LKPDPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Berinteraksi dengan Baik di Lingkungan Sekolah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Berinteraksi dengan Baik di Lingkungan Sekolah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Kelas 1: Berinteraksi dengan Baik di Lingkungan Sekolah

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Berinteraksi dengan Baik di Lingkungan Sekolah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBerinteraksi dengan Baik di Lingkungan Sekolah
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pendalaman Kitab Suci dan cerita, murid mampu menunjukkan sikap berinteraksi dengan baik terhadap guru dan teman di lingkungan sekolah sesuai ajaran Gereja Katolik.
  2. Melalui refleksi dan aksi, murid mampu membiasakan diri berdoa bersama di sekolah sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Sebelum mulai, duduklah dengan tenang dan berdoa bersama gurumu.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan jujur dan penuh semangat!
  • Boleh bertanya kepada guru jika ada yang belum dimengerti.
  • Gunakan pensil warna atau krayon untuk mewarnai gambar jika diminta.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Yesus Punya Banyak Teman — Aku Juga Bisa!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar
  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gurumu akan membacakan cerita pendek tentang Yesus dan teman-teman-Nya (para murid). Dengarkan dengan seksama.
  2. Setelah mendengar cerita, amati gambar yang ada di lembar kerjamu.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini satu per satu.
  4. Untuk pertanyaan bergambar, lingkari atau warnai gambar yang sesuai jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Yesus mempunyai banyak teman. Teman-teman Yesus itu disebut apa? (Lingkari jawaban yang benar)

  1. Musuh b. Murid c. Tetangga

2. Mengapa Yesus mau berteman dengan semua orang? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri!

3. Perhatikan gambar-gambar di bawah ini. Beri tanda ✓ pada gambar yang menunjukkan sikap berteman yang baik di sekolah, dan beri tanda ✗ pada yang tidak baik.

[Gambar 1: Anak menyapa guru dengan senyum]
[Gambar 2: Anak mengejek teman]
[Gambar 3: Anak membantu teman mengambil buku yang jatuh]
[Gambar 4: Anak bermain sendiri dan tidak mau berbagi]

Ruang gambar

4. Tuliskan satu sikap baik yang bisa kamu lakukan kepada gurumu di sekolah!

Jawaban nomor 1 dan 4 ditulis di kotak isian yang tersedia. Nomor 2 ditulis 1-2 kalimat di kotak uraian. Nomor 3 memberi tanda ✓ atau ✗ langsung di bawah setiap gambar.

Kegiatan 2: Aku dan Teman-Temanku di Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan bersama teman sebangkumu.
  2. Saling tanyakan nama dan satu hal kesukaanmu kepada teman sebangku.
  3. Catat jawabannya di tabel yang sudah tersedia.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan diskusi bersama teman sebangkumu.
  5. Tuliskan hasil diskusmu di kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menanyakan langsung kepada teman sebangkumu!

Nama TemanHal yang DisukaiSatu Sikap Baik yang Bisa Aku Lakukan Kepadanya

2. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Apa yang terjadi kalau kita tidak mau berteman dengan baik di sekolah? Tuliskan 2 akibatnya!

3. Tuliskan 2 kata baik yang sering kamu ucapkan kepada teman atau gurumu di sekolah! (Contoh: 'Terima kasih')

Nomor 1 diisi pada tabel 3 kolom: Nama Teman | Hal yang Disukai | Sikap Baik yang Bisa Aku Lakukan. Nomor 2 ditulis 2 kalimat pendek di kotak diskusi. Nomor 3 ditulis di kotak isian bernomor.

Kegiatan 3: Doa Bersama — Ungkapan Syukurku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon untuk menghias kotak doa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebelum mengerjakan kegiatan ini, berdiri dan berdoa bersama seluruh kelas dipimpin oleh gurumu.
  2. Setelah berdoa, duduk kembali dan jawab pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur.
  3. Pada bagian terakhir, kamu akan membuat doa pendek dengan kalimatmu sendiri.
  4. Hias doa buatanmu dengan gambar bintang atau hati di sekitar kotaknya!

Pertanyaan:

1. Kita baru saja berdoa bersama. Bagaimana perasaanmu setelah berdoa bersama teman-teman? Lingkari gambar ekspresi yang sesuai!

😊 Senang 😐 Biasa saja 😔 Tidak suka

Ruang gambar

2. Kapan saja kita bisa berdoa bersama di sekolah? Tuliskan 2 contoh waktu berdoa bersama di sekolah!

3. Sekarang, buat doa pendek untuk teman-temanmu di sekolah! Gunakan kalimatmu sendiri. Tuliskan dalam kotak doa di bawah ini.

Contoh awal: 'Ya Tuhan yang baik, terima kasih karena ...'

Nomor 1: lingkari salah satu ekspresi. Nomor 2: tulis di kotak isian bernomor 1 dan 2. Nomor 3: tulis doa di kotak besar bergaris (5-6 baris) dan dihias dengan gambar sederhana di pinggirnya.

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar tentang berteman yang baik di sekolah. Satu sikap baik yang sudah aku lakukan hari ini adalah ...

2. Yesus mengasihi semua orang. Apakah aku sudah mengasihi teman-temanku hari ini? Ceritakan satu caranya!

3. Berdoa bersama membuat hatiku terasa ... Aku ingin terus berdoa bersama karena ...

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.