LKPDPertemuan 2Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menjelaskan Arti dan Meyakini Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam Ketauhidan dan Bersandar kepada Allah Swt.

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Menjelaskan Arti dan Meyakini Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam Ketauhidan dan Bersandar kepada Allah Swt.".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Menjelaskan Arti dan Meyakini Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam Ketauhidan dan Bersandar kepada Allah Swt.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 2 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Arti dan Meyakini Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam Ketauhidan dan Bersandar kepada Allah Swt.

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenjelaskan Arti dan Meyakini Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam Ketauhidan dan Bersandar kepada Allah Swt.
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan arti asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad
  2. Meyakini asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad dalam ketauhidan dan bersandar hanya kepada Allah Swt.

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajar dengan membaca doa sebelum belajar dan basmalah secara bersama-sama.
  • Tulis identitas diri (nama lengkap, nomor absen, dan kelas) pada lembar kerja yang tersedia.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi dengan teliti sebelum menjawab pertanyaan.
  • Diskusikan bagian kegiatan kelompok secara tertib dan saling menghargai pendapat teman.
  • Kerjakan secara mandiri pada bagian tugas individu dengan penuh keyakinan dan kejujuran.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan dan Menjelaskan Arti Asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PAI Kelas 6 Bab 2
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah secara saksama ringkasan arti asmaulhusna yang ada di dalam kotak materi.
  2. Pasangkan dan jelaskan arti dari asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad pada bagan isian.
  3. Jelaskan arti kedua asmaulhusna tersebut menggunakan kalimatmu sendiri secara tepat.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pemahamanmu, jelaskan apa arti asmaulhusna al-Wāḥid dalam konsep keesaan Allah Swt.!

2. Jelaskan arti asmaulhusna al-Ṣamad dan mengapa semua makhluk bergantung kepada-Nya!

3. Lengkapilah tabel perbandingan arti asmaulhusna al-Wāḥid dan al-Ṣamad berikut dengan menuliskan arti dasar dan penjelasan maknanya secara tepat!

Ruang tabel jawaban

Untuk nomor 1 dan 2 disediakan kolom paragraf bergaris (3-4 baris). Untuk nomor 3 disediakan tabel 3 kolom: [Nama Asmaulhusna | Arti Dasar | Penjelasan Makna Ringkas].

Kegiatan 2: Menelaah dan Meyakini Keesaan Allah (al-Wāḥid) serta Sikap Bersandar (al-Ṣamad)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Buku catatan diskusi kelompok
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil bersama 3-4 orang teman sekelasmu.
  2. Diskusikan dua situasi nyata terkait keyakinan tauhid (al-Wāḥid) dan sikap bersandar hanya kepada Allah Swt. (al-Ṣamad).
  3. Tuliskan hasil telaah kelompokmu mengenai bentuk keyakinan hati dan sikap pengakuannya sesuai panduan pertanyaan.

Pertanyaan:

1. Diskusikan: Seseorang mempercayai bahwa ada benda pusaka atau pohon besar yang mampu mendatangkan keberuntungan nasib. Jelaskan bagaimana keyakinan terhadap asmaulhusna al-Wāḥid meluruskan pemahaman yang keliru tersebut!

2. Ketika menghadapi ujian sekolah yang berat atau musibah, mengapa seorang muslim yang meyakini asmaulhusna al-Ṣamad harus bersandar dan berdoa hanya kepada Allah Swt., bukan mengandalkan jimat atau dukun? Jelaskan alasannya!

Tersedia kotak diskusi kelompok berukuran setengah halaman dengan pembagian: [Situasi 1: Alasan Keyakinan Tauhid al-Wāḥid] dan [Situasi 2: Alasan Keyakinan Bersandar al-Ṣamad].

Kegiatan 3: Ikrar Keyakinan Tauhid dan Bersandar Kepada Allah Swt. Serta Refleksi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan kegiatan mandiri ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan hati.
  2. Tuliskan pernyataan keyakinanmu tentang keesaan Allah Swt. (al-Wāḥid) dan sikap hanya bersandar kepada-Nya (al-Ṣamad).
  3. Jawablah butir pertanyaan untuk menegaskan bukti keyakinanmu dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan:

1. Tuliskan sebuah pernyataan ikrar keyakinan imanmu yang menunjukkan bahwa kamu meyakini Allah Swt. Maha Esa (al-Wāḥid) dan tidak akan pernah menyekutukan-Nya dengan apa pun!

2. Jelaskan bagaimana keyakinanmu terhadap asmaulhusna al-Ṣamad membuat hatimu merasa tenang dan tidak mudah putus asa ketika doa atau keinginanmu belum terkabul!

Disediakan bingkai 'Ikrar Keyakinan Tauhidku' untuk nomor 1 dan kolom reflektif bergaris (4 baris) untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Setelah memahami arti al-Wāḥid, hal apa yang akan selalu kamu ingat agar keyakinanmu terhadap keesaan Allah Swt. tetap terjaga dari perbuatan menyekutukan-Nya?

2. Bagaimana perasaanmu ketika menyadari bahwa ada Allah Swt. yang Maha Ṣamad, tempat kamu dapat bersandar dan memohon pertolongan setiap saat?

3. Apakah kamu sudah membiasakan diri untuk selalu berdoa dan bersandar hanya kepada Allah Swt. saat menghadapi kesulitan belajar atau masalah sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.