LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Belajar al-Qur'an dan Ḥadiṡ
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendemonstrasikan bacaan dan hafalan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā serta menjelaskan pesan pokoknya secara lisan maupun tertulis sebagai bukti ketercapaian kompetensi bab.
  2. Murid dapat menjelaskan kandungan ḥadiṡ keutamaan memberi secara tertulis sebagai bukti pemahaman terhadap ḥadiṡ yang dipelajari pada bab ini.

PETUNJUK UMUM

  • Awali dengan membaca Basmallah bersama-sama sebelum mengerjakan LKPD ini.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai menjawab.
  • Kerjakan semua kegiatan secara mandiri dan jujur — ini adalah asesmen sumatif yang mencerminkan hasil belajarmu selama Bab 1.
  • Tuliskan nama lengkap dan nomor absen di setiap lembar LKPD.
  • Gunakan bolpoin atau pensil yang bersih agar tulisanmu mudah dibaca.
  • Jika ada ayat atau kalimat Arab, tulis dengan hati-hati dan perhatikan harakat serta urutan hurufnya.
  • Setelah selesai, periksa kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Hafalan & Bacaan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā — Tunjukkan Kemampuanmu!

Estimasi: 25 menit (termasuk giliran hafalan lisan)

Alat & Bahan:

  • Bolpoin atau pensil
  • Lembar LKPD ini
  • Mushaf Al-Qur'an (hanya untuk referensi penulisan Arab, tidak boleh digunakan saat hafalan lisan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini terdiri dari dua bagian: (A) demonstrasi hafalan secara lisan di depan guru, dan (B) pertanyaan tertulis tentang bacaan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā.
  2. Untuk bagian A: Guru akan memanggil namamu satu per satu. Ketika giliranmu tiba, maju ke depan dan hafalkan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dari ayat 1 hingga ayat 11 dengan tartil.
  3. Selama menunggu giliran, kerjakan bagian B secara tertulis di lembar ini.
  4. Untuk bagian B: Baca setiap pertanyaan, lalu tulis jawabanmu di ruang yang tersedia.
  5. Ingat: perhatikan hukum bacaan tafkhīm dan tarqīq saat kamu melafalkan surah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel informasi dasar Q.S. Aḍ-Ḍuḥā berikut ini!

NoInformasiJawaban
1Arti nama surah Aḍ-Ḍuḥā...
2Jumlah ayat...
3Kelompok surah (Makiyah/Madaniyah)...
4Alasan pengelompokan tersebut...

2. Perhatikan penggalan ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā berikut. Tuliskan hukum bacaan (tafkhīm atau tarqīq) yang berlaku pada lafal bergaris bawah, lalu berikan alasannya!

Ayat: وَالضُّحٰى (ayat 1) — perhatikan huruf ض
Ayat: مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ (ayat 3) — perhatikan huruf ر pada kata رَبُّكَ
Ayat: فَتَرْضٰى (ayat 5) — perhatikan huruf ر pada kata فَتَرْضٰى

Ruang tabel jawaban

3. Di bawah ini terdapat 4 pernyataan. Lingkari huruf B jika pernyataan BENAR dan huruf S jika pernyataan SALAH, lalu perbaiki pernyataan yang salah dengan menulis kalimat yang benar di bawahnya!

  1. B / S — Q.S. Aḍ-Ḍuḥā terdiri dari 12 ayat.
    1. B / S — Surah Aḍ-Ḍuḥā diturunkan sebelum Nabi hijrah, sehingga termasuk surah Makiyah.
    2. B / S — Membaca Al-Qur'an dengan tartil berarti membaca dengan tergesa-gesa.
    3. B / S — Hukum tafkhīm berarti suatu huruf dibaca dengan suara tebal (berat).

Jawab pertanyaan nomor 1 dalam format tabel 4 baris × 3 kolom (No | Informasi | Jawaban). Jawab pertanyaan nomor 2 dalam format tabel 3 baris (Penggalan Ayat | Hukum Bacaan | Alasan). Jawab pertanyaan nomor 3 dengan melingkari B atau S dan menulis koreksi di bawah pernyataan yang salah.

Kegiatan 2: Menelaah Pesan Pokok Q.S. Aḍ-Ḍuḥā — Apa yang Allah Sampaikan?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bolpoin atau pensil
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah terjemahan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang tertera di bawah ini dengan seksama.
  2. Setelah membaca, jawab setiap pertanyaan berdasarkan pemahamanmu sendiri — bukan hanya menghafal, tetapi benar-benar mengerti maknanya.
  3. Untuk pertanyaan diskusi (nomor 4), tuliskan pendapatmu dengan kalimatmu sendiri.
  4. Terjemahan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā: (1) Demi waktu duha, (2) dan demi malam apabila telah sunyi, (3) Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak pula membencimu, (4) dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan. (5) Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas. (6) Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? (7) Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk, (8) dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (9) Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang. (10) Dan terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardiknya. (11) Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau nyatakan (bersyukur).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan terjemahan di atas, kelompokkan isi ayat Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ke dalam tabel berikut!

