LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Hikmah Puasa bagi Diri Sendiri dan Kehidupan Sehari-hari
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Hikmah Puasa bagi Diri Sendiri dan Kehidupan Sehari-hari". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Hikmah Puasa bagi Diri Sendiri dan Kehidupan Sehari-hari
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3
Bab 4 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Hikmah Puasa bagi Diri Sendiri dan Kehidupan Sehari-hari INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Yuk Amati dan Temukan! (Hikmah Puasa untuk Tubuh Kita)Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat Gambar A dan Gambar B. Apa perbedaan kondisi alat pencernaan saat tidak puasa dan saat puasa? Tuliskan perbedaannya! Ruang tabel jawaban 2. Sebutkan 2 bagian tubuh yang merasakan manfaat saat kita berpuasa! 3. Menurut kamu, selain menyehatkan alat pencernaan, apa lagi manfaat puasa bagi tubuh kita? Tuliskan 1 manfaat yang kamu ketahui! Untuk pertanyaan no. 1: buat tabel 2 kolom dengan judul 'Tidak Puasa' dan 'Saat Puasa', isi masing-masing kolom dengan minimal 2 poin perbedaan. Untuk pertanyaan no. 2 dan 3: tulis jawaban dalam 1-2 kalimat. Kegiatan 2: Diskusi Seru Bersama Kelompok! (Hikmah Puasa dalam Kehidupan Sosial)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan situasi dari kartu yang kelompokmu dapatkan! Lalu diskusikan: hikmah puasa apa yang terkandung di dalamnya? Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil diskusi seluruh kelompok, tuliskan 3 hikmah puasa dalam kehidupan sosial sehari-hari yang paling berkesan menurutmu! 3. Pernahkah kamu merasakan salah satu hikmah puasa dalam kehidupanmu? Ceritakan pengalamanmu dalam 2-3 kalimat! Untuk pertanyaan no. 1: gunakan tabel 2 kolom — kolom pertama 'Situasi pada Kartu' dan kolom kedua 'Hikmah Puasa yang Ditemukan'. Untuk pertanyaan no. 2: tulis dalam bentuk daftar bernomor (1, 2, 3). Untuk pertanyaan no. 3: tulis dalam bentuk paragraf singkat 2-3 kalimat. Kegiatan 3: Rangkai Kalimatmu! (Concept Sentence — Hikmah Puasa untuk Jiwa)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah 1 kalimat untuk setiap kata kunci berikut yang menjelaskan hikmah puasa! Kata kunci: (a) SABAR, (b) JUJUR, (c) MENGENDALIKAN DIRI, (d) ROHANI, (e) ALLAH SWT. 2. Sekarang, gabungkan semua kalimatmu menjadi 1 paragraf yang padu! Beri judul paragrafmu: 'Hikmah Puasa untuk Jiwaku'. 3. Dari semua hikmah puasa yang sudah kamu pelajari hari ini, hikmah mana yang paling ingin kamu rasakan saat berpuasa nanti? Tuliskan alasanmu! Untuk pertanyaan no. 1: buat tabel 2 kolom — kolom pertama 'Kata Kunci' dan kolom kedua 'Kalimatku'. Isi 5 baris sesuai 5 kata kunci. Untuk pertanyaan no. 2: tulis paragraf di kotak bertuliskan judul 'Hikmah Puasa untuk Jiwaku', minimal 5 kalimat. Untuk pertanyaan no. 3: tulis dalam 2-3 kalimat dengan menyebutkan hikmah yang dipilih dan alasannya. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, hikmah puasa apa yang paling berkesan buatmu? Mengapa hikmah itu terasa penting dalam kehidupanmu sehari-hari? 2. Apakah kamu sudah pernah merasakan salah satu hikmah puasa, seperti merasa lebih sabar atau lebih peduli kepada orang lain? Ceritakan secara singkat! 3. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang puasa yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.