LKPDPertemuan 2Bab 10Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menceritakan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Periode Makkah sebelum Peristiwa Hijrah ke Madinah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Menceritakan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Periode Makkah sebelum Peristiwa Hijrah ke Madinah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 4: Menceritakan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Periode Makkah sebelum Peristiwa Hijrah ke Madinah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 10 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menceritakan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Periode Makkah sebelum Peristiwa Hijrah ke Madinah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenceritakan Kisah Nabi Muhammad saw. sesudah Menjadi Rasul dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Periode Makkah sebelum Peristiwa Hijrah ke Madinah
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menceritakan kisah Nabi Muhammad saw. sesudah menjadi rasul dalam membangun kerukunan masyarakat sebelum peristiwa hijrah ke Madinah

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa belajar sebelum memulai kegiatan LKPD.
  • Bekerjalah dengan teliti dan penuh semangat baik secara mandiri maupun bersama teman kelompokmu.
  • Gunakan teks kisah teladan yang disediakan sebagai sumber utama untuk menyusun dan menceritakan kembali peristiwa kerukunan Nabi Muhammad saw. di Makkah sebelum hijrah.
  • Perhatikan urutan alur cerita agar peristiwa dapat diceritakan secara runtut dan lengkap.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Alur Kisah Kerukunan Nabi Muhammad saw. di Makkah

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks PAI kelas 4
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah ringkasan kisah berikut dengan saksama: 'Setelah menerima wahyu kenabian di Makkah, Nabi Muhammad saw. senantiasa menjaga hubungan baik dan mendamaikan masyarakat. Ketika terjadi perselisihan antarpemimpin suku Quraisy mengenai peletakan Hajar Aswad yang hampir memicu pertumpahan darah, Nabi Muhammad saw. membeberkan kain sorbannya, meletakkan batu itu di tengah, lalu meminta setiap kepala suku memegang ujung kain bersama-sama. Sesudah menjadi rasul, beliau juga tetap menepati kesepakatan Hilful Fudhul untuk melindungi kaum lemah dan orang asing di Makkah dari kezaliman demi terciptanya perdamaian. Ketika orang-orang musyrik Makkah mengejek, menganiaya, dan melempar kotoran kepada beliau, Nabi Muhammad saw. tidak membalas dengan kekerasan atau dendam, melainkan mendoakan mereka dengan kebaikan dan menjenguk orang yang pernah memusuhinya saat sedang sakit, sehingga perselisihan tidak berujung pada pertikaian antarsuku sebelum peristiwa hijrah ke Madinah.'
  2. Jawablah pertanyaan berdasarkan teks tersebut untuk menyusun fakta penting yang akan diceritakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan peristiwa penting dalam kisah di atas ketika Nabi Muhammad saw. berhasil mendamaikan para pemimpin suku di Makkah agar tidak terjadi perpecahan dan pertumpahan darah!

2. Berdasarkan kisah di atas, bagaimana cara Nabi Muhammad saw. sesudah menjadi rasul menjaga perdamaian dan kerukunan saat menghadapi orang-orang Makkah yang memusuhi dan menyakitinya sebelum peristiwa hijrah?

Tuliskan jawaban nomor 1 pada kolom baris bergaris yang disediakan (2-3 baris). Tuliskan jawaban nomor 2 dalam bentuk uraian paragraf singkat (3-4 baris).

Kegiatan 2: Menyusun Kerangka Runtut Kisah Kerukunan Periode Makkah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja kelompok
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 murid.
  2. Diskusikan alur cerita kisah Nabi Muhammad saw. dalam membangun kerukunan di Makkah sebelum peristiwa hijrah berdasarkan peristiwa yang telah dibaca.
  3. Lengkapi tabel kerangka cerita dengan mengisi bagian Awal, Tengah, dan Akhir peristiwa kerukunan secara runtut.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel kerangka alur cerita di bawah ini dengan menuliskan peristiwa kerukunan yang dilakukan Nabi Muhammad saw. periode Makkah sebelum peristiwa hijrah!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 3 baris berikut: Kolom 1 memuat Bagian Cerita ('Bagian Awal Kisah', 'Bagian Tengah Kisah', 'Bagian Akhir Kisah'), Kolom 2 memuat Uraian Peristiwa Kerukunan.

Kegiatan 3: Praktik Menceritakan Kisah Kerukunan Nabi Muhammad saw. di Makkah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar rubrik observasi bercerita

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara bergantian di dalam kelompok atau di depan kelas, ceritakanlah kembali kisah Nabi Muhammad saw. sesudah menjadi rasul dalam membangun kerukunan masyarakat Makkah sebelum hijrah.
  2. Gunakan kerangka cerita (Awal, Tengah, Akhir) yang telah disusun pada Kegiatan 2.
  3. Pastikan cerita memuat: tokoh yang terlibat, konflik/perselisihan yang terjadi, cara damai Nabi menyelesaikannya, serta sikap beliau menghadapi permusuhan sebelum hijrah.

Pertanyaan:

1. Ceritakanlah secara lisan di depan kelompokmu kisah Nabi Muhammad saw. dalam membangun kerukunan masyarakat Makkah sebelum peristiwa hijrah secara runtut dan lengkap!

Lembar penilaian observasi guru/teman sebaya dengan centang pada 3 kriteria ketercapaian penceritaan: keruntutan alur (Awal-Tengah-Akhir), ketepatan isi peristiwa kerukunan Makkah, dan kelengkapan tokoh serta penyelesaian damai.

REFLEKSI

1. Peristiwa apa dari kisah Nabi Muhammad saw. di Makkah yang paling membantumu memahami cara menjaga kerukunan dengan teman di sekolah?

2. Bagian mana dari kisah kerukunan Nabi Muhammad saw. yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu ceritakan kembali secara runtut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.