LKPDPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Sebab dan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Menjelaskan Sebab dan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Menjelaskan Sebab dan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Sebab dan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjelaskan Sebab dan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan kisah Nabi Muhammad saw. periode Madinah pada peristiwa Fathu Makkah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk dan ringkasan peristiwa sejarah dengan teliti.
  • Diskusikan pertanyaan bersama teman sekelompokmu dengan santun dan saling menghargai.
  • Tuliskan penjelasan kelompokmu secara runtut dan jelas pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Sebab Terjadinya Fathu Makkah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PAI Kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cuplikan peristiwa berikut: 'Sebelum peristiwa Fathu Makkah, terjadi Perjanjian Hudaibiyah yang menyepakati gencatan senjata selama 10 tahun antara kaum muslim Madinah dan kafir Quraisy Makkah. Dalam perjanjian itu, kabilah-kabilah Arab bebas bersekutu dengan salah satu pihak. Bani Khuza'ah bersekutu dengan Nabi Muhammad saw., sedangkan Bani Bakr bersekutu dengan kaum Quraisy Makkah. Suatu malam, Bani Bakr dibantu oleh tokoh-tokoh Quraisy menyerang Bani Khuza'ah secara mendadak saat mereka sedang beribadah di mata air al-Watir.'
  2. Diskusikan bersama kelompokmu apa penyebab utama Nabi Muhammad saw. memutuskan memimpin pasukan menuju Makkah.
  3. Jelaskan sebab terjadinya Fathu Makkah ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cuplikan kisah di atas, jelaskan apa bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh kaum Quraisy terhadap Perjanjian Hudaibiyah!

2. Jelaskan mengapa pelanggaran perjanjian tersebut menjadi sebab utama terjadinya peristiwa Fathu Makkah!

Tuliskan jawaban pada tabel 2 baris: Baris 1 untuk Penjelasan Pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah, Baris 2 untuk Penjelasan Sebab Terjadinya Fathu Makkah.

Kegiatan 2: Menjelaskan Kronologi Peristiwa Fathu Makkah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu cuplikan kronologi Fathu Makkah
  • Buku catatan / LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati empat tahapan peristiwa berikut yang tersusun secara acak: [A] Nabi Muhammad saw. membagi 10.000 pasukan menjadi empat divisi untuk memasuki Makkah dari empat arah tanpa pertumpahan darah; [B] Pasukan muslimin berangkat dari Madinah pada bulan Ramadan tahun 8 Hijriah dan menyalakan 10.000 api unggun di Marra azh-Zhahran; [C] Nabi Muhammad saw. bersama para sahabat menyucikan Ka'bah dari 360 berhala dan mengumumkan jaminan keamanan bagi penduduk Makkah; [D] Abu Sufyan menemui Nabi Muhammad saw. lalu menyatakan keislamannya setelah melihat besarnya kekuatan pasukan muslimin.
  2. Urutkan keempat tahapan tersebut menjadi urutan kronologi yang benar dari awal hingga akhir.
  3. Jelaskan secara ringkas jalannya peristiwa pada setiap tahapan sesuai urutan waktu yang tepat.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan huruf kronologi peristiwa Fathu Makkah yang tepat dari awal sampai akhir!

2. Jelaskan jalannya peristiwa Fathu Makkah pada masing-masing tahapan tersebut secara berurutan!

Isian urutan huruf pada kotak yang disediakan, dilanjutkan dengan tabel 4 baris: Urutan Waktu, Nama Tahapan, dan Penjelasan Kronologi Peristiwa.

Kegiatan 3: Menjelaskan Sikap Nabi Muhammad saw. Saat Memasuki Kota Makkah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Pendidikan Agama Islam kelas 5
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi peristiwa akhir Fathu Makkah: 'Setelah berhasil memasuki kota Makkah tanpa peperangan besar, Nabi Muhammad saw. berdiri di depan Ka'bah di hadapan kaum kafir Quraisy yang dahulu memusuhi, menyiksa, dan mengusir beliau serta para sahabat. Kaum Quraisy merasa cemas akan dibalas dendam. Namun, Nabi Muhammad saw. bersabda: "Pergilah kalian, kalian semua bebas!" Nabi Muhammad saw. juga menundukkan kepala dengan penuh ketundukan kepada Allah swt. saat menunggang untanya.'
  2. Diskusikan bagaimana Nabi Muhammad saw. memperlakukan penduduk Makkah dan sikap apa yang beliau tunjukkan.
  3. Jelaskan sikap dan tindakan Rasulullah saw. tersebut sesuai pertanyaan berikut (mencakup waktu refleksi dan penutup pelajaran).

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kisah tersebut, jelaskan bagaimana sikap Nabi Muhammad saw. kepada kaum kafir Quraisy yang dahulu memusuhi beliau!

2. Jelaskan alasan Nabi Muhammad saw. menundukkan kepala saat memasuki kota Makkah!

Tuliskan penjelasan pada kolom uraian yang memuat: 1) Penjelasan sikap pemaaf Rasulullah saw. beserta tindakannya; 2) Penjelasan sikap rendah hati (tawaduk) Rasulullah saw. di hadapan Allah swt.

REFLEKSI

1. Bagian kisah mana dari peristiwa Fathu Makkah yang paling mengesankan bagimu? Jelaskan alasannya!

2. Setelah mempelajari kisah penaklukan kota Makkah, apa hikmah tentang menepati janji dan memaafkan orang lain yang kamu pahami?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.