LKPDPertemuan 11Bab 5Fase ASemester 2

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Membiasakan Diri Berdoa dalam Kehidupan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Membiasakan Diri Berdoa dalam Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Membiasakan Diri Berdoa dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Membiasakan Diri Berdoa dalam Kehidupan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMembiasakan Diri Berdoa dalam Kehidupan Sehari-hari
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan waktu-waktu berdoa dalam kehidupan sehari-hari, seperti doa pagi, doa makan, dan doa malam, sebagai bentuk kebiasaan hidup beriman.
  2. Murid dapat menunjukkan kebiasaan berdoa bersama keluarga sebagai wujud iman yang dipraktikkan di lingkungan rumah.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mulai, duduklah dengan tenang dan berdoalah bersama gurumu.
  • Baca setiap petunjuk dengan pelan-pelan. Kalau ada yang tidak mengerti, tanya gurumu ya!
  • Kerjakan setiap kegiatan satu per satu dari nomor 1 sampai 3.
  • Gunakan pensil atau krayon untuk mengisi dan mewarnai.
  • Kerjakan dengan hati yang senang karena kita sedang belajar tentang doa!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kapan Aku Berdoa? 🌅🍽️🌙

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna (untuk mewarnai gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihatlah tiga gambar di bawah ini dengan teliti.
  2. Setiap gambar menunjukkan waktu yang berbeda dalam sehari.
  3. Cocokkan gambar dengan nama waktu berdoa yang tepat dengan cara menarik garis.
  4. Setelah itu, tuliskan satu kata doa yang biasa kamu ucapkan pada setiap waktu itu.

Pertanyaan:

1. Tarik garis dari gambar ke nama waktu berdoa yang tepat! Gambar: (A) anak bangun tidur dan matahari terbit | (B) keluarga duduk di meja makan | (C) anak berbaring di tempat tidur dan ada bulan. Pilihan: Doa Pagi — Doa Makan — Doa Malam.

Ruang gambar

2. Tuliskan! Apa yang kamu doakan saat berdoa pagi? Tuliskan satu kalimat doamu.

3. Lengkapi tabel berikut! Tuliskan waktu berdoa dan apa yang kamu rasakan saat berdoa.

Ruang tabel jawaban

Halaman dibagi dua bagian: (1) Area menarik garis — tiga gambar di sebelah kiri dan tiga nama waktu berdoa di sebelah kanan, dihubungkan dengan garis. (2) Tabel 3 baris 2 kolom dengan header: 'Waktu Berdoa' dan 'Apa yang Aku Rasakan'.

Kegiatan 2: Jadwal Doa Harianku 📅🙏

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris (untuk membuat tabel jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan satu hari penuhmu dari pagi sampai malam.
  2. Perhatikan contoh jadwal harian yang ada di lembar ini.
  3. Gambarlah atau tuliskan kegiatan doamu dalam tabel jadwal harian di bawah.
  4. Setelah mengisi tabel, ceritakan jadwalmu kepada teman sebangkumu.
  5. Dengarkan jadwal temanmu juga, lalu temukan satu persamaan dan satu perbedaan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel jadwal doa harianmu! Tuliskan: waktu (pagi/siang/malam), nama doa, dan bersama siapa kamu berdoa.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah bercerita dengan temanmu, tuliskan: Apa persamaan jadwal doamu dengan temanmu?

3. Menurut kamu, mengapa kita perlu berdoa setiap hari? Ceritakan dengan 1-2 kalimat.

Tabel 3 baris 3 kolom dengan header: 'Waktu', 'Nama Doa', 'Bersama Siapa'. Di bawah tabel tersedia dua kotak isian: satu untuk menuliskan persamaan dengan teman, satu untuk menuliskan jawaban mengapa perlu berdoa setiap hari.

Kegiatan 3: Berdoa Bersama Keluargaku ❤️🏠

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna (untuk menggambar dan mewarnai)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini tentang doa bersama keluarga di rumah.
  2. Perhatikan gambar sebuah keluarga yang sedang berdoa bersama.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengalamanmu sendiri.
  4. Tidak ada jawaban yang salah — ceritakan yang benar-benar kamu alami!
  5. Di bagian akhir, kamu akan menggambar keluargamu sedang berdoa bersama.

Pertanyaan:

1. Apakah kamu pernah berdoa bersama keluarga di rumah? Lingkari jawabanmu: YA / BELUM. Kalau YA, tuliskan: kapan biasanya kamu berdoa bersama keluarga?

2. Siapa saja anggota keluargamu yang ikut berdoa bersama? Tuliskan nama atau sebutannya (contoh: Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Nenek).

3. Bagaimana perasaanmu saat berdoa bersama keluarga? Pilih gambar ekspresi yang sesuai (😊 senang / 🤩 sangat senang / 😐 biasa saja) lalu tuliskan alasannya.

4. Gambarlah keluargamu sedang berdoa bersama di rumah! Beri judul gambarmu.

Ruang gambar

Bagian atas: tiga kotak isian untuk pertanyaan 1, 2, dan 3 dengan ukuran sedang. Bagian bawah: kotak besar kosong berukuran sekitar 10x12 cm untuk menggambar, dengan baris 'Judul Gambar: ___________' di bagian bawahnya.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, waktu berdoa mana yang sudah sering kamu lakukan? Ceritakan!

2. Bagaimana rasanya belajar tentang doa hari ini? Apakah ada hal baru yang kamu ketahui?

3. Mulai besok, satu kebiasaan berdoa apa yang ingin kamu lakukan lebih rutin bersama keluargamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.