LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Penyelesaian Masalah Jual Beli, Hutang Piutang, dan Riba di Era Modern
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Penyelesaian Masalah Jual Beli, Hutang Piutang, dan Riba di Era Modern". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Penyelesaian Masalah Jual Beli, Hutang Piutang, dan Riba di Era Modern
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 9 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Penyelesaian Masalah Jual Beli, Hutang Piutang, dan Riba di Era Modern INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Muamalah: Menganalisis Kasus Transaksi ModernEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus A: Rina membeli smartphone secara kredit di toko elektronik dengan sistem cicilan 12 bulan tanpa bunga, tetapi harga kredit Rp 6.000.000 sedangkan harga tunai Rp 5.000.000. Analisislah: Apakah transaksi ini termasuk jual beli yang sah menurut fikih muamalah? Apakah ada unsur riba? Jelaskan alasanmu! 2. Kasus B: Budi meminjam uang Rp 2.000.000 kepada Anton untuk modal usaha. Anton mensyaratkan Budi harus mengembalikan Rp 2.500.000 dalam 6 bulan. Analisislah: Apakah transaksi ini mengandung riba? Jelaskan dalilnya! 3. Kasus C: Siti berbelanja di marketplace menggunakan fitur 'bayar nanti' (paylater) tanpa bunga untuk tempo 30 hari. Analisislah: Apakah transaksi digital ini sesuai dengan fikih muamalah? Apa yang harus diperhatikan Siti agar transaksinya tetap sesuai syariah? 4. Kasus D: Pak Ahmad menabung di bank konvensional dan mendapat bunga 5% per tahun. Analisislah: Bagaimana hukum bunga bank dalam perspektif fikih muamalah? Apa alternatif yang lebih sesuai syariah? Tuliskan analisis setiap kasus dalam bentuk paragraf (5-7 kalimat) yang memuat: identifikasi masalah, analisis sesuai fikih muamalah, dalil/dasar hukum, dan kesimpulan/saran. Kegiatan 2: Memburu Dalil: Identifikasi Landasan Syariah MuamalahEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel dalil berikut tentang jual beli, hutang piutang, dan riba! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan dalil-dalil yang kalian temukan, tuliskan 3 hikmah mengapa Islam melarang riba dan mewajibkan kejujuran dalam bermuamalah! Gunakan tabel 5 kolom: No | Sumber Dalil (Surat:Ayat/Nama Perawi) | Terjemahan/Isi Dalil | Keterangan Relevansi dengan Muamalah Modern | Kategori (Jual Beli/Hutang Piutang/Riba/Akhlak). Untuk pertanyaan 2, tulis dalam bentuk poin-poin dengan penjelasan singkat. Kegiatan 3: Komitmen Amanah: Rencana Aksi PribadikuEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ceritakan satu pengalaman bermuamalah yang pernah kamu alami (boleh pengalaman sukses atau kesalahan). Apa pelajaran yang kamu ambil dari pengalaman tersebut? 2. Identifikasi 3 situasi di kehidupanmu sehari-hari di mana kamu perlu menerapkan sikap amanah dalam bermuamalah (misalnya: saat jajan, beli online, pinjam barang teman, dapat uang saku, dll). 3. Buatlah komitmen pribadi: Tuliskan 3 tindakan konkret yang akan kamu lakukan mulai minggu ini untuk menjadi pribadi yang lebih amanah dalam bermuamalah! Tulis jawaban dalam bentuk paragraf untuk pertanyaan 1, dan bentuk poin-poin (numbering) untuk pertanyaan 2 dan 3. Jawablah dengan jujur karena ini adalah refleksi dan komitmen pribadi untuk perbaikan dirimu sendiri. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik atau mengejutkan yang kamu pelajari hari ini tentang muamalah di era modern? 2. Bagaimana pembelajaran hari ini mengubah pandanganmu tentang transaksi sehari-hari (belanja online, hutang piutang dengan teman, menabung)? 3. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan dalam menerapkan prinsip muamalah Islami di era modern? Bagaimana kamu akan mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.