LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Sikap Sabar dan Kerja Keras Nabi Nuh a.s. serta Meneladaninya
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 2 dengan topik "Sikap Sabar dan Kerja Keras Nabi Nuh a.s. serta Meneladaninya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 2: Sikap Sabar dan Kerja Keras Nabi Nuh a.s. serta Meneladaninya
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 2
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 2 (Fase A) Topik: Sikap Sabar dan Kerja Keras Nabi Nuh a.s. serta Meneladaninya INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Susun Kartu Kisah Nabi Nuh a.s. 🃏Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nomor urut kartu dan cerita singkat pada setiap kotak tabel di bawah ini!
2. Pada kartu mana Nabi Nuh a.s. menunjukkan sikap SABAR? Tuliskan nomor kartunya dan jelaskan kenapa kamu memilihnya! 3. Pada kartu mana Nabi Nuh a.s. menunjukkan sikap KERJA KERAS? Tuliskan nomor kartunya dan jelaskan kenapa kamu memilihnya! 4. Gambarlah ekspresi wajah Nabi Nuh a.s. saat diejek umatnya. Lalu tulis satu kata yang menggambarkan perasaan beliau di bawah gambarmu! Ruang gambar Tabel 3 kolom (urutan, gambar pada kartu, cerita singkat) untuk nomor 1. Ruang uraian bebas untuk nomor 2 dan 3. Kotak kosong ukuran 6x6 cm untuk menggambar pada nomor 4. Kegiatan 2: Aku Juga Bisa Sabar dan Kerja Keras! 💪Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. 📖 Baca cerita ini: "Rafi ingin bisa membaca Al-Qur'an dengan lancar. Setiap hari ia berlatih, tapi sering salah. Teman-temannya sudah bisa lebih lancar darinya. Rafi hampir menyerah." Apa yang sebaiknya dilakukan Rafi? Hubungkan dengan sikap Nabi Nuh a.s.! 2. Lengkapi tabel berikut bersama kelompokmu!
3. Ceritakan satu pengalamanmu saat kamu harus bersabar atau bekerja keras. Apa yang kamu rasakan sesudahnya? 4. Beri tanda ✓ pada kotak yang sesuai dengan dirimu, lalu ceritakan kepada temanmu! □ Aku pernah sabar saat menghadapi kesulitan belajar. Ruang uraian bebas untuk nomor 1 dan 3 (minimal 2 kalimat). Tabel 3 kolom untuk nomor 2. Kotak centang dengan ruang cerita singkat (2-3 kalimat) untuk nomor 4. Kegiatan 3: Aku Si Pendongeng Cilik! 🎤Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan kisah Nabi Nuh a.s. menggunakan kata-katamu sendiri! Gunakan kata-kata di dalam kotak bantuan ini: 🗝️ KATA KUNCI: [ sabar | kerja keras | kapal | dakwah | banjir | beriman | Allah Swt. ] Kisahku: 2. Setelah mendengar cerita temanmu, tuliskan satu pujian dan satu hal yang ingin kamu tanyakan! ⭐ Pujianku untuk pendongeng: ❓ Pertanyaanku: 3. Lingkari bintang sesuai perasaanmu saat mendongeng tadi! ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ ⭐ Apa yang membuatmu merasa begitu? Ruang uraian panjang untuk nomor 1 (minimal 5 kalimat, bisa menggunakan gambar pendukung di samping teks). Ruang uraian bebas dua bagian (pujian dan pertanyaan) untuk nomor 2. Bintang yang bisa dilingkari dan ruang kalimat singkat untuk nomor 3. REFLEKSI1. Sikap apa dari Nabi Nuh a.s. yang paling ingin kamu tiru? Mengapa kamu memilih sikap itu? 2. Pernahkah kamu merasa ingin menyerah saat menghadapi sesuatu yang sulit? Apa yang akan kamu lakukan sekarang setelah belajar kisah Nabi Nuh a.s.? 3. Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang sikap sabar dan kerja keras? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.