LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Kidal, Candi Jago, dan Prasasti Dinoyo di Jawa Timur
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 7 dengan topik "Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Kidal, Candi Jago, dan Prasasti Dinoyo di Jawa Timur".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Kelas 7: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Kidal, Candi Jago, dan Prasasti Dinoyo di Jawa Timur
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti - Kelas 7
Bab 5 Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti — Kelas 7 (Fase D) Topik: Merefleksikan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Asia melalui Peninggalan Candi Kidal, Candi Jago, dan Prasasti Dinoyo di Jawa Timur INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Telaah Jejak Sejarah Hindu Jawa Timur dalam Konteks Kawasan AsiaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Prasasti Dinoyo (760 M) dari Kerajaan Kanjuruhan menggunakan huruf Jawa Kuno dan bahasa Sanskerta, memuat pemujaan kepada Resi Agastya (Kumbhayoni). Bagaimana fakta penggunaan bahasa Sanskerta dan pemujaan Resi Agastya ini merefleksikan keterhubungan perkembangan agama Hindu di Jawa Timur dengan tradisi Hindu di Asia? 2. Lengkapilah tabel refleksi peninggalan sejarah Jawa Timur berikut untuk melihat kesinambungan nilai keagamaan Hindu di tingkat lokal dan Asia: Ruang tabel jawaban Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Nama Peninggalan: 1. Candi Kidal, 2. Candi Jago), Kolom 2 (Corak/Unsur Pemujaan), Kolom 3 (Refleksi Nilai terhadap Sejarah Hindu di Asia). Ruang teks uraian 4 baris untuk nomor 1. Kegiatan 2: Refleksi Makna Filosofis dan Kultural Peninggalan Jawa TimurEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pada Candi Kidal terpahat relief Garudeya yang mengisahkan perjuangan Garuda membebaskan ibunya (Winata) dari perbudakan. Bagaimana kamu merefleksikan pesan relief tersebut dalam konteks ajaran bakti (Bhakti Marga) dan budi pekerti yang diajarkan dalam agama Hindu? 2. Candi Jago dan Candi Kidal menunjukkan perpaduan antara arsitektur suci bernapaskan Hindu dengan ciri punden berundak asli Nusantara. Apa refleksi yang dapat kamu petik mengenai cara leluhur Hindu di Jawa Timur menerima dan mengembangkan pengaruh ajaran Hindu dari Asia? Kolom uraian refleksi kelompok bergaris 6 baris untuk tiap nomor pertanyaan. Kegiatan 3: Internalisasi Nilai Sejarah Hindu Jawa Timur dalam Kehidupan PribadiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah mempelajari Candi Kidal, Candi Jago, dan Prasasti Dinoyo, apa kebanggaan dan kesadaran baru yang tumbuh dalam dirimu terkait kedudukan peninggalan Hindu di Jawa Timur dalam peta peradaban Hindu di Asia? 2. Nilai luhur apa (misalnya ketulusan berbakti dari Candi Kidal, kerukunan hidup beragama dari Candi Jago, atau kepemimpinan yang berlandaskan dharma dari Prasasti Dinoyo) yang paling menginspirasimu untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai murid? Jelaskan alasanmu! Kotak perenungan 'Refleksi Dharmaku' berbingkai rapi dengan ruang tulis 5 baris per pertanyaan. REFLEKSI1. Makna terpenting apa yang saya peroleh hari ini mengenai keagungan sejarah perkembangan Hindu di Jawa Timur sebagai bagian dari peradaban Hindu di Asia? 2. Bagaimana kisah relief Garudeya di Candi Kidal mengubah pandangan saya mengenai bakti kepada orang tua dalam keseharian? 3. Langkah nyata apa yang akan saya lakukan untuk menghargai dan melestarikan warisan peninggalan sejarah Hindu di Nusantara? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.