LKPDPertemuan 3Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Syarat Mendapat Ampunan Allah dan Akhlak Terpuji: Tabayyun dan Pemaaf

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Syarat Mendapat Ampunan Allah dan Akhlak Terpuji: Tabayyun dan Pemaaf". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Syarat Mendapat Ampunan Allah dan Akhlak Terpuji: Tabayyun dan Pemaaf

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Syarat Mendapat Ampunan Allah dan Akhlak Terpuji: Tabayyun dan Pemaaf

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikSyarat Mendapat Ampunan Allah dan Akhlak Terpuji: Tabayyun dan Pemaaf
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan syarat-syarat untuk mendapat ampunan Allah Swt. berdasarkan Q.S. At-Taḥrīm ayat 8 dengan tepat.
  2. Murid dapat menjelaskan alasan pentingnya bersikap tabayyun dan pemaaf sebagai wujud penghayatan terhadap sifat Al-Gaffār dan Al-Afuw milik Allah Swt.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3
  • Tulislah jawaban dengan jujur sesuai pemahaman dan pengalamanmu
  • Diskusikan dengan teman kelompokmu saat diminta
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang belum dipahami
  • Berdoalah sebelum memulai agar mendapat kemudahan dari Allah Swt.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menggali Makna Taubat Nasuha

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau lembar kerja
  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Al-Qur'an atau terjemahan Q.S. At-Tahrim ayat 8

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah terjemahan Q.S. At-Tahrim ayat 8 yang telah guru sampaikan di awal pembelajaran
  2. Perhatikan penjelasan tentang syarat-syarat taubat nasuha
  3. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi syarat-syarat mendapat ampunan Allah
  4. Tuliskan contoh nyata untuk setiap syarat berdasarkan pengalamanmu atau pengalaman yang pernah kamu dengar

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel tentang syarat-syarat untuk mendapat ampunan Allah Swt. berdasarkan Q.S. At-Tahrim ayat 8!

Ruang tabel jawaban

2. Menurut pendapatmu, mengapa seseorang harus menyesali kesalahannya terlebih dahulu sebelum meminta ampunan kepada Allah? Jelaskan alasanmu!

Sediakan tabel dengan 3 kolom: (1) Syarat Taubat Nasuha, (2) Penjelasan Singkat, (3) Contoh Nyata. Sediakan 4 baris untuk 4 syarat. Untuk pertanyaan nomor 2, sediakan 5-7 baris kosong untuk jawaban uraian.

Kegiatan 2: Meneladani Sifat Al-Gaffar dan Al-Afuw

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis berwarna (opsional untuk membuat dialog menarik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali makna Asmaul Husna Al-Gaffar (Maha Menutupi Aib/Dosa) dan Al-Afuw (Maha Menghapus Dosa)
  2. Pikirkan bagaimana kita sebagai hamba Allah bisa menerapkan sikap serupa dalam kehidupan sehari-hari
  3. Kerjakan kegiatan berikut secara berpasangan dengan teman sebangkumu
  4. Buatlah skenario percakapan sederhana yang menunjukkan sikap pemaaf

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 cara untuk menerapkan sikap seperti sifat Al-Gaffar (menutupi aib orang lain) dalam pergaulan sehari-hari!

2. Tuliskan 3 cara untuk menerapkan sikap seperti sifat Al-Afuw (memaafkan dan menghapus kesalahan) dalam kehidupan sehari-hari!

3. Buatlah percakapan singkat (minimal 6 baris dialog) antara dua orang yang menunjukkan sikap pemaaf! Situasi: temanmu tidak sengaja menumpahkan minuman ke buku catatanmu.

Untuk pertanyaan 1 dan 2, sediakan 3 kotak/kolom bernomor untuk menuliskan cara-cara penerapan. Untuk pertanyaan 3, sediakan kotak dialog dengan format: Nama: (dialog), minimal 6 baris.

Kegiatan 3: Tabayyun: Cek Dulu Sebelum Percaya

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis dan alat gambar (pensil warna, spidol, crayon)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ilustrasi kasus berikut dengan seksama
  2. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang) tentang sikap tabayyun yang seharusnya dilakukan
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berdasarkan hasil diskusi kelompok
  4. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu jika diminta oleh guru

Pertanyaan:

1. Ilustrasi Kasus: Di grup WhatsApp kelas, ada pesan yang mengatakan bahwa Fatimah mencontek saat ulangan kemarin. Beberapa teman langsung membicarakan Fatimah dan mulai menjauhinya. Padahal Fatimah tidak pernah melakukan hal tersebut. Apa yang seharusnya dilakukan oleh teman-teman sebelum mempercayai dan menyebarkan berita tersebut?

2. Jelaskan mengapa sikap tabayyun (klarifikasi/cek kebenaran) merupakan wujud penghayatan terhadap sifat Al-Gaffar dan Al-Afuw!

3. Buatlah poster sederhana (gambar + kata-kata) yang mengajak teman-temanmu untuk selalu bertabayyun sebelum mempercayai dan menyebarkan berita!

Ruang gambar

Untuk pertanyaan 1 dan 2, sediakan 7-10 baris kosong untuk jawaban uraian. Untuk pertanyaan 3, sediakan kotak kosong berukuran setengah halaman (landscape) untuk menggambar poster.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari syarat-syarat mendapat ampunan Allah, pernahkah kamu melakukan taubat nasuha? Ceritakan pengalamanmu!

2. Dalam kehidupan sehari-hari, apakah kamu lebih mudah memaafkan kesalahan orang lain atau menyimpan rasa kesal? Mengapa demikian?

3. Pernahkah kamu menyebarkan berita tentang orang lain tanpa mengecek kebenarannya terlebih dahulu? Apa yang akan kamu lakukan setelah belajar tentang tabayyun?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.