LKPDPertemuan 3Bab 10Fase BSemester 2

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Dakwah Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw.

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Dakwah Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw.". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 3: Dakwah Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 10 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Dakwah Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw.

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikDakwah Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw.
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan strategi dakwah Nabi Muhammad saw. secara sembunyi-sembunyi beserta tokoh-tokoh yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun) dengan benar.
  2. Murid dapat meneladani sikap sabar dan percaya diri Nabi Muhammad saw. dalam berdakwah sebagai bentuk akhlak terpuji dalam kehidupan sehari-hari dengan baik.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan sabar dan percaya diri, seperti Nabi Muhammad saw. saat berdakwah.
  • Kamu boleh berdiskusi dengan teman sebangku untuk kegiatan yang bertanda 'diskusi'.
  • Tulislah jawabanmu dengan rapi dan jelas.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Dakwah: Menemukan Strategi Nabi Muhammad saw.

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita singkat tentang dakwah Nabi Muhammad saw. di bawah ini dengan saksama.
  2. Perhatikan kata-kata yang menunjukkan cara Nabi berdakwah.
  3. Tandai dengan pensil warna atau garis bawah bagian yang menceritakan strategi dakwah.
  4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Cerita: Setelah menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad saw. mulai berdakwah. Beliau tidak langsung mengumumkan kepada semua orang. Beliau memulai dakwahnya kepada orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat karib. Beliau berdakwah secara diam-diam dan hati-hati agar kaum musyrik Quraisy tidak mengetahuinya. Mengapa Nabi Muhammad saw. berdakwah secara sembunyi-sembunyi di awal? (Pilih 2 alasan yang paling tepat dan beri tanda ✓)

2. Kepada siapa saja Nabi Muhammad saw. berdakwah pertama kali? Sebutkan 3 kelompok orang!

3. Apa sikap Nabi Muhammad saw. yang paling menonjol saat berdakwah secara sembunyi-sembunyi?

Untuk nomor 1: beri tanda centang (✓) pada kotak pilihan yang tersedia. Untuk nomor 2 dan 3: tulis jawabanmu pada baris kosong yang disediakan (minimal 3 baris per jawaban).

Kegiatan 2: Galeri Pahlawan: Mengenal As-Sabiqun Al-Awwalun

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan pensil warna
  • Buku siswa PAI kelas 3 (sebagai referensi)
  • Lem dan gunting (jika ingin menempel gambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel tokoh-tokoh yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun) di bawah ini.
  2. Beberapa kolom masih kosong. Tugasmu adalah melengkapi tabel dengan informasi yang benar.
  3. Gunakan bantuan dari buku siswa atau penjelasan guru jika perlu.
  4. Setelah selesai, gambar atau tempel foto tokoh favoritmu di kotak yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel tokoh-tokoh yang pertama masuk Islam berikut ini!

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua tokoh di atas, siapa yang paling kamu kagumi? Mengapa? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri!

3. Gambarlah wajah atau simbol yang mewakili tokoh pilihanmu di kotak ini! (Bisa gambar sendiri atau tempel gambar dari majalah/internet dengan bantuan orang tua)

Ruang gambar

Tabel disediakan dengan 4 kolom (No, Nama Tokoh, Hubungan dengan Nabi, Mengapa Beliau Istimewa?) dan 4-5 baris. Nomor 2: tulis minimal 3 kalimat. Nomor 3: kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk menggambar.

Kegiatan 3: Aku Bisa Seperti Nabi: Meneladani Sikap Sabar dan Percaya Diri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teman diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita pengalaman temanmu di bawah ini.
  2. Pikirkan: apa yang harus dilakukan agar bisa meniru sikap sabar dan percaya diri seperti Nabi Muhammad saw.?
  3. Diskusikan dengan teman sebangkumu selama 5 menit.
  4. Tuliskan solusi dan rencanamu di kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Cerita 1: Andi ingin mengajak temannya untuk tidak berbohong, tapi temannya malah mengejek. Andi jadi sedih dan mau menyerah. Apa nasihatmu untuk Andi agar ia bisa meniru sikap sabar Nabi Muhammad saw.?

2. Cerita 2: Siti takut untuk mengajak adiknya shalat tepat waktu karena adiknya sering marah-marah. Bagaimana Siti bisa meniru sikap percaya diri Nabi Muhammad saw.?

3. Sekarang giliran kamu! Tuliskan 1 rencana nyata yang akan kamu lakukan minggu ini untuk meniru sikap sabar atau percaya diri Nabi Muhammad saw. dalam kehidupan sehari-hari.

Nomor 1 dan 2: tulis hasil diskusi dalam 3-4 kalimat per cerita pada baris yang disediakan. Nomor 3: tulis rencana konkret dalam kotak khusus dengan border berwarna, minimal 2 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menarik buatmu dari cara Nabi Muhammad saw. berdakwah secara sembunyi-sembunyi?

2. Sikap sabar atau percaya diri yang mana yang paling sulit kamu terapkan? Mengapa?

3. Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang tokoh-tokoh pertama yang masuk Islam? Apa yang bisa kamu contoh dari mereka?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.