LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Hadis tentang Menyayangi Anak Yatim dan Penerapannya dalam Kehidupan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Hadis tentang Menyayangi Anak Yatim dan Penerapannya dalam Kehidupan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 5: Hadis tentang Menyayangi Anak Yatim dan Penerapannya dalam Kehidupan

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Hadis tentang Menyayangi Anak Yatim dan Penerapannya dalam Kehidupan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikHadis tentang Menyayangi Anak Yatim dan Penerapannya dalam Kehidupan
Alokasi Waktu4 JP (4 × 35 menit = 140 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghubungkan hadis tentang menyayangi anak yatim dengan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Murid dapat mempraktikkan sikap menyayangi anak yatim sebagai wujud akhlak mulia terhadap sesama sesuai tuntunan hadis.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan karena masing-masing saling berkaitan.
  • Berdiskusilah dengan teman sekelompokmu secara sopan dan saling menghargai.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jelas dan rapi di ruang yang sudah disediakan.
  • Jika ada kata atau kalimat yang belum kamu pahami, tanyakan kepada gurumu.
  • Selalu awali kegiatan dengan membaca Basmalah dan akhiri dengan Hamdalah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Pesan Hadis — Aku Paham, Aku Hafal!

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks PAI Kelas 5
  • Alat tulis (pensil/pulpen)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah hadis berikut dengan saksama bersama teman sebangkumu.
  2. Hadis Riwayat Bukhari: Rasulullah saw. bersabda, 'Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini.' (Beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, dan merenggangkan keduanya sedikit).
  3. Perhatikan arti tiap bagian hadis, lalu jawab pertanyaan di bawah ini secara individu.
  4. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangkumu dan diskusikan perbedaannya.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kembali hadis tentang menyayangi anak yatim beserta artinya dengan tulisanmu sendiri di kolom yang tersedia!

2. Siapakah yang dimaksud dengan 'anak yatim' dalam hadis ini? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

3. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pemahamanmu terhadap hadis!

Unsur HadisPenjelasanku
Siapa yang menyampaikan?...
Apa isi pesannya?...
Apa ganjaran/balasannya?...
Bagaimana cara Nabi menjelaskannya?...

4. Menurutmu, mengapa Nabi Muhammad saw. menggunakan isyarat jari untuk menjelaskan hadis ini? Apa maknanya bagimu?

Tulis jawaban no. 1 dalam kotak bertulisan 'Hadis & Artinya' (2 baris untuk Arab, 2 baris untuk arti). Jawaban no. 2 dan 4 dalam bentuk paragraf 3–5 kalimat. Jawaban no. 3 dalam format tabel 2 kolom: Unsur Hadis | Penjelasanku (4 baris).

Kegiatan 2: Dari Hadis ke Kehidupan Nyata — Detektif Akhlak!

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Alat tulis
  • Kertas tambahan jika diperlukan untuk catatan diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  2. Bacalah dua cerita pendek di bawah ini dengan cermat.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu dan jawab setiap pertanyaan yang ada.
  4. Setiap anggota kelompok boleh berpendapat; catat semua pendapat lalu sepakati jawaban terbaik.
  5. Siapkan satu juru bicara untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompokmu.

Pertanyaan:

1. Cerita 1 — Dafa dan Ilham: Dafa adalah murid kelas 5 yang rajin. Di kelasnya ada Ilham, seorang anak yatim yang sering terlihat sedih saat jam istirahat karena tidak punya uang jajan. Suatu hari, Dafa mengajak Ilham bergabung bermain bersama teman-temannya dan berbagi bekalnya.

Cerita 2 — Sari dan Panti Asuhan: Sari bersama keluarganya rutin mengunjungi panti asuhan setiap bulan. Mereka membawa makanan, buku cerita, dan meluangkan waktu bermain serta bercerita dengan anak-anak di sana.

Dari kedua cerita di atas, isilah tabel berikut!

