LKPDPertemuan 4Bab 8Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 8: Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 8: Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 8: Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 8 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 8: Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikAsesmen Sumatif Bab 8: Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pengertian gibah, dalil larangannya, dan dampak negatifnya terhadap kehidupan sosial dengan benar.
  2. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang pengertian tabayun, dalil perintahnya, hikmahnya, serta kemampuan membedakan gibah dengan kritik yang konstruktif dengan tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum menjawab.
  • Kerjakan secara mandiri dan jujur — ini adalah asesmen sumatif untuk mengukur pemahamanmu sendiri.
  • Tulis jawabanmu dengan rapi dan lengkap pada ruang yang telah disediakan.
  • Kelola waktumu dengan baik: perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan.
  • Jika ada kata atau kalimat yang kurang dipahami, tandai dan tanyakan kepada guru sebelum asesmen dimulai.
  • Jawaban yang baik bukan sekadar pendek atau panjang, melainkan tepat, jelas, dan sesuai dalil atau fakta yang telah kamu pelajari.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1 — Aku Paham Gibah: Dari Definisi hingga Dampaknya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pena/pensil)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan cermat setiap pertanyaan di bawah ini.
  2. Untuk soal isian, tuliskan jawaban singkat yang tepat.
  3. Untuk soal uraian, kembangkan jawabanmu minimal 2–3 kalimat.
  4. Untuk soal tabel, isi setiap kolom dengan informasi yang lengkap.
  5. Kerjakan secara berurutan agar pemahamanmu tersusun dengan runtut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pengertian gibah menurut bahasa dan menurut istilah (syariat Islam) secara lengkap!

2. Perhatikan penggalan ayat Al-Qur'an berikut:

'…وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ…'
(QS. Al-Hujurat: 12)

  1. Tuliskan arti penggalan ayat tersebut!
    1. Jelaskan maksud perumpamaan 'memakan daging saudaranya yang sudah mati' dalam ayat ini!

3. Lengkapi tabel berikut ini dengan dampak negatif gibah pada masing-masing lingkungan kehidupan!

Ruang tabel jawaban

4. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa gibah adalah 'menyebut saudaramu dengan sesuatu yang dibencinya'. Seorang teman berdalih, 'Bukan gibah dong, soalnya yang aku ceritakan memang benar!' Apakah alasan teman tersebut bisa membenarkan perbuatannya? Jelaskan pendapatmu berdasarkan pemahaman tentang gibah!

Untuk soal no. 1, 2, dan 4: tulis jawaban uraian dalam kotak yang tersedia (minimal 3–5 baris per soal). Untuk soal no. 3: isi tabel 2 kolom — kolom kiri 'Lingkungan' (Keluarga / Sekolah / Masyarakat), kolom kanan 'Dampak Negatif Gibah'.

Kegiatan 2: Kegiatan 2 — Tabayun: Seni Mengecek Kebenaran Informasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pena/pensil)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap pertanyaan dengan teliti.
  2. Untuk soal isian singkat, jawab dengan kata atau frasa yang tepat.
  3. Untuk soal uraian, tuliskan jawabanmu secara runtut dan lengkap.
  4. Pada soal analisis skenario (no. 5), bayangkan kamu benar-benar ada dalam situasi tersebut sebelum menjawab.
  5. Gunakan pengetahuanmu tentang dalil dan konsep tabayun yang telah dipelajari.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pengertian tabayun secara lengkap — apa artinya, dan bagaimana cara melakukannya dalam kehidupan sehari-hari?

2. Perhatikan firman Allah SWT berikut:

'يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا…'
(QS. Al-Hujurat: 6)

  1. Tuliskan arti ayat di atas!
    1. Siapakah yang dimaksud dengan 'orang fasik' dalam konteks ayat ini, dan mengapa kita diperintahkan untuk melakukan tabayun terhadap berita yang ia bawa?

3. Sebutkan minimal 4 hikmah atau manfaat melakukan tabayun dalam kehidupan sehari-hari!

4. Baca skenario berikut, lalu jawab pertanyaannya!

Skenario: Dinda menerima pesan berantai di WhatsApp yang menyebutkan bahwa teman sekelasnya, Fajar, ketahuan menyontek saat ujian. Pesan itu menyebar cepat dan banyak teman yang langsung memusuhi Fajar. Fajar membantah keras tuduhan tersebut.

