LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Akhlak terhadap Teman dengan Meminta Maaf secara Tulus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menerapkan Akhlak terhadap Teman dengan Meminta Maaf secara Tulus".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menerapkan Akhlak terhadap Teman dengan Meminta Maaf secara Tulus

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 3 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menerapkan Akhlak terhadap Teman dengan Meminta Maaf secara Tulus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenerapkan Akhlak terhadap Teman dengan Meminta Maaf secara Tulus
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan akhlak terhadap teman dengan meminta maaf secara tulus

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap narasi situasi dan instruksi kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dengan tertib saat berdiskusi bersama teman pasanganmu.
  • Tanyakan kepada bapak/ibu guru apabila ada instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyusun Kalimat Permintaan Maaf yang Tulus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis / lembar LKPD
  • Pena/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi peristiwa perselisihan antarteman yang disajikan.
  2. Identifikasi kesalahan yang telah dilakukan pada peristiwa tersebut.
  3. Tuliskan kalimat permintaan maaf yang tulus untuk teman tersebut, yang menunjukkan pengakuan kesalahan dan penyesalan yang sungguh-sungguh tanpa menyalahkan pihak lain.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Kamu tidak sengaja menumpahkan air minum ke buku tulis teman sebangkumu hingga basah dan tulisannya luntur. Tuliskan kalimat permintaan maaf secara tulus yang akan kamu ucapkan langsung kepada temanmu!

2. Situasi B: Kamu datang terlambat 30 menit saat kerja kelompok di rumah temanmu, sehingga teman-temanmu harus menunggu lama. Tuliskan kalimat permintaan maaf secara tulus yang akan kamu sampaikan kepada teman-teman kelompokmu!

Tuliskan jawaban pada kolom uraian teks dengan struktur: (1) Kata permohonan maaf, (2) Pengakuan atas kesalahan yang diperbuat, (3) Ungkapan penyesalan/tanggung jawab langsung.

Kegiatan 2: Menerapkan Permintaan Maaf Langsung kepada Teman

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar observasi berpasangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan bersama teman sebangkumu (Murid A dan Murid B).
  2. Pilihlah salah satu dari dua skenario masalah pertemanan berikut:
  3. Skenario 1: Murid A meminjam pensil warna Murid B lalu lupa mengembalikannya hingga Murid B kesulitan saat pelajaran menggambar.
  4. Skenario 2: Murid B tanpa sengaja menyenggol tempat bekal Murid A hingga makanannya jatuh ke lantai.
  5. Praktikkan secara langsung di depan pasanganmu penerapan akhlak meminta maaf secara tulus (tatap wajah dengan ramah, ucapkan dengan sungguh-sungguh, akui kesalahan, dan ulurkan tangan).
  6. Pasangan yang mendengar memberikan tanda centang pada tabel observasi penerapan yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel observasi penerapan akhlak meminta maaf berikut berdasarkan praktik langsung yang dilakukan oleh pasanganmu! Berikan tanda centang (V) pada kolom 'Terlaksana' atau 'Belum Terlaksana' beserta catatan pengamatanmu untuk ketiga indikator:

  1. Mengakui kesalahan secara langsung tanpa beralasan,
  2. Menggunakan kata-kata maaf yang tulus dan sopan,
  3. Menunjukkan sikap penyesalan dan keinginan memperbaiki keadaan.
Ruang tabel jawaban

Format tabel observasi berpasangan (4 kolom):
1. Kolom 1: No (1-3)
2. Kolom 2: Indikator Penerapan Meminta Maaf Tulus
- Baris 1: Mengakui kesalahan secara langsung tanpa beralasan
- Baris 2: Menggunakan kata-kata maaf yang tulus dan sopan
- Baris 3: Menunjukkan sikap penyesalan dan niat baik memperbaiki keadaan
3. Kolom 3: Keterlaksanaan (Pilihan: Terlaksana / Belum Terlaksana)
4. Kolom 4: Catatan Pengamatan Teman (Komentar singkat mengenai ketulusan dan kesungguhan pengucapan)

Kegiatan 3: Rencana Aksi Penerapan Meminta Maaf dalam Keseharian

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu aksi / lembar kerja LKPD
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan interaksi harianmu bersama teman-teman di kelas atau sekolah selama seminggu terakhir.
  2. Ingatlah satu kekhilafan, perkataan yang menyakiti, atau tindakan yang pernah kamu lakukan kepada seorang teman dan belum kamu mintakan maaf secara tulus.
  3. Susunlah kartu rencana aksi penerapan permintaan maaf yang berisi nama teman, kesalahan yang dilakukan, kalimat tulus yang akan disampaikan, dan waktu pelaksanaannya hari ini.
  4. Selesaikan juga refleksi pembelajaran bersama guru pada bagian akhir kegiatan ini.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rancangan aksi penerapan meminta maaf secara tulus kepada temanmu pada format kartu aksi: Sebutkan inisial/nama teman, kesalahan yang ingin kamu akui, serta kalimat permohonan maaf tulus yang akan kamu ucapkan langsung kepadanya!

Format Kartu Aksi Permintaan Maaf:
- Nama/Inisial Teman: [ ... ]
- Kesalahan yang Dilakukan: [ ... ]
- Kalimat Permintaan Maaf yang Tulus: [ ... ]
- Waktu Pelaksanaan Hari Ini: (misal: saat jam istirahat / saat pulang sekolah)

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyusun dan mempraktikkan permintaan maaf secara tulus kepada teman?

2. Mengapa kita harus berani mengakui kesalahan dan segera meminta maaf kepada teman tanpa mencari-cari alasan pembelaan diri?

3. Apa hambatan yang paling sering kamu rasakan saat hendak meminta maaf kepada teman, dan bagaimana caramu mengatasi hambatan tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.