AspekCerita Dafa & IlhamCerita Sari & Panti Asuhan
Bentuk kasih sayang yang ditunjukkan......
Hubungan dengan hadis yatim......
Perasaan anak yatim yang mungkin dirasakan......

2. Dari kedua cerita tersebut, manakah contoh yang menurutmu lebih mudah kamu tiru dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan alasannya!

3. Selain dua contoh di atas, tuliskan 3 contoh perilaku lain yang mencerminkan hadis tentang menyayangi anak yatim dalam kehidupan sehari-hari seorang murid kelas 5!

4. Bayangkan kamu adalah Ilham (anak yatim dalam cerita). Apa perasaanmu ketika Dafa mengajakmu bermain dan berbagi bekal? Tuliskan dalam 3–4 kalimat sudut pandang Ilham!

Jawaban no. 1 dalam tabel 3 kolom × 3 baris. Jawaban no. 2 berupa paragraf 3–5 kalimat. Jawaban no. 3 dalam bentuk daftar bernomor (1, 2, 3). Jawaban no. 4 berupa paragraf dengan kalimat orang pertama (aku).

Kegiatan 3: Aku Bisa Berbuat Nyata — Rencana Aksi Kasih Sayangku!

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD ini
  • Pensil warna atau krayon (untuk menggambar ekspresi)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini adalah tantangan kreatifmu secara individu.
  2. Kamu akan membuat sebuah 'Kartu Rencana Aksi' — rencana nyata yang akan kamu lakukan untuk menyayangi anak yatim.
  3. Pikirkan dengan sungguh-sungguh: apa yang bisa kamu lakukan sesuai kemampuanmu sebagai murid kelas 5?
  4. Isi semua bagian kartu dengan jelas dan jujur.
  5. Di akhir kegiatan, bacakan rencanamu di depan kelompokmu dan minta masukan dari teman.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu rencana aksi nyata yang akan kamu lakukan untuk menyayangi anak yatim dalam waktu dekat (minggu ini atau bulan ini). Gunakan format Kartu Rencana Aksi berikut:

🌟 KARTU RENCANA AKSI KASIH SAYANGKU 🌟

Namaku: _______________
Rencana aksi yang akan aku lakukan: _______________
Kapan aku akan melakukannya: _______________
Bersama siapa: _______________
Apa yang aku butuhkan untuk melakukannya: _______________
Apa hadis yang mendasari rencanaku ini: _______________

2. Apa tantangan atau kesulitan yang mungkin kamu hadapi saat menjalankan rencana aksimu? Bagaimana cara kamu mengatasinya?

3. Gambarlah ekspresi wajah anak yatim SEBELUM dan SESUDAH mendapat kasih sayangmu dalam dua kotak berikut, lalu tuliskan doa singkat untuknya di bawah gambar!

Ruang gambar

4. Setelah membuat rencana aksi ini, bagaimana perasaanmu? Apakah kamu merasa lebih dekat dengan makna hadis tentang anak yatim? Jelaskan dalam 2–3 kalimat!

Jawaban no. 1 dalam format kartu berbingkai dengan 6 baris isian. Jawaban no. 2 dalam bentuk paragraf 3–5 kalimat. Jawaban no. 3 dalam dua kotak gambar berdampingan (ukuran 5×5 cm masing-masing) dengan ruang doa di bawahnya. Jawaban no. 4 dalam bentuk paragraf singkat.

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari hadis tentang anak yatim hari ini, sikap apa yang ingin kamu ubah atau tingkatkan dalam keseharianmu terhadap orang-orang di sekitarmu yang membutuhkan perhatian?

2. Bayangkan jika kamu berada di posisi anak yatim — apa yang paling kamu harapkan dari teman-teman dan orang-orang di sekitarmu? Bagaimana perasaan itu mengubah caramu memandang anak yatim?

3. Dari rencana aksi yang sudah kamu buat, langkah pertama apa yang bisa kamu lakukan HARI INI sebagai tanda kesungguhanmu menjalankan tuntunan hadis Nabi saw.?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.