LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif Bab 3: Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 8 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 8: Asesmen Sumatif Bab 3: Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 8
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 8 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Pilihan Ganda: Memahami Amanah dan JujurEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Amanah berarti pemenuhan hak-hak oleh manusia, baik terhadap Allah Swt., orang lain, maupun dirinya sendiri. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan sikap amanah adalah...
2. Jujur adalah kesesuaian antara lahir dan batin, ucapan dan perbuatan, serta berita dan fakta. Contoh perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari adalah...
3. Perhatikan dalil berikut: Ayat di atas menjelaskan tentang...
4. Seorang murid menemukan dompet temannya yang tertinggal di kelas. Sikap amanah yang seharusnya dilakukan adalah...
5. Hikmah dari berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari adalah...
6. Seseorang yang tidak menjaga amanah akan mengalami kerugian, salah satunya adalah...
7. Contoh sikap amanah terhadap Allah Swt. adalah...
8. Rasulullah SAW dikenal dengan gelar Al-Amin yang artinya...
9. Sifat yang bertentangan dengan kejujuran adalah...
10. Seseorang yang menjaga amanah dan kejujuran akan mendapatkan kebahagiaan...
Tulis jawabanmu dengan memberi tanda silang (X) pada huruf pilihan yang benar di samping nomor soal. Kegiatan 2: Uraian: Mendalami Makna Amanah dan JujurEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jelaskan pengertian amanah dan jujur menurut pemahamanmu! Tuliskan dengan kalimatmu sendiri. 2. Tuliskan masing-masing satu contoh sikap amanah terhadap:
3. Sebutkan tiga hikmah atau manfaat dari berperilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari! 4. Ceritakan satu pengalaman nyata dalam hidupmu ketika kamu berhasil menjaga amanah atau bersikap jujur! Apa yang kamu rasakan setelah melakukannya? 5. Mengapa sikap amanah dan jujur sangat penting untuk dimiliki oleh seorang muslim? Jelaskan kaitannya dengan iman kepada Allah Swt.! Tulislah jawabanmu dengan lengkap dan rapi pada kolom yang disediakan di bawah setiap pertanyaan. Gunakan 3-5 kalimat untuk setiap jawaban. Kegiatan 3: Analisis Kasus: Menerapkan Amanah dan Jujur dalam KehidupanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. KASUS A: Pertanyaan:
2. KASUS B: Pertanyaan:
Tulislah analisis dan jawabanmu untuk setiap kasus pada kolom yang disediakan. Gunakan 4-6 kalimat untuk setiap jawaban dengan argumentasi yang jelas. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan asesmen ini, apakah kamu merasa sudah memahami dengan baik tentang pengertian, cara berperilaku, dan hikmah dari sikap amanah dan jujur? 2. Dalam kehidupan sehari-harimu, di situasi apa kamu merasa paling sulit untuk bersikap amanah dan jujur? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaikinya? 3. Apa komitmenmu setelah mempelajari bab ini untuk menjadi pribadi yang lebih berintegritas dengan sifat amanah dan jujur? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.