LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Makna Iman kepada Qada dan Qadar serta Hubungannya dengan Ikhtiar dan Doa
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Makna Iman kepada Qada dan Qadar serta Hubungannya dengan Ikhtiar dan Doa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Makna Iman kepada Qada dan Qadar serta Hubungannya dengan Ikhtiar dan Doa
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9
Bab 7 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D) Topik: Makna Iman kepada Qada dan Qadar serta Hubungannya dengan Ikhtiar dan Doa INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memahami Makna Qada dan QadarEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan qada! 2. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan qadar! 3. Apa perbedaan utama antara qada dan qadar? Jelaskan dengan contoh sederhana! 4. Tuliskan satu ayat Al-Qur'an atau hadis tentang qada dan qadar, kemudian jelaskan makna yang terkandung di dalamnya! Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf yang rapi. Untuk pertanyaan nomor 4, tuliskan ayat/hadis terlebih dahulu (boleh terjemahan), baru penjelasan maknanya minimal 3-4 kalimat. Kegiatan 2: Menjelajahi Hubungan Qada-Qadar dengan Ikhtiar dan DoaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan contoh nyata dari kehidupan kalian! Ruang tabel jawaban 2. Mengapa kita tetap harus berikhtiar dan berdoa meskipun sudah beriman kepada qada dan qadar Allah? Jelaskan pendapat kelompokmu! 3. Berdasarkan diskusi kelompok, tuliskan 3 sikap yang harus dimiliki seorang Muslim yang beriman kepada qada dan qadar! Untuk pertanyaan 1, buat tabel dengan 5 kolom: (1) Situasi/Peristiwa, (2) Bentuk Ikhtiar, (3) Bentuk Doa, (4) Sikap terhadap Hasil, (5) Hikmah/Pelajaran. Isi minimal 3 contoh situasi. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulis dalam bentuk paragraf atau poin-poin yang jelas. Kegiatan 3: Merancang Infografis: Meraih Ketenangan Jiwa dengan TawakalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah infografis dengan tema 'Meraih Ketenangan Jiwa dengan Tawakal atas Qada dan Qadar Allah Swt.' yang mencakup minimal 4 elemen berikut: pengertian tawakal, langkah mewujudkan tawakal, manfaat tawakal, dan dalil naqli (ayat/hadis). Ruang gambar 2. Jelaskan mengapa tawakal dapat membawa ketenangan jiwa bagi seorang Muslim! Untuk pertanyaan 1, buat infografis di kertas plano/HVS dengan ukuran A3. Boleh dibuat manual (gambar tangan) atau digital (jika ada fasilitas). Untuk pertanyaan 2, tulis penjelasan minimal 5 kalimat di bawah infografis atau di lembar terpisah. REFLEKSI1. Setelah mempelajari tentang qada dan qadar, perubahan apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan sehari-harimu? (Misalnya: dalam belajar, menghadapi masalah, atau berinteraksi dengan orang lain) 2. Ceritakan satu pengalaman pribadimu ketika kamu harus bersabar dan bertawakal atas qada dan qadar Allah. Apa pelajaran yang kamu ambil dari pengalaman tersebut? 3. Bagaimana iman kepada qada dan qadar dapat membantumu menjadi pribadi yang lebih optimis, sabar, dan tenang dalam menghadapi tantangan hidup? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.