LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Dasar Hukum dan Sebab-Sebab Penetapan Halal dan Haram
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Dasar Hukum dan Sebab-Sebab Penetapan Halal dan Haram". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Dasar Hukum dan Sebab-Sebab Penetapan Halal dan Haram
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Dasar Hukum dan Sebab-Sebab Penetapan Halal dan Haram INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menggali Sumber Hukum Halal dan HaramEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Menurut Q.S. al-Maidah/5: 87, siapakah yang berhak menentukan halal dan haram? 2. Apa yang terjadi jika manusia mengharamkan sesuatu yang telah Allah halalkan? 3. Selain Al-Qur'an, sumber hukum Islam lainnya adalah hadis. Tuliskan satu contoh hadis tentang halal dan haram yang kamu temukan di buku siswa halaman 68-69! 4. Lengkapi tabel berikut tentang sumber hukum halal dan haram! Ruang tabel jawaban Sediakan 4-5 baris untuk jawaban nomor 1-3. Untuk nomor 4, buatlah tabel dengan 3 kolom (Sumber Hukum, Penjelasan, Contoh) dan 3 baris. Kegiatan 2: Investigasi Kelompok: Sebab-Sebab Halal dan HaramEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus Kelompok 1: Daging ayam yang disembelih tanpa menyebut nama Allah. Kasus Kelompok 2: Uang hasil menjual barang curian. Kasus Kelompok 3: Susu sapi murni yang diolah dengan bersih. Kasus Kelompok 4: Ikan laut yang dimasak dengan minyak babi. Analisis kasus kelompok kalian dan lengkapi tabel analisis! Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil analisis kelompok kalian, tuliskan kesimpulan: Apa saja yang dapat menyebabkan sesuatu menjadi halal atau haram? 3. Berikan 2 contoh lain dari kehidupan sehari-hari yang menunjukkan pentingnya memperhatikan zat, cara memperoleh, dan proses dalam menentukan halal-haram! Untuk nomor 1, buatlah tabel dengan kolom: Kasus, Hukum (Halal/Haram), Sebab (Zat/Cara Memperoleh/Proses), Alasan. Untuk nomor 2-3, sediakan 5-6 baris untuk jawaban uraian. Kegiatan 3: Aksi Nyata: Detektif Halal di RumahkuEstimasi: 20 menit (di kelas untuk penjelasan dan mulai mengerjakan) + tugas rumah Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel investigasi produk makanan/minuman di rumahmu! Ruang tabel jawaban 2. Dari 5 produk yang kamu periksa, berapa produk yang memiliki logo halal? Apa pendapatmu tentang hal ini? 3. Apa yang akan kamu lakukan mulai sekarang agar selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang halal? 4. Buatlah poster sederhana (bisa digambar atau tulis dengan menarik) dengan tema: 'Makanan Halal, Berkah untuk Keluargaku'. Cantumkan minimal 3 tips memilih makanan halal! Ruang gambar Untuk nomor 1, sediakan tabel dengan 5 kolom dan 6 baris (1 header + 5 produk). Untuk nomor 2-3, sediakan 4-5 baris per pertanyaan. Untuk nomor 4, sediakan ruang kosong setengah halaman untuk menggambar poster atau tempelkan poster terpisah. REFLEKSI1. Apa hal baru yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang dasar hukum dan sebab-sebab halal-haram? 2. Pernahkah kamu atau keluargamu mengalami kebingungan menentukan apakah sesuatu halal atau haram? Ceritakan pengalamanmu! 3. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Allah telah memberikan pedoman yang jelas tentang halal dan haram untuk kebaikan kita? Apa komitmenmu ke depan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.