LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Pengertian Gibah dan Dampak Negatifnya dalam Kehidupan Sosial
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Pengertian Gibah dan Dampak Negatifnya dalam Kehidupan Sosial". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Pengertian Gibah dan Dampak Negatifnya dalam Kehidupan Sosial
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 8 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Pengertian Gibah dan Dampak Negatifnya dalam Kehidupan Sosial INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyelidiki Makna Gibah: Apa Kata Al-Qur'an dan Hadis?Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan Q.S. al-Hujurat/49:12, Allah SWT mengumpamakan perbuatan gibah seperti apa? Tuliskan perumpamaan tersebut dan jelaskan mengapa Allah menggunakan perumpamaan itu menurutmu. 2. Berdasarkan hadis Nabi di atas, lengkapi tabel berikut untuk merumuskan definisi gibah:
3. Dengan menggabungkan pemahamanmu dari Q.S. al-Hujurat/49:12 dan hadis Nabi, tuliskan definisi gibah dengan kata-katamu sendiri (minimal 3 kalimat). Tulis jawaban pertanyaan 1 dan 3 dalam bentuk paragraf uraian di bawah masing-masing pertanyaan. Untuk pertanyaan 2, isi langsung pada tabel 2 kolom (Unsur dan Penjelasan) yang tersedia. Kegiatan 2: Detektif Sosial: Mengenali Dampak Gibah di Sekitar KitaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi apakah tindakan dalam Skenario A dan Skenario B termasuk gibah atau bukan. Berikan alasanmu berdasarkan definisi gibah yang sudah kamu pelajari di Kegiatan 1.
2. Untuk masing-masing skenario, tuliskan minimal 3 dampak negatif yang terjadi akibat perbuatan gibah tersebut terhadap hubungan sosial. Gunakan tabel berikut:
3. Menurutmu, apa yang seharusnya dilakukan oleh teman-teman Rina (Skenario A) dan warga RT (Skenario B) agar tidak terjadi gibah? Tuliskan masing-masing 2 tindakan konkret yang bisa mereka lakukan. Isi kolom-kolom tabel yang tersedia untuk pertanyaan 1 dan 2. Untuk pertanyaan 3, tulis dalam bentuk daftar bernomor (1) dan (2) untuk masing-masing skenario. Kegiatan 3: Merangkai Pemahaman: Poster Mini Anti-GibahEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rancangan isi poster minimu di sini sebelum menuangkannya ke kotak poster:
2. Setelah kamu mempresentasikan poster minimu dan mendengar komentar temanmu, tuliskan: (a) Satu hal yang paling kamu banggakan dari postermu, dan (b) Satu hal yang ingin kamu perbaiki atau tambahkan. 3. Setelah mempelajari gibah hari ini, tuliskan SATU komitmen nyata yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menghindari perbuatan gibah dalam kehidupan sehari-harimu (di sekolah, di rumah, atau di media sosial). Pertanyaan 1: isi pada baris isian yang tersedia. Pertanyaan 2 dan 3: tulis dalam bentuk paragraf pendek (3-5 kalimat) pada kotak jawaban yang tersedia. Kotak Poster Mini: area kosong berukuran setengah halaman A4 untuk menggambar dan menulis poster. REFLEKSI1. Setelah mempelajari materi hari ini, pernahkah kamu tanpa sadar melakukan gibah, misalnya membicarakan keburukan teman di grup chat atau saat ngobrol? Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa itu termasuk gibah? 2. Bayangkan dirimu adalah Rina atau Pak Budi dalam skenario yang kamu baca tadi. Apa yang kamu rasakan? Apa yang paling ingin kamu katakan kepada orang yang menggibahimu? 3. Satu pelajaran terpenting apa yang kamu ambil dari kegiatan hari ini, dan bagaimana kamu akan menerapkannya dalam pergaulanmu sehari-hari, termasuk di media sosial? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.