NoKelompok PesanNomor AyatIsi Ringkas Pesan
1Kebesaran dan kasih sayang Allah kepada Nabi Muhammad......
2Nikmat yang telah Allah berikan kepada Nabi Muhammad......
3Perintah Allah kepada Nabi Muhammad dan umatnya......

2. Menurut pemahamanmu, mengapa Allah bersumpah menggunakan waktu duha dan malam yang sunyi di awal surah ini? Tuliskan jawabanmu dalam 2–3 kalimat.

3. Ayat 9–11 berisi tiga perintah penting. Tuliskan ketiga perintah tersebut dan berikan satu contoh nyata cara menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari murid kelas 6!

NoPerintah dalam AyatContoh Nyata dalam Kehidupanku
1......
2......
3......

4. Diskusi Singkat: Bayangkan kamu sedang dalam kondisi sulit, misalnya gagal ujian atau kehilangan sesuatu yang berharga. Ayat manakah dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā yang paling bisa menguatkan hatimu? Tuliskan nomor ayatnya, salin terjemahannya, dan jelaskan mengapa ayat itu bermakna bagimu!

Jawab nomor 1 dan 3 dalam format tabel yang sudah disediakan. Jawab nomor 2 dalam bentuk paragraf 2–3 kalimat di bawah pertanyaan. Jawab nomor 4 dalam bentuk uraian bebas minimal 3 kalimat (boleh tambahkan kutipan ayat Arab jika mampu).

Kegiatan 3: Ḥadiṡ Keutamaan Memberi — Memahami Makna & Menghubungkan dengan Kehidupan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Bolpoin atau pensil
  • Pensil warna atau spidol kecil (untuk infografis)
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks ḥadiṡ berikut dengan cermat:
  2. Ḥadiṡ: عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى، وَالْيَدُ الْعُلْيَا الْمُنْفِقَةُ، وَالسُّفْلَى السَّائِلَةُ
  3. Artinya: Dari Ibnu Umar r.a., dari Nabi Muhammad saw., beliau bersabda: 'Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Tangan di atas adalah yang memberi, sedangkan tangan di bawah adalah yang meminta.' (HR. Bukhari dan Muslim)
  4. Kerjakan semua pertanyaan di bawah ini secara mandiri dan jujur.
  5. Pada pertanyaan nomor 4, kamu diminta membuat sebuah infografis sederhana — gambarlah di kotak yang tersedia menggunakan bolpoin atau pensil warna.

Pertanyaan:

1. Jelaskan kandungan (isi/makna pokok) ḥadiṡ di atas dengan bahasamu sendiri dalam 3–4 kalimat! Pastikan jawabanmu mencakup: (a) apa arti 'tangan di atas', (b) apa arti 'tangan di bawah', dan (c) pesan moral ḥadiṡ ini bagi kita.

2. Isilah tabel perbedaan berikut berdasarkan ḥadiṡ dan pemahamanmu!

AspekTangan di Atas (Memberi)Tangan di Bawah (Meminta)
Makna dalam ḥadiṡ......
Kedudukan menurut ḥadiṡ......
Contoh perilaku nyata......
Sikap yang harus kita kembangkan......

3. Hubungkan ḥadiṡ keutamaan memberi ini dengan pesan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā ayat 9–11 yang sudah kamu pelajari! Adakah kesamaan pesan di antara keduanya? Jelaskan dalam 2–3 kalimat!

4. Buatlah infografis sederhana bertema 'Keutamaan Memberi' di kotak di bawah ini! Infografismu harus memuat minimal:

  1. satu gambar/simbol yang mewakili 'memberi',
  2. penggalan ḥadiṡ (boleh terjemahannya saja), dan
  3. dua contoh kegiatan memberi yang bisa kamu lakukan sebagai murid kelas 6.

[ KOTAK GAMBAR — ukuran 12 cm × 8 cm ]

Ruang gambar

Jawab nomor 1 dan 3 dalam bentuk paragraf di bawah pertanyaan masing-masing (minimal 3 kalimat). Jawab nomor 2 dalam tabel 4 baris × 3 kolom. Jawab nomor 4 di dalam kotak gambar yang disediakan menggunakan bolpoin/pensil warna — tulis dan gambar sebebas mungkin selama memuat ketiga elemen yang diminta.

REFLEKSI

1. Setelah menyelesaikan LKPD ini, menurut kamu bagian mana dari Q.S. Aḍ-Ḍuḥā atau ḥadiṡ keutamaan memberi yang paling berkesan dan ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?

2. Apakah masih ada materi dari Bab 1 yang menurutmu belum kamu pahami sepenuhnya? Jika ada, bagian mana, dan apa yang akan kamu lakukan untuk mempelajarinya lebih lanjut?

3. Bayangkan kamu memiliki teman yang belum terbiasa bersedekah atau berbagi. Berdasarkan Q.S. Aḍ-Ḍuḥā dan ḥadiṡ yang sudah kamu pelajari, nasihat apa yang akan kamu sampaikan kepadanya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.