LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Pengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi Islami di Kehidupan Nyata dan Media Sosial

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 9 dengan topik "Pengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi Islami di Kehidupan Nyata dan Media Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 9: Pengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi Islami di Kehidupan Nyata dan Media Sosial

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 9

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi Islami di Kehidupan Nyata dan Media Sosial

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPengertian dan Jenis-Jenis Komunikasi Islami di Kehidupan Nyata dan Media Sosial
Alokasi Waktu2 × 40 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan pengertian dan jenis-jenis komunikasi Islami serta mengidentifikasi contoh perilaku komunikasi Islami dalam kehidupan sehari-hari termasuk di media sosial.
  2. Murid dapat meyakini bahwa komunikasi Islami merupakan perintah Allah Swt. dan bersikap kritis terhadap konten hoax di media sosial dengan berlandaskan nilai husnuzan dan kasih sayang kepada sesama.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan alat tulis, buku catatan, dan pastikan kamu dalam kondisi tenang serta siap belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum memulai.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu jika diminta, namun tetaplah menyampaikan pendapat pribadi dengan jujur.
  • Manfaatkan gawai atau akses internet hanya untuk Kegiatan 3 sesuai arahan guru.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Komunikasi Islami di Sekitar Kita

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja ini
  • Alat tulis
  • Contoh percakapan nyata/media sosial (boleh dari ingatan atau tangkapan layar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil (3–4 orang).
  2. Amati dua situasi berikut: (a) percakapan langsung dalam kehidupan sehari-hari (misalnya di kelas, di rumah, atau di tempat umum), dan (b) percakapan di media sosial (misalnya komentar pada unggahan teman, diskusi di grup WhatsApp, atau kolom komentar konten populer). Kamu boleh menggunakan contoh nyata dari pengalamanmu atau hasil pengamatan di sekitarmu.
  3. Tulis hasil pengamatanmu dalam tabel yang disediakan.
  4. Setelah mengisi tabel, diskusikan dengan kelompokmu: apa persamaan dan perbedaan etika komunikasi antara situasi langsung dan media sosial? Tulis jawaban diskusi pada tempat yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel dengan tiga contoh perilaku komunikasi Islami yang kamu temukan pada masing-masing situasi.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu, tuliskan pengertian komunikasi Islami menggunakan bahasamu sendiri.

3. Diskusikan bersama kelompok: apa persamaan dan perbedaan etika komunikasi antara situasi langsung dan media sosial? Tulis tiga poin penting hasil diskusi.

Untuk tabel: buat tabel dengan 3 kolom (No, Contoh Komunikasi Langsung, Contoh di Media Sosial) dengan 3 baris. Untuk uraian: tulis di bawah tabel. Untuk hasil diskusi: tulis dalam poin-poin bernomor.

Kegiatan 2: Menalar Kebenaran: Kritis terhadap Hoax dengan Husnuzan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kasus dari guru
  • Alat tulis
  • Buku catatan
  • Al-Qur'an terjemah (jika memungkinkan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetaplah duduk dalam kelompok yang sama.
  2. Bacalah dua kasus singkat yang diberikan guru (atau tersaji di papan tulis/slide): Kasus A: Sebuah pesan berantai di grup kelas berisi informasi bahwa temanmu menyontek saat ujian, padahal belum jelas buktinya. Kasus B: Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan bahwa seorang tokoh masyarakat melakukan perbuatan tercela tanpa menyertakan sumber terpercaya.
  3. Untuk setiap kasus, jawablah pertanyaan yang diberikan. Gunakan prinsip husnuzan (berprasangka baik) dan kasih sayang.
  4. Setelah selesai, presentasikan hasil kerja kelompokmu secara singkat di depan kelas (perwakilan).

Pertanyaan:

1. Jika kamu menerima pesan seperti Kasus A, langkah apa yang akan kamu lakukan sebagai muslim yang kritis dan mengedepankan husnuzan? Jelaskan minimal tiga langkah.

2. Bagaimana seharusnya kamu memberikan komentar terhadap unggahan di Kasus B agar tetap mencerminkan etika komunikasi Islami? Tulis contoh kalimat komentarmu.

3. Mengapa bersikap kritis dan husnuzan terhadap konten di media sosial merupakan perwujudan dari perintah Allah Swt.? Kaitkan dengan salah satu dalil naqli (ayat atau hadis) yang kamu ketahui.

Siapkan kertas kosong atau gunakan buku catatan. Tulis jawaban untuk setiap nomor dengan jelas, sertakan nomor pertanyaan. Untuk nomor 5, tulis komentar dalam bentuk kalimat utuh seperti di media sosial. Untuk nomor 6, tulis dalil beserta penjelasan singkat.

Kegiatan 3: Kreasi Pesan Islami: Membuat Unggahan Positif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong atau buku gambar kecil
  • Pensil warna/spidol (opsional)
  • Contoh unggahan media sosial (boleh dari pengalaman)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri.
  2. Bayangkan kamu akan mengunggah sesuatu di media sosial favoritmu (Instagram, TikTok, WhatsApp Story, dll). Buatlah satu rancangan unggahan (postingan) yang berisi pesan ajakan untuk berkomunikasi Islami atau melawan penyebaran hoax.
  3. Rancangan harus mencakup: (a) jenis media sosial yang dipilih, (b) teks/caption lengkap, (c) gambar/desain visual (jika tidak memungkinkan gambar, deskripsikan dengan kata-kata), dan (d) tiga nilai Islami yang terkandung dalam unggahanmu.
  4. Tulis rancangan tersebut pada lembar yang disediakan.
  5. Setelah selesai, tukarkan hasil karyamu dengan teman sebangku dan berilah masukan santun satu sama lain.

Pertanyaan:

1. Buatlah rancangan unggahan media sosial yang berisi pesan ajakan berkomunikasi Islami atau melawan hoax.

Siapkan selembar kertas atau gunakan format: Nama Siswa: ..., Platform: ..., Caption: ..., Deskripsi Visual: ..., Nilai Islami: (sebutkan 3). Tulis dengan kreatif, boleh disertai sketsa sederhana.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, bagian mana yang paling membuatmu sadar akan pentingnya menjaga lisan dan tulisan dalam komunikasi? Ceritakan pengalaman singkatmu!

2. Seberapa yakin kamu mampu menerapkan komunikasi Islami di media sosial setelah mempelajari materi ini? Skala 1–10, jelaskan alasannya.

3. Apa komitmen konkret yang akan kamu lakukan minggu ini untuk menghindari penyebaran hoax dan meningkatkan husnuzan di lingkungan pertemananmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.