Pertanyaan:

  1. Apa kesalahan yang dilakukan oleh teman-teman yang langsung memusuhi Fajar?
    1. Langkah tabayun seperti apa yang seharusnya dilakukan sebelum menyebarkan atau mempercayai pesan tersebut?
    2. Apa dampak yang terjadi pada Fajar jika tidak ada yang melakukan tabayun?

Tulis jawaban setiap soal pada kotak uraian yang tersedia (minimal 3–6 baris per soal). Untuk skenario no. 4, beri label jawaban 'a)', 'b)', dan 'c)' secara jelas.

Kegiatan 3: Kegiatan 3 — Gibah atau Kritik? Aku Bisa Membedakannya!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pena/pensil)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini menguji kemampuanmu membedakan antara gibah dan kritik yang konstruktif.
  2. Baca setiap contoh pernyataan atau situasi dengan saksama.
  3. Pada soal tabel (no. 1), tentukan setiap pernyataan termasuk gibah atau kritik konstruktif, lalu beri alasanmu.
  4. Pada soal uraian, jelaskan perbedaan secara konseptual dengan bahasa yang jelas.
  5. Kerjakan dengan jujur dan percaya diri — tidak ada jawaban yang 'aneh' selama kamu bisa menjelaskan alasanmu dengan tepat.

Pertanyaan:

1. Perhatikan tabel pernyataan berikut. Untuk setiap pernyataan, tentukan: (a) termasuk GIBAH atau KRITIK KONSTRUKTIF, dan (b) tuliskan alasanmu!

Pernyataan 1: Rino berkata kepada teman-temannya di kantin, 'Si Budi itu kalau kerja tugas kelompok nggak pernah serius, malas banget!'

Pernyataan 2: Ketua kelas berkata kepada Budi langsung, 'Bud, aku lihat kontribusimu di tugas kelompok masih kurang. Coba lebih aktif ya, supaya hasilnya lebih bagus buat kita semua.'

Pernyataan 3: Seorang reviewer YouTube membuat video yang menjelaskan kekurangan dan kelebihan sebuah produk dengan data dan pengujian nyata.

Pernyataan 4: Dewi memposting di media sosial, 'Guru Matematika kita itu jelasinnya nggak jelas banget, ngajarnya nggak bener deh.'

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan jawabanmu di atas, jelaskan: apa perbedaan utama antara gibah dan kritik yang konstruktif? Sebutkan minimal 3 perbedaan dalam bentuk tabel!

Ruang tabel jawaban

3. Bayangkan kamu aktif di media sosial dan melihat temanmu memposting sesuatu yang menurutmu kurang tepat tentang orang lain. Berdasarkan pemahaman tentang gibah dan tabayun yang telah kamu pelajari, apa yang akan kamu lakukan? Tuliskan rencanamu dalam 4–5 langkah nyata!

Untuk soal no. 1: isi tabel 3 kolom — 'Pernyataan', 'Gibah / Kritik Konstruktif', 'Alasan'. Untuk soal no. 2: isi tabel 3 kolom — 'Aspek Perbedaan', 'Gibah', 'Kritik Konstruktif'. Untuk soal no. 3: tuliskan jawaban uraian berpoin (langkah 1, 2, 3, dst.) dalam kotak yang tersedia.

REFLEKSI

1. Dari semua materi gibah dan tabayun yang sudah kamu pelajari, satu kebiasaan apa yang ingin kamu ubah atau mulai lakukan dalam kehidupan sehari-harimu — terutama saat menggunakan media sosial?

2. Pernahkah kamu tanpa sadar melakukan sesuatu yang ternyata mirip dengan gibah? Bagaimana perasaanmu setelah memahami dampaknya, dan apa yang ingin kamu lakukan sekarang?

3. Menurut kamu, mengapa tabayun menjadi sikap yang sangat penting di era media sosial seperti sekarang ini? Hubungkan jawabanmu dengan pengalamanmu sendiri!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.