LKPDPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal serta Haram dalam Syariat Islam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal serta Haram dalam Syariat Islam".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal serta Haram dalam Syariat Islam

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal serta Haram dalam Syariat Islam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal serta Haram dalam Syariat Islam
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan ketentuan makanan minuman yang halal dalam syariat Islam
  2. Menjelaskan ketentuan makanan minuman yang haram dalam syariat Islam

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajar dengan membaca basmalah dan doa bersama.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi kegiatan dengan cermat.
  • Diskusikan instruksi bersama teman kelompokmu secara aktif, tertib, dan saling menghargai.
  • Tuliskan penjelasan jawaban secara jelas pada kolom atau ruang yang telah disediakan.
  • Periksa kembali kelengkapan jawaban kelompok sebelum dikumpulkan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Halal

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PAI Kelas 6
  • Alat tulis (pulpen, penggaris)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan materi ketentuan halal berikut: Makanan dan minuman halal adalah segala jenis konsumsi yang diizinkan oleh syariat Islam untuk dimakan atau diminum. Ketentuan halal ditinjau dari tiga hal: (1) Halal zat asalnya (bendanya suci, baik, bergizi, dan tidak membahayakan tubuh), (2) Halal cara memperolehnya (didapat dengan cara sah seperti membeli atau bekerja jujur, bukan mencuri/menipu), dan (3) Halal cara memprosesnya (diolah secara bersih, hewan disembelih menyebut nama Allah, serta tidak tercampur najis).
  2. Diskusikan bersama teman kelompokmu untuk menjelaskan ketentuan halal pada pertanyaan yang tersedia.
  3. Tuliskan penjelasan kelompokmu pada kolom jawaban yang disiapkan.

Pertanyaan:

1. Jelaskan pengertian makanan dan minuman yang halal menurut syariat Islam!

2. Jelaskan 3 ketentuan halal pada makanan dan minuman (halal zatnya, cara memperolehnya, dan cara memprosesnya) beserta masing-masing 1 contohnya!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Paragraf uraian singkat (3-4 baris). Nomor 2: Tabel 3 kolom [Ketentuan Halal | Penjelasan Ketentuan | Contoh Nyata].

Kegiatan 2: Menjelaskan Ketentuan Makanan dan Minuman yang Haram

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PAI Kelas 6
  • Buku Catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan ketentuan haram berikut: Makanan dan minuman haram adalah segala jenis konsumsi yang dilarang tegas oleh syariat Islam. Keharaman terbagi menjadi dua: (1) Haram 'Aini/Li-dzatihi (haram karena zat asalnya, seperti babi, darah, bangkai hewan darat, dan khamar/minuman beralkohol yang memabukkan), dan (2) Haram Sababi/Li-ghairihi (asal zatnya halal, tetapi menjadi haram karena sebab cara memperoleh atau mengolahnya, seperti makanan hasil curian atau hewan halal yang disembelih untuk sesajen).
  2. Lengkapilah tabel penjelasan ketentuan haram berdasarkan kategori yang tepat bersama teman sekelompokmu.
  3. Berikan penjelasan mengapa jenis konsumsi tersebut dihukumi haram menurut syariat Islam.

Pertanyaan:

1. Jelaskan pengertian makanan dan minuman haram dalam ketentuan hukum syariat Islam!

2. Jelaskan perbedaan ketentuan haram zat asal (haram li-dzatihi) dan haram karena sebab tertentu (haram li-ghairihi), lalu jelaskan alasan keharaman dari 3 benda ini: (a) Daging bangkai ayam, (b) Khamar/minuman keras, (c) Buah mangga hasil mencuri!

Ruang tabel jawaban

Nomor 1: Paragraf uraian 2-3 baris. Nomor 2: Paragraf perbandingan ringkas, dilanjutkan tabel 3 kolom [Nama Benda | Kategori Haram | Penjelasan Alasan Haram].

Kegiatan 3: Eksplorasi Kasus: Menjelaskan Status Ketentuan Halal dan Haram

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Peserta Didik
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua studi kasus singkat tentang makanan dan minuman berikut ini:
  2. Kasus A: Pak Ahmad menyembelih seekor sapi yang sehat dengan pisau tajam dan membaca basmalah, lalu dagingnya dimasak higienis dan dijual ke warung makan.
  3. Kasus B: Seseorang membeli sate kambing yang lezat, tetapi uang yang digunakan untuk membayar berasal dari hasil mengambil dompet orang lain tanpa izin.
  4. Diskusikan dalam kelompok untuk menjelaskan status hukum dan ketentuan syariat Islam dari masing-masing kasus.
  5. Kerjakan pula bagian refleksi di akhir kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Kasus A, jelaskan status kehalalan daging sapi tersebut berdasarkan ketentuan halal zat, cara memperoleh, dan cara memprosesnya!

2. Berdasarkan Kasus B, jelaskan status hukum sate kambing tersebut dan ketentuan apa yang menjadikannya haram dikonsumsi!

Tabel 2 kolom [Identitas Kasus | Uraian Penjelasan Status Ketentuan Syariat], diikuti kolom refleksi murid pada bagian bawah lembar kerja.

REFLEKSI

1. Apa tanda atau ketentuan utama yang kini kamu pahami untuk memastikan makanan yang kamu santap benar-benar halal?

2. Bagaimana caramu menjelaskan kepada teman jika ada makanan halal yang berubah menjadi haram karena cara memperolehnya?

3. Bagian mana dari ketentuan makanan halal dan haram yang menurutmu paling menarik untuk dipelajari lebih lanjut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.