LKPDPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menunjukkan Contoh Perbuatan Baik sebagai Perwujudan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari Berdasarkan Nasihat Santo Paulus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menunjukkan Contoh Perbuatan Baik sebagai Perwujudan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari Berdasarkan Nasihat Santo Paulus".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 3: Menunjukkan Contoh Perbuatan Baik sebagai Perwujudan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari Berdasarkan Nasihat Santo Paulus

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menunjukkan Contoh Perbuatan Baik sebagai Perwujudan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari Berdasarkan Nasihat Santo Paulus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenunjukkan Contoh Perbuatan Baik sebagai Perwujudan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari Berdasarkan Nasihat Santo Paulus
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menunjukkan contoh perbuatan baik sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah secara singkat sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk dan teks nasihat Santo Paulus dengan saksama.
  • Kerjakan kegiatan secara mandiri atau bersama teman sesuai arahan gurumu.
  • Tunjukkan contoh perbuatan baik dengan jujur dan penuh sukacita.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Tanda Perbuatan Baik Berdasarkan Nasihat Santo Paulus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Agama Katolik Kelas 3
  • Alat tulis/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Simaklah kutipan nasihat Santo Paulus (Roma 12:9-12): 'Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat... bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!'
  2. Perhatikan 4 tindakan anak pada tabel pertanyaan nomor 1.
  3. Berilah tanda centang (V) pada kolom 'Perbuatan Baik' jika tindakan itu menunjukkan perbuatan baik wujud iman, atau pada kolom 'Bukan Perbuatan Baik' jika tindakan itu tidak sesuai nasihat Santo Paulus.
  4. Tunjukkan kata atau frasa dari nasihat Santo Paulus yang mendasari pilihanmu.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan mana tindakan yang merupakan perbuatan baik dan bukan perbuatan baik pada 4 situasi berikut: a) Menyapa dan memberi salam lebih dulu kepada guru; b) Membiarkan teman yang jatuh tersandung di halaman; c) Meminjamkan pensil kepada teman yang lupa membawa dengan ramah; d) Berpura-pura tersenyum tetapi mengejek teman di belakang.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan kutipan Roma 12:9-12, tunjukkan 2 contoh sikap batin orang beriman saat menghadapi kesulitan atau kesesakan sehari-hari!

Format tabel untuk nomor 1 memiliki 4 baris situasi dengan 3 kolom: [Situasi Tindakan | Perbuatan Baik (V) | Bukan Perbuatan Baik (V)]. Nomor 2 disediakan 2 baris isian singkat.

Kegiatan 2: Menunjukkan Perbuatan Baik di Rumah, Sekolah, dan Lingkungan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Santo Paulus menasihatkan agar kerajinan kita tidak kendor dalam melakukan kebaikan.
  2. Tunjukkan contoh perbuatan baik yang nyata sebagai wujud imanmu ketika kamu berada di rumah, di sekolah, dan di lingkungan sekitar.
  3. Tuliskan masing-masing 2 contoh perbuatan baik secara konkret pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tunjukkan 2 contoh perbuatan baik wujud iman yang dapat kamu lakukan bersama keluarga di rumah!

2. Tunjukkan 2 contoh perbuatan baik wujud iman yang dapat kamu lakukan bersama teman di sekolah!

3. Tunjukkan 2 contoh perbuatan baik wujud iman yang dapat kamu lakukan di lingkungan masyarakat atau lingkungan alam sekitar!

Tersedia 3 kotak kategori (Di Rumah, Di Sekolah, Di Lingkungan Sekitar) yang masing-masing memuat 2 baris isian berpenomoran.

Kegiatan 3: Memilah Contoh Perbuatan Nyata Wujud Kasih Tanpa Pura-Pura

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu situasi A, B, C, D (tercantum pada teks LKPD)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3-4 anak.
  2. Diskusikan 4 kartu situasi perbuatan berikut dan tunjukkan mana perbuatan yang menunjukkan 'kasih sungguh-sungguh wujud iman' dan mana yang merupakan 'kasih pura-pura': Kartu A (Membantu teman piket hanya jika dilihat guru), Kartu B (Membagikan bekal kepada teman yang lapar tanpa mengharapkan pujian), Kartu C (Mendoakan teman yang sedang sakit walau tidak bertemu langsung), Kartu D (Memuji teman hanya agar diberi contekan).
  3. Tuliskan hasil pemilahan kelompok beserta 1 usulan perbuatan baik yang akan kalian lakukan bersama minggu ini.

Pertanyaan:

1. Dari Kartu A, B, C, dan D, kelompokkan dan tunjukkan kartu mana saja yang merupakan perbuatan baik wujud kasih yang sungguh-sungguh, serta kartu mana yang merupakan kasih pura-pura!

2. Tunjukkan 1 rencana aksi perbuatan baik konkret yang sepakat dilakukan oleh kelompokmu di lingkungan sekolah besok pagi!

Format tabel dua kolom: [Kasih Sungguh-Sungguh (Wujud Iman) | Kasih Pura-Pura], dilanjutkan 1 bidang kotak teks untuk menuliskan rencana aksi kelompok.

REFLEKSI

1. Apakah perbuatan baik yang aku lakukan selama ini sudah sungguh-sungguh berasal dari hati atau masih sering pura-pura?

2. Contoh perbuatan baik apa yang paling mudah dan paling menantang bagiku untuk kulakukan di sekolah hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.