelamatkan keluarga Yusuf dengan lancar kepada temanmu?

3. Sikap apa dari tokoh Yusuf yang ingin kamu teladani saat menghadapi kesulitan dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.