LKPDPertemuan 1Bab 8Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Subhanallah dan Masyaallah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Menerapkan Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Subhanallah dan Masyaallah".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Menerapkan Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Subhanallah dan Masyaallah

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 8 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menerapkan Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Subhanallah dan Masyaallah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenerapkan Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Subhanallah dan Masyaallah
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan akhlak terhadap Allah Swt. dengan berbaik sangka kepada-Nya melalui pembiasaan pelafalan kalimah tayibah subhanallah
  2. Menerapkan akhlak terhadap Allah Swt. dengan berbaik sangka kepada-Nya melalui pembiasaan pelafalan kalimah tayibah masyaallah

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja ini.
  • Tuliskan nama lengkap dan nomor presensi pada lembar kerja yang disediakan.
  • Bacalah setiap cerita peristiwa dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Terapkan pelafalan kalimah tayibah subhanallah dan masyaallah secara tepat sesuai peristiwa yang dialami sebagai wujud akhlak berbaik sangka kepada Allah Swt.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menerapkan Pelafalan Kalimah Tayibah pada Peristiwa Nyata

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 situasi peristiwa sehari-hari di bawah ini secara mandiri.
  2. Tentukan kalimah tayibah yang tepat diterapkan untuk setiap situasi: 'Subhanallah' atau 'Masyaallah'.
  3. Tuliskan kalimah tayibah pilihanmu pada kolom jawaban yang tersedia.
  4. Lafalkan kalimah tayibah tersebut secara lisan dengan jelas dan khusyuk saat selesai menulis.

Pertanyaan:

1. Ahmad melihat pemandangan kebun bunga mawar yang mekar sangat indah dan rapi di halaman sekolah. Kalimah tayibah apa yang tepat diterapkan dan dilafalkan oleh Ahmad sebagai bentuk kekaguman atas ciptaan Allah Swt.?

2. Fatimah secara tidak sengaja tersandung batu kecil saat berjalan di jalan setapak, tetapi ia tetap berprasangka baik bahwa Allah Swt. masih melindunginya dari bahaya yang lebih besar. Kalimah tayibah apa yang tepat diterapkan dan dilafalkan Fatimah ketika terkejut atau mengalami hal yang kurang menyenangkan tersebut?

3. Rudi melihat pelangi berwarna-warni yang membentang indah di langit setelah hujan reda. Kalimah tayibah apa yang tepat diterapkan Rudi saat merasa takjub atas keindahan ciptaan Allah Swt. tersebut?

4. Salma mendengar petir yang menyambar kencang di langit yang membuat hatinya terkejut dan ia segera mengingat kesucian serta keagungan Allah Swt. Kalimah tayibah apa yang tepat diterapkan Salma?

Tuliskan jawaban pada tabel 4 baris dengan format: Kolom 1 (Nomor Soal 1-4), Kolom 2 (Kalimah Tayibah yang Tepat Diterapkan).

Kegiatan 2: Praktik Berpasangan: Menerapkan Pelafalan dan Berbaik Sangka kepada Allah Swt.

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku tulis PAI
  • Pulpen/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah pasangan bersama teman sebangkumu.
  2. Bacalah secara bergantian 3 skenario situasi yang tersedia.
  3. Praktikkan langsung pelafalan kalimah tayibah yang sesuai di hadapan teman pasanganmu.
  4. Diskusikan dan tuliskan bentuk penerapan akhlak berbaik sangka kepada Allah Swt. yang terkandung di balik pelafalan kalimah tersebut.

Pertanyaan:

1. Skenario 1: Kamu melihat temanmu berhasil membuat lukisan kaligrafi pemandangan alam yang sangat indah. Praktikkan pelafalan kalimah tayibah yang tepat dan tuliskan bagaimana pelafalan tersebut menunjukkan akhlak berbaik sangka kepada Allah Swt.!

2. Skenario 2: Hujan deras mengguyur lapangan saat jam istirahat sehingga rencanamu bermain di luar tertunda. Praktikkan pelafalan kalimah tayibah yang tepat dan tuliskan bentuk sikap berbaik sangka kepada Allah Swt. yang kamu terapkan!

3. Skenario 3: Kamu menyaksikan matahari terbit di pagi hari dengan sinar yang hangat dan langit yang cerah. Praktikkan pelafalan kalimah tayibah yang tepat dan tuliskan bentuk penerapan rasa syukur dan berbaik sangka kepada ketetapan Allah Swt.!

Tuliskan hasil pada tabel 3 baris dengan kolom: Skenario, Kalimah Tayibah yang Dilafalkan, dan Alasan Berbaik Sangka kepada Allah Swt.

Kegiatan 3: Jurnal Pembiasaan Pelafalan Kalimah Tayibah Mandiri

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingatlah pengalamanmu sendiri di rumah atau di sekolah saat melihat hal menakjubkan atau mengalami hal yang mengejutkan.
  2. Tuliskan 2 rencana peristiwa nyata yang akan kamu biasakan untuk melafalkan Subhanallah dan Masyaallah.
  3. Jelaskan bagaimana ucapan tersebut membantumu selalu berprasangka baik kepada Allah Swt.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu sebelum sesi refleksi dan penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu peristiwa sehari-hari di mana kamu berjanji membiasakan melafalkan 'Subhanallah' beserta wujud prasangka baikmu kepada Allah Swt.!

2. Tuliskan satu peristiwa sehari-hari di mana kamu berjanji membiasakan melafalkan 'Masyaallah' beserta wujud prasangka baikmu kepada Allah Swt.!

Tuliskan jawaban dalam 2 kotak jurnal terpisah berukuran 5 baris: Kotak A (Pembiasaan Subhanallah) dan Kotak B (Pembiasaan Masyaallah).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah membiasakan melafalkan kalimah Subhanallah dan Masyaallah saat menghadapi berbagai peristiwa?

2. Dalam peristiwa apa saja mulai hari ini kamu akan selalu melafalkan kalimah tayibah agar selalu berbaik sangka kepada Allah Swt.?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.