LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Meyakini Iman kepada Qada' dan Qadar melalui Sikap Sabar, Ikhtiar, dan Tawakal
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Meyakini Iman kepada Qada' dan Qadar melalui Sikap Sabar, Ikhtiar, dan Tawakal".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Meyakini Iman kepada Qada' dan Qadar melalui Sikap Sabar, Ikhtiar, dan Tawakal
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 7 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Meyakini Iman kepada Qada' dan Qadar melalui Sikap Sabar, Ikhtiar, dan Tawakal INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Cermin Keyakinan Takdir dalam PeristiwaEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Peristiwa 1: Ahmad telah giat belajar setiap malam dan berdoa sungguh-sungguh untuk ujian semester. Saat hari pengumuman tiba, Ahmad memasrahkan ketetapan nilainya kepada keputusan terbaik dari Allah Swt. Sikap apakah yang ditunjukkan Ahmad dan mengapa sikap tersebut mencerminkan iman kepada takdir? Ruang tabel jawaban 2. Peristiwa 2: Salma ingin menjadi juara lomba membaca Al-Qur'an tingkat kecamatan. Ia mengatur jadwal latihan vokal dan tajwid setiap sore secara teratur bersama gurunya. Sikap apakah yang ditunjukkan Salma dan mengapa sikap tersebut mencerminkan iman kepada takdir? Ruang tabel jawaban 3. Peristiwa 3: Sepeda Hasan rusak akibat tertimpa dahan pohon yang patah saat hujan lebat. Hasan tidak mengeluh ataupun marah, melainkan mengucap kalimat istirja (innalillahi...) dan menerima ketetapan ini dengan lapang dada. Sikap apakah yang ditunjukkan Hasan dan mengapa sikap tersebut mencerminkan iman kepada takdir? Ruang tabel jawaban Tabel 3 baris berisi kolom: [Nomor Peristiwa] | [Pilihan Sikap: Sabar / Ikhtiar / Tawakal] | [Alasan Mengapa Mencerminkan Keyakinan Takdir]. Kegiatan 2: Menelaah Respon Hati Beriman Melalui Studi KasusEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kisah: Tim Cerdas Cermat telah berlatih berbulan-bulan (ikhtiar) dan berdoa sebelum lomba dimulai. Namun di babak final, tim meraih juara kedua, bukan juara pertama seperti yang diharapkan. Jelaskan bagaimana sikap tawakal dan sabar menunjukkan bahwa seseorang benar-benar meyakini qada' dan qadar Allah Swt. dalam kejadian tersebut! 2. Seseorang berkata: 'Jika segala sesuatu sudah ditentukan dalam takdir Allah sejak zaman azali, maka kita cukup diam saja di rumah tanpa perlu belajar atau bekerja.' Kemukakan pendapatmu mengapa ucapan tersebut keliru menurut keyakinan terhadap qada' dan qadar! Kolom jawaban uraian bergaris (minimal 3-4 kalimat per nomor). Kegiatan 3: Bagan Alur Keyakinan: Ikhtiar, Doa, Tawakal, dan SabarEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah kotak alur berikut: Sebelum hasil terjadi kita wajib melakukan [A] dan berdoa, saat menanti hasil kita bersikap [B], dan apabila hasil ketetapan Allah sudah terjadi kita bersikap [C] jika berhasil atau bersikap [D] jika menemui kegagalan! 2. Tuliskan 1 kalimat komitmen pribadimu yang menunjukkan keyakinan kepada takdir Allah Swt. melalui sikap ikhtiar, tawakal, dan sabar dalam belajar! Diagram alur berkotak untuk nomor 1 dan kotak teks komitmen personal berbingkai untuk nomor 2. REFLEKSI1. Setelah mempelajari materi ini, bagaimana caramu menenangkan hati ketika rencana yang sudah kamu susun tidak berjalan sesuai harapan? 2. Sikap manakah di antara ikhtiar, sabar, dan tawakal yang menurutmu masih perlu kamu tingkatkan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan alasannya! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.