LKPDPertemuan 3Bab 10Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menjelaskan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membina Ukhuwah para Sahabat Periode Makkah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menjelaskan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membina Ukhuwah para Sahabat Periode Makkah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menjelaskan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membina Ukhuwah para Sahabat Periode Makkah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 10 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menjelaskan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membina Ukhuwah para Sahabat Periode Makkah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenjelaskan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membina Ukhuwah para Sahabat Periode Makkah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan kisah Nabi Muhammad saw. sesudah menjadi rasul dalam membina ukhuwah para sahabat periode Makkah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah ringkasan kisah dan petunjuk pada setiap kegiatan dengan cermat.
  • Bekerjasamalah secara aktif dengan teman sekelompokmu.
  • Tuliskan penjelasan dan jawabanmu secara rapi pada ruang yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menelusuri Kisah Pembinaan Ukhuwah Sahabat di Makkah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks PAI kelas 4
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah berikut: Setelah menerima wahyu dan menjadi rasul di Makkah, Nabi Muhammad saw. membina para sahabat yang baru memeluk Islam. Di tengah ancaman dan tekanan kaum kafir Quraisy, Rasulullah saw. mengumpulkan para sahabat di Rumah Arqam bin Abil Arqam (Darul Arqam). Di tempat ini, Rasulullah saw. menanamkan rasa persaudaraan (ukhuwah) atas dasar iman, mengajarkan Al-Qur'an, serta mengajak mereka untuk saling melindungi, saling berbagi bekal, dan saling menguatkan hati.
  2. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menjelaskan latar peristiwa pembinaan ukhuwah tersebut.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat berdasarkan teks kisah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan kisah di atas, jelaskan di mana tempat Nabi Muhammad saw. mengumpulkan para sahabat untuk membina ukhuwah pada periode awal di Makkah dan mengapa tempat tersebut dipilih!

2. Jelaskan landasan utama yang diajarkan Nabi Muhammad saw. dalam mempersaudarakan para sahabat pada periode Makkah!

Tuliskan jawaban berupa uraian kalimat lengkap pada kolom isian yang tersedia di lembar kerja masing-masing.

Kegiatan 2: Menjelaskan Bentuk Nyata Ukhuwah Para Sahabat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel yang memuat tiga situasi perjuangan sahabat periode Makkah di bawah ini.
  2. Diskusikan dengan teman kelompokmu mengenai kisah teladan pembinaan ukhuwah oleh Rasulullah saw. pada situasi-situasi tersebut.
  3. Lengkapi kolom penjelasan dengan menerangkan bentuk ukhuwah atau saling tolong-menolong yang terjadi di antara para sahabat sesuai kisah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel penjelasan bentuk ukhuwah para sahabat periode Makkah berikut:

  1. Situasi: Bilal bin Rabah disiksa oleh majikannya karena mempertahankan keimanan. -> Jelaskan tindakan sahabat lain sebagai wujud ukhuwah!
  2. Situasi: Sahabat yang miskin dan lemah mengalami kesulitan makanan serta perlindungan. -> Jelaskan pembinaan yang diajarkan Rasulullah saw. kepada sahabat yang berkecukupan!
  3. Situasi: Kaum kafir Quraisy melakukan pemboikotan terhadap Bani Hasyim dan kaum muslimin di Syi'ib. -> Jelaskan bagaimana ukhuwah para sahabat bertahan dalam peristiwa tersebut!
Ruang tabel jawaban

Isilah pada tabel 2 kolom: Kolom 1 (Peristiwa/Situasi Ukhuwah) dan Kolom 2 (Penjelasan Tindakan Nyata Para Sahabat).

Kegiatan 3: Menyusun Penjelasan Rangkuman Kisah Ukhuwah Periode Makkah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan/kertas LKPD
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, buatlah rangkuman penjelasan mengenai kisah Nabi Muhammad saw. dalam membina ukhuwah para sahabat di Makkah.
  2. Gunakan panduan kata kunci berikut untuk menyusun penjelasanmu: Darul Arqam, Persaudaraan atas Dasar Iman, Saling Menolong dan Melindungi.
  3. Tuliskan penjelasan dalam satu paragraf terpadu yang memuat ketiga kata kunci tersebut.
  4. Setelah selesai menulis, luangkan waktu sejenak untuk menjawab pertanyaan refleksi dan mendengarkan penguatan dari guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan penjelasan utuh mengenai bagaimana Nabi Muhammad saw. sesudah menjadi rasul membina ukhuwah para sahabat pada periode Makkah berdasarkan ketiga kata kunci yang ditentukan!

Tuliskan penjelasan berupa satu paragraf runtut (4-6 kalimat) pada lembar bergaris yang disediakan.

REFLEKSI

1. Apa hal terpenting yang kamu pelajari hari ini tentang cara Nabi Muhammad saw. membina persaudaraan di antara para sahabat di Makkah?

2. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui beratnya perjuangan para sahabat dalam menjaga rasa persaudaraan dan keimanan mereka?

3. Sikap saling peduli apa yang bisa kamu lakukan terhadap teman sekelasmu sebagai wujud meneladani ukhuwah para sahabat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.