LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Salat dan Zikir sebagai Wujud Ketakwaan dan Pencegah Perilaku Tercela
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Salat dan Zikir sebagai Wujud Ketakwaan dan Pencegah Perilaku Tercela". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Salat dan Zikir sebagai Wujud Ketakwaan dan Pencegah Perilaku Tercela
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 3 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Salat dan Zikir sebagai Wujud Ketakwaan dan Pencegah Perilaku Tercela INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Memetakan Perilaku Ketakwaan di SekitarkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan contoh perilaku ketakwaan yang mencerminkan pemaknaan salat dan zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar di tiga lingkungan sosial! Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga contoh yang kamu tulis, pilih satu yang paling mudah kamu lakukan. Jelaskan mengapa kamu memilih perilaku tersebut dan bagaimana salat atau zikir membantumu mewujudkannya! Tabel dengan 4 kolom: (1) Lingkungan Sosial, (2) Contoh Perilaku Ketakwaan, (3) Kaitan dengan Salat/Zikir, (4) Perbuatan Keji/Munkar yang Dicegah. Sediakan 3 baris untuk keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk soal nomor 2, sediakan 8-10 baris untuk uraian. Kegiatan 2: Istikamah dalam Salat, Menjauh dari Perilaku TercelaEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus: Andi adalah siswa kelas 7 yang sering terlambat mengerjakan tugas dan kadang menyontek pekerjaan temannya. Ia merasa kebiasaan ini sulit dihentikan. Analisislah: Bagaimana salat dengan istikamah dapat membantu Andi mengubah perilaku tercelanya? Jelaskan minimal 3 cara konkret! 2. Buatlah kesimpulan kelompokmu: Apa hubungan antara istikamah dalam salat dengan pencegahan perilaku tercela dalam kehidupan sehari-hari? Tuliskan dalam 1 paragraf (5-7 kalimat)! 3. Siapkan satu anggota kelompok untuk menjadi 'guru' yang akan menjelaskan hasil diskusi kalian kepada kelompok lain. Tuliskan 3 poin utama yang akan dijelaskan! Untuk soal 1: sediakan ruang kosong berbentuk kotak untuk menuliskan 3 cara konkret (masing-masing 3-4 baris). Untuk soal 2: sediakan 10-12 baris untuk paragraf. Untuk soal 3: sediakan 3 baris bernomor untuk menulis poin-poin. Kegiatan 3: Aku Berkomitmen: Rencana Aksi PribadikuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi satu perilaku tercela yang masih sering kamu lakukan dan ingin kamu hindari. Jelaskan mengapa perilaku ini tercela menurut ajaran Islam! 2. Buatlah rencana aksi pribadi untuk menghindari perilaku tercela tersebut dengan mengaitkannya dengan pelaksanaan salat dan zikir! Gunakan format tabel berikut. Ruang tabel jawaban 3. Tuliskan satu komitmen doa pribadimu yang akan kamu panjatkan setiap selesai salat untuk menguatkan niatmu menghindari perilaku tercela! Untuk soal 1: sediakan 8-10 baris untuk uraian. Untuk soal 2: tabel dengan 5 kolom (Waktu, Aktivitas Salat/Zikir, Tindakan Nyata, Target Mingguan, Teman Pengingat) dan 3 baris untuk diisi. Untuk soal 3: sediakan kotak khusus bergaris 5-6 baris dengan hiasan border untuk penulisan doa. REFLEKSI1. Apa yang paling berkesan bagimu dari pembelajaran tentang salat dan zikir sebagai pencegah perilaku tercela hari ini? 2. Bagaimana kamu akan menerapkan komitmen yang telah kamu buat dalam kehidupan sehari-hari mulai dari sekarang? 3. Tantangan apa yang mungkin kamu hadapi dalam menjaga istikamah salat dan menghindari perilaku tercela? Bagaimana kamu akan mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.