LKPDPertemuan 1Bab 7Fase DSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Makna Mawas Diri dan Introspeksi dalam Islam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Makna Mawas Diri dan Introspeksi dalam Islam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Makna Mawas Diri dan Introspeksi dalam Islam

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 7 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Makna Mawas Diri dan Introspeksi dalam Islam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMakna Mawas Diri dan Introspeksi dalam Islam
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat menjelaskan makna mawas diri (muhasabah) dan introspeksi berdasarkan ajaran Islam dengan benar.
  2. Melalui pembelajaran inquiry, murid dapat menghubungkan konsep mawas diri dan introspeksi dengan sikap ikhlas dan husnuzan dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai arahan guru.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pemahaman dan pengalamanmu.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Manfaatkan waktu dengan baik dan kerjakan dengan penuh kesadaran.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelami Makna Mawas Diri (Muhasabah)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ilustrasi cerita di bawah ini dengan saksama.
  2. Renungkan apa yang dialami tokoh dalam cerita.
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan berdasarkan pemahamanmu.
  4. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menuliskan jawaban akhir.

Pertanyaan:

1. Cerita: Rani baru saja bertengkar dengan sahabatnya karena masalah sepele. Di malam harinya, sebelum tidur, Rani merenung: 'Apakah aku terlalu keras dalam berbicara tadi? Apakah aku sudah mencoba memahami perasaan sahabatku? Apa yang seharusnya aku lakukan besok?' — Menurutmu, apa yang sedang dilakukan Rani?

2. Berdasarkan ilustrasi di atas, tuliskan dengan bahasamu sendiri: Apa yang dimaksud dengan mawas diri (muhasabah)?

3. Lengkapi tabel berikut dengan membandingkan dua sikap:

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 3, buatlah tabel dengan 3 kolom: Aspek | Orang yang Melakukan Mawas Diri | Orang yang Tidak Melakukan Mawas Diri. Isi minimal 3 aspek (misalnya: sikap terhadap kesalahan, hubungan dengan orang lain, perkembangan diri).

Kegiatan 2: Menggali Makna Introspeksi dalam Ajaran Islam

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Pensil warna atau spidol (opsional)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah penggalan hadis dan ayat berikut dengan khusyuk.
  2. Pahami makna dari dalil tersebut.
  3. Jawab pertanyaan investigasi untuk menggali pemahaman lebih dalam.
  4. Kerjakan secara individu, kemudian presentasikan hasil temuanmu dalam diskusi kelompok kecil (3-4 orang).

Pertanyaan:

1. Rasulullah saw. bersabda: 'Orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya (muhasabah) dan beramal untuk kehidupan setelah mati.' (HR. Tirmidzi) — Mengapa menurut hadis ini, orang yang melakukan muhasabah disebut 'cerdas'?

2. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Hasyr [59]: 18 yang artinya: 'Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)...' — Apa hubungan ayat ini dengan konsep introspeksi?

3. Buatlah mind map sederhana yang menghubungkan konsep: Mawas Diri (Muhasabah) — Introspeksi — Taqwa — Ikhlas — Husnuzan. Jelaskan keterkaitan antar konsep dalam 3-4 kalimat.

Ruang gambar

Untuk nomor 3, gambar mind map di kotak yang tersedia atau di kertas kosong. Mind map dimulai dari pusat 'Mawas Diri' dan cabang menghubungkan ke konsep-konsep lain. Beri panah atau garis penghubung, lalu tuliskan penjelasan singkat di bawahnya.

Kegiatan 3: Mengaplikasikan Mawas Diri dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Buku catatan pribadi (opsional untuk jurnal lanjutan)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan pengalamanmu sehari-hari di rumah, sekolah, dan lingkungan.
  2. Identifikasi situasi konkret di mana kamu bisa menerapkan mawas diri.
  3. Buatlah rencana aksi pribadi untuk mempraktikkan introspeksi.
  4. Tuliskan dengan jujur dan penuh kesadaran.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman nyata dalam seminggu terakhir di mana kamu merasa telah berbuat salah atau kurang baik (kepada orang tua, teman, guru, atau diri sendiri). Apa yang terjadi?

2. Lakukan introspeksi: Apa kesalahanmu dalam kejadian tersebut? Apa yang seharusnya kamu lakukan? Bagaimana perasaanmu setelah merenung?

3. Buatlah 'Jurnal Muhasabah Harian' untuk 3 hari ke depan. Setiap malam sebelum tidur, tuliskan: Apa perbuatan baikku hari ini? Apa kesalahanku hari ini? Apa yang akan aku perbaiki besok?

Ruang tabel jawaban

4. Bagaimana sikap mawas diri dapat membuatmu menjadi pribadi yang ikhlas dan husnuzan? Jelaskan dengan contoh nyata dari hidupmu.

Untuk nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: Hari Ke- | Perbuatan Baik Hari Ini | Kesalahan Hari Ini | Rencana Perbaikan Besok. Isi untuk 3 hari. Tabel ini akan menjadi komitmen pribadimu.

REFLEKSI

1. Apa hal paling bermakna yang kamu pelajari hari ini tentang mawas diri dan introspeksi?

2. Bagaimana perasaanmu ketika melakukan introspeksi terhadap dirimu sendiri? Apakah mudah atau sulit? Mengapa?

3. Mulai hari ini, kapan waktu terbaik untukmu melakukan muhasabah (mawas diri) setiap hari? Apa yang akan kamu lakukan agar kebiasaan ini terus berlanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.