LKPDPertemuan 2Bab 4Fase ASemester 1

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Menerapkan Pelafalan dan Makna Syahadatain Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menerapkan Pelafalan dan Makna Syahadatain Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1: Menerapkan Pelafalan dan Makna Syahadatain Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menerapkan Pelafalan dan Makna Syahadatain Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenerapkan Pelafalan dan Makna Syahadatain Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan pelafalan syahadatain secara benar dan lancar
  2. Menerapkan makna syahadatain dalam pemahaman persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan belajarmu dengan membaca basmalah bersama guru dan teman-teman.
  • Dengarkan pelafalan kalimat syahadat dari guru dengan saksama.
  • Kerjakan setiap lembar aktivitas dengan ceria, teliti, dan penuh semangat.
  • Minta bimbingan guru jika ada petunjuk atau kata yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melafalkan Dua Kalimat Syahadat Bersama Teman Sebangku

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu lafal syahadatain berhuruf latin/Arab jelas
  • Pensil untuk mencentang tabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah berpasangan bersama teman sebangkumu.
  2. Dengarkan contoh lafal syahadat tauhid: 'Asyhadu allā ilāha illallāh' dan syahadat rasul: 'wa asyhadu anna Muhammadar rasūlullāh'.
  3. Lafalkan syahadat tauhid dan syahadat rasul secara bergantian di depan pasanganmu secara benar dan lancar tanpa terbata-bata.
  4. Beri tanda centang (✓) pada tabel penilaian teman sesuai pelafalan yang kamu dengar.

Pertanyaan:

1. Lafalkan kalimat syahadat tauhid di depan temanmu: 'Asyhadu allā ilāha illallāh'. Apakah temanmu dapat melafalkannya secara benar dan lancar?

Ruang tabel jawaban

2. Lafalkan kalimat syahadat rasul di depan temanmu: 'Wa asyhadu anna Muhammadar rasūlullāh'. Apakah temanmu dapat melafalkannya secara benar dan lancar?

Ruang tabel jawaban

Format tabel pengamatan berpasangan (4 kolom):
Kolom 1: Kalimat yang Dilafalkan ('1. Syahadat Tauhid', '2. Syahadat Rasul').
Kolom 2: Teks Lafal ('Asyhadu allā ilāha illallāh' / 'Wa asyhadu anna Muhammadar rasūlullāh').
Kolom 3: Lancar dan Benar (kotak centang [ ]).
Kolom 4: Perlu Berlatih Lagi (kotak centang [ ]).

Kegiatan 2: Menghubungkan Arti dan Makna Persaksian Syahadatain

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris kecil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca potongan arti kalimat syahadat yang ada di kotak sebelah kiri.
  2. Cari pasangan maknanya yang tepat di kotak sebelah kanan.
  3. Tariklah garis lurus dari lingkaran hitam di kotak kiri ke lingkaran hitam di kotak kanan.
  4. Lengkapi kalimat pernyataan persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw. dengan kata yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tarik garis lurus untuk memasangkan penggalan kalimat syahadat dengan arti persaksiannya:
Kotak Kiri:
(A) 'Asyhadu allā ilāha illallāh'
(B) 'Wa asyhadu anna Muhammadar rasūlullāh'
Kotak Kanan:

  1. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad utusan Allah
  2. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah

2. Lengkapilah kalimat pernyataan makna persaksian berikut menggunakan pilihan kata di dalam kotak [Allah, utusan Allah]:

  1. Syahadat tauhid berisi persaksian bahwa tiada sesembahan yang benar selain ....
    1. Syahadat rasul berisi persaksian bahwa Nabi Muhammad adalah ....

Nomor 1: Area menghubungkan garis antara 2 kotak lafal di sebelah kiri dan 2 kotak arti di sebelah kanan.
Nomor 2: Dua baris kalimat rumpang dengan titik-titik bertuliskan pilihan kata bantu di atasnya:
a. tiada sesembahan yang benar selain [................]
b. Nabi Muhammad adalah [................]

Kegiatan 3: Menerapkan Makna Persaksian kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna/krayon untuk memberi tanda centang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati dua cerita perilaku anak muslim di bawah ini.
  2. Tentukan perilaku tersebut merupakan wujud persaksian kepada Allah Swt. atau bukti cinta meneladani Rasulullah saw.
  3. Beri tanda centang (✓) pada pilihan yang paling tepat.
  4. Lakukan refleksi pembelajaran bersama bimbingan bapak/ibu guru.

Pertanyaan:

1. Ahmad hanya berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah Swt., serta tidak mau menyembah patung atau benda lain. Sikap Ahmad ini menerapkan makna persaksian:
[ ] Persaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah (Syahadat Tauhid)
[ ] Persaksian bahwa Nabi Muhammad utusan Allah (Syahadat Rasul)

2. Siti selalu rajin tersenyum kepada temannya dan gemar berkata jujur karena ingin mengikuti ajaran serta teladan Nabi Muhammad saw. Sikap Siti ini menerapkan makna persaksian:
[ ] Persaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah (Syahadat Tauhid)
[ ] Persaksian bahwa Nabi Muhammad utusan Allah (Syahadat Rasul)

Kotak pilihan ganda sederhana dengan simbol kotak centang [ ] di depan tiap alternatif jawaban untuk nomor 1 dan 2, dilanjutkan ruang checklist refleksi murid.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil melafalkan dua kalimat syahadat dengan lancar hari ini? (Beri tanda senyum pada emotikon yang sesuai)

2. Apakah kamu sudah bisa membedakan arti syahadat tauhid dan arti syahadat rasul?

3. Apa satu kebaikan ajaran Nabi Muhammad saw. yang ingin kamu tiru di rumah dan di sekolah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.