LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Tokoh Bayi Yesus, Maria, dan Yusuf melalui Gambar Peristiwa Natal
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menunjukkan Tokoh Bayi Yesus, Maria, dan Yusuf melalui Gambar Peristiwa Natal".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Menunjukkan Tokoh Bayi Yesus, Maria, dan Yusuf melalui Gambar Peristiwa Natal
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1
Bab 4 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Menunjukkan Tokoh Bayi Yesus, Maria, dan Yusuf melalui Gambar Peristiwa Natal INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Mengamati: Menemukan Tokoh dalam Gambar NatalEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada gambar peristiwa Natal, tunjukkan di manakah letak Bayi Yesus dengan memberi tanda lingkaran MERAH pada sosok Bayi yang ada di dalam palungan! Ruang gambar 2. Pada gambar peristiwa Natal, tunjukkan di manakah letak Ibu Maria dengan memberi tanda lingkaran BIRU pada sosok ibu yang berada dekat di samping palungan! Ruang gambar 3. Pada gambar peristiwa Natal, tunjukkan di manakah letak Santo Yusuf dengan memberi tanda lingkaran HIJAU pada sosok bapak yang berdiri menjaga di dekat palungan! Ruang gambar Tersedia satu gambar ilustrasi peristiwa Natal (kandang Betlehem berisi Bayi Yesus di palungan, Ibu Maria di samping palungan, dan Santo Yusuf mendampingi). Murid langsung melingkari tokoh pada gambar: lingkaran MERAH untuk Bayi Yesus, lingkaran BIRU untuk Ibu Maria, dan lingkaran HIJAU untuk Santo Yusuf. Kegiatan 2: Ayo Menghubungkan: Memasangkan Gambar Tokoh dan NamanyaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tunjukkan nama yang tepat untuk Gambar A (sosok Bayi yang terbungkus kain di palungan) dengan menarik garis ke nama tokoh yang sesuai! 2. Tunjukkan nama yang tepat untuk Gambar B (sosok seorang ibu berkerudung kasih) dengan menarik garis ke nama tokoh yang sesuai! 3. Tunjukkan nama yang tepat untuk Gambar C (sosok bapak pelindung keluarga) dengan menarik garis ke nama tokoh yang sesuai! Format lajur dua kolom: Kolom kiri berisi 3 kotak gambar tokoh terpisah (Gambar A: Bayi di palungan, Gambar B: Ibu Maria berkerudung, Gambar C: Bapak Yusuf). Kolom kanan berisi 3 kotak label nama secara acak: [Bapak Yusuf], [Bayi Yesus], [Ibu Maria]. Murid menarik garis penghubung dari kiri ke kanan. Kegiatan 3: Ayo Tunjukkan dan Ceritakan: Menandai Tokoh Kelahiran YesusEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari 4 pilihan gambar berikut, tunjukkan manakah tokoh-tokoh dalam kisah kelahiran Yesus di kandang dengan memberi tanda centang (V) pada kotak di bawah gambar: Kotak 1 (Bayi Yesus di palungan), Kotak 2 (Ibu Maria), Kotak 3 (Mobil polisi), Kotak 4 (Santo Yusuf)! 2. Tunjukkan dengan jarimu pada gambar lembar kerja di hadapan guru: siapakah tokoh utama Sang Juru Selamat yang baru lahir dan dibaringkan di palungan? Tersedia 4 kotak kartu bergambar berjejer dengan kotak centang di bawahnya: (1) Bayi Yesus di palungan [ ], (2) Ibu Maria [ ], (3) Mobil polisi [ ], (4) Santo Yusuf [ ]. Murid memberi tanda centang (V) pada kotak 1, 2, dan 4. REFLEKSI1. Apakah kamu merasa senang melihat dan menunjukkan gambar Bayi Yesus di palungan? 2. Dapatkah kamu menunjukkan kembali gambar Ibu Maria dan Santo Yusuf yang selalu menyayangi Bayi Yesus? 3. Bagaimanakah caramu menyayangi ayah dan ibu di rumah seperti Santo Yusuf dan Ibu Maria merawat Bayi Yesus? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.