LKPDPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Makna Asmaulhusna: Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Makna Asmaulhusna: Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Makna Asmaulhusna: Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Makna Asmaulhusna: Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMakna Asmaulhusna: Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan arti Al-Wāḥid (Maha Esa/Tunggal) dan Al-Ṣamad (Maha Dibutuhkan/tempat bergantung) sebagai bagian dari Asmaulhusna dengan benar.
  2. Murid dapat menjelaskan ciri-ciri orang yang mengimani keesaan Allah (Al-Wāḥid) dan alasan hanya Allah tempat bergantung (Al-Ṣamad) dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan dengan tenang dan penuh kesadaran. Ingat, belajar adalah ibadah.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada gurumu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jujur sesuai pemahamanmu.
  • Diskusikan dengan temanmu untuk kegiatan kelompok agar saling belajar.
  • Siapkan alat tulis: buku tulis, pensil, penggaris, dan spidol warna.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Memahami Makna Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku siswa PAI dan Budi Pekerti kelas 6
  • Buku tulis
  • Alat tulis (pensil/pulpen, penggaris)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks penjelasan tentang Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad di buku siswa halaman 38-40 dengan saksama.
  2. Perhatikan ayat Al-Qur'an yang disebutkan (Q.S. Al-Baqarah: 163 dan Q.S. Al-Ikhlas: 2).
  3. Tandai kata-kata kunci yang menurutmu penting.
  4. Setelah membaca, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan bahasamu sendiri.

Pertanyaan:

1. Apa arti dari Al-Wāḥid? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

2. Apa arti dari Al-Ṣamad? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

3. Lengkapi tabel berikut dengan informasi tentang Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad!

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1 dan 2, tuliskan jawabanmu dalam 2-3 kalimat. Untuk nomor 3, buatlah tabel dengan 4 kolom: Asmaulhusna, Arti, Ayat Al-Qur'an, dan Makna Penting. Isi dengan informasi Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad (2 baris).

Kegiatan 2: Mengenal Ciri-Ciri Orang yang Mengimani Al-Wāḥid

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton/HVS ukuran A3 untuk poster kelompok
  • Spidol warna
  • Buku siswa PAI
  • Buku tulis untuk jawaban individu

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kembali ciri-ciri orang yang mengimani keesaan Allah (Al-Wāḥid) di buku siswa halaman 39.
  2. Bentuk kelompok beranggotakan 4-5 orang.
  3. Diskusikan dengan kelompokmu: bagaimana ciri-ciri tersebut bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
  4. Setiap kelompok membuat poster sederhana berisi minimal 3 ciri orang beriman kepada Al-Wāḥid beserta contoh nyatanya.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelas.
  6. Setelah diskusi, jawab pertanyaan refleksi secara individu.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 5 ciri orang yang mengimani keesaan Allah (Al-Wāḥid) menurut buku siswa!

2. Pilih 3 ciri dari jawaban nomor 1. Berikan contoh nyata bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari!

Ruang tabel jawaban

3. Apa yang bisa terjadi jika seseorang tidak mengimani keesaan Allah (Al-Wāḥid)? Jelaskan pendapatmu!

Nomor 1: tuliskan dalam bentuk poin (a) sampai (e). Nomor 2: buat tabel 3 kolom (Ciri, Contoh Penerapan, Manfaat) dengan 3 baris. Nomor 3: jelaskan dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Mengapa Hanya Allah Tempat Bergantung (Al-Ṣamad)?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis atau kertas gambar
  • Pensil dan pensil warna/spidol
  • Penggaris
  • Buku siswa PAI

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Renungkan pengalamanmu sehari-hari: kapan kamu merasa membutuhkan pertolongan?
  2. Bacalah kembali penjelasan tentang Al-Ṣamad di buku siswa halaman 39-40.
  3. Pikirkan: mengapa hanya Allah yang pantas dijadikan tempat bergantung?
  4. Buatlah diagram sederhana atau mind map yang menunjukkan alasan mengapa manusia harus bergantung hanya kepada Allah.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk mendalami pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Ceritakan satu pengalaman pribadimu ketika kamu sangat membutuhkan pertolongan. Kepada siapa kamu meminta pertolongan saat itu?

2. Sebutkan minimal 4 alasan mengapa hanya Allah (Al-Ṣamad) yang layak dijadikan tempat bergantung!

3. Buatlah diagram atau mind map sederhana yang menghubungkan konsep Al-Ṣamad dengan sikap kita dalam kehidupan sehari-hari!

Ruang gambar

4. Bagaimana cara kamu menunjukkan sikap bergantung kepada Allah dalam kegiatan belajar di sekolah? Berikan 3 contoh konkret!

Nomor 1: tuliskan cerita dalam 3-5 kalimat. Nomor 2: tuliskan 4 alasan dalam bentuk poin. Nomor 3: buatlah diagram/mind map di kertas atau buku tulis dengan bentuk lingkaran/kotak dan panah penghubung. Nomor 4: tuliskan 3 contoh dalam bentuk poin atau paragraf pendek.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad, apa yang paling berkesan bagimu? Mengapa?

2. Bagaimana pemahamanmu tentang kedua Asmaulhusna ini mengubah cara pandangmu terhadap Allah?

3. Apa komitmen yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menerapkan sifat Al-Wāḥid dan Al-Ṣamad dalam hidupmu?

4. Ceritakan kepada orang tuamu di rumah tentang apa yang kamu pelajari hari ini. Mintalah mereka menandatangani lembar refleksi sebagai bukti bahwa kamu sudah berbagi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.