LKPDPertemuan 1Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Makna dan Hakikat Salat serta Zikir dalam Islam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Makna dan Hakikat Salat serta Zikir dalam Islam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 7: Makna dan Hakikat Salat serta Zikir dalam Islam

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Makna dan Hakikat Salat serta Zikir dalam Islam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMakna dan Hakikat Salat serta Zikir dalam Islam
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pembelajaran inkuiri, murid dapat menjelaskan makna salat dan zikir berdasarkan Q.S. al-'Ankabut/29:45 serta dalil pendukungnya dengan benar.
  2. Melalui pembelajaran inkuiri, murid dapat menghubungkan hakikat salat dan zikir dengan pencegahan perbuatan keji dan munkar dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum memulai.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Gunakan Al-Qur'an, buku siswa, atau sumber belajar lain yang tersedia.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pemahamanmu sendiri.
  • Diskusikan hal-hal yang belum kamu pahami dengan teman atau gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengungkap Makna Salat dan Zikir dari Q.S. al-'Ankabut/29:45

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Al-Qur'an dan terjemahannya
  • Buku siswa PAI kelas 7
  • Kamus bahasa Arab (jika ada)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Q.S. al-'Ankabut ayat 45 beserta terjemahannya dengan saksama.
  2. Perhatikan kata-kata kunci dalam ayat tersebut, seperti 'salat', 'zikir', 'fahsya', dan 'munkar'.
  3. Cari makna kata-kata tersebut dari kamus, buku siswa, atau sumber lain.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk memahami makna salat dan zikir secara mendalam.
  5. Tuliskan jawabanmu di kolom yang tersedia dengan bahasa sendiri.

Pertanyaan:

1. Tuliskan terjemahan Q.S. al-'Ankabut ayat 45 yang kamu baca!

2. Apa makna 'salat' menurut pemahamanmu setelah membaca ayat tersebut?

3. Apa makna 'zikir' dalam konteks ayat ini?

4. Lengkapi tabel berikut untuk memahami istilah penting dalam ayat:

Ruang tabel jawaban

Sediakan 3-4 baris untuk setiap uraian. Untuk tabel nomor 4, buat tabel dengan 3 kolom: Istilah | Makna | Contoh Perbuatan, dan 2 baris untuk 'fahsya' dan 'munkar'.

Kegiatan 2: Menghubungkan Salat dan Zikir dengan Kehidupan Nyata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano atau kertas A4 untuk diskusi kelompok
  • Spidol warna-warni
  • Catatan hasil diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu bagaimana salat dan zikir dapat mencegah perbuatan keji dan munkar.
  3. Pikirkan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, rumah, atau masyarakat.
  4. Gunakan pengalaman pribadi atau pengamatan kalian sebagai bahan diskusi.
  5. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi dan siap mempresentasikan.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana salat dapat mencegah seseorang dari berbuat keji dan munkar! Berikan alasanmu!

2. Identifikasi 3 contoh perbuatan keji/munkar yang sering terjadi di lingkungan remaja, lalu jelaskan bagaimana salat dan zikir dapat mencegahnya!

Ruang tabel jawaban

3. Pernahkah kamu merasakan dampak positif dari melaksanakan salat dan zikir secara istikamah? Ceritakan pengalamanmu!

4. Menurut kelompokmu, mengapa ada orang yang sudah salat tetapi masih berbuat munkar? Apa yang kurang dari salat mereka?

Untuk nomor 1, 3, dan 4 sediakan 4-5 baris. Untuk nomor 2, buat tabel dengan 3 kolom: No. | Perbuatan Keji/Munkar | Cara Salat & Zikir Mencegahnya, dengan 3 baris untuk contoh.

Kegiatan 3: Berkreasi: Membuat Quote Inspiratif tentang Salat dan Zikir

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas buffalo (jika membuat versi final)
  • Pensil, pulpen, spidol warna
  • Penggaris
  • Kreativitas dan imajinasi!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah memahami makna dan hakikat salat serta zikir, sekarang saatnya kamu berkreasi!
  2. Buatlah sebuah quote (kata-kata bijak) yang menarik tentang salat dan zikir mencegah perbuatan keji dan munkar.
  3. Quote bisa menggunakan bahasa Indonesia atau kombinasi dengan bahasa Arab.
  4. Kamu boleh menambahkan ilustrasi sederhana atau hiasan untuk mempercantik quote-mu.
  5. Tulis quote-mu di kertas yang disediakan atau kertas selembar.
  6. Quote terbaik akan dipajang di mading kelas atau media sosial kelas (jika ada).

Pertanyaan:

1. Tuliskan quote buatanmu di bawah ini! (Usahakan original dan dari hasil renunganmu sendiri)

2. Jelaskan maksud dari quote yang kamu buat! Mengapa kamu memilih kata-kata tersebut?

3. Buatlah sketsa atau desain sederhana untuk quote-mu! (Boleh hanya kerangka gambar atau hiasan)

Ruang gambar

Untuk nomor 1, sediakan kotak berukuran 10x5 cm untuk menulis quote. Untuk nomor 2, sediakan 3-4 baris. Untuk nomor 3, sediakan ruang kosong ukuran setengah halaman untuk sketsa desain.

REFLEKSI

1. Setelah mengikuti pembelajaran hari ini, apa yang paling berkesan buatmu tentang makna salat dan zikir?

2. Bagaimana kamu akan menerapkan pemahaman tentang salat dan zikir mencegah perbuatan keji dan munkar dalam kehidupan sehari-harimu?

3. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan dalam melaksanakan salat dan zikir secara istikamah? Apa rencanamu untuk